Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » » Butuh Dana Rp 3-4 triliun, Tiga Investor Siap Lanjutkan GWK

Butuh Dana Rp 3-4 triliun, Tiga Investor Siap Lanjutkan GWK

Written By Dre@ming Post on Senin, 08 Agustus 2011 | 6:04:00 AM

Sabtu, 06 Agustus 2011, 05:59

MANGUPURA - Megaproyek Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, di Desa Ungasan, Kuta Selatan yang sempat mangkrak 12 tahun akan segera dilanjutkan. Rencananya, patung yang akan menjadi patung tertinggi di dunia ini akan dimulai pada awal September nanti. Sekarang sudah ada tiga investor yang menyatakan siap membangun kawasan GWK.

Dari perencanaan, pelaksanaan penyelesaian ini ditargetkan akan berlangsung selama tiga tahun ke depan. Hal ini terungkap pada pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Badung dengan pihak-pihak yang terkait dengan GWK, Jumat (5/8) di DPRD Badung.

“Sedang kami audit selama 2 bulan ini dan sekarang tinggal 1 bulan lagi selesai. Kalau berjalan dengan mulus, kita target 3 tahun selesai. Kita optimis sekali. Mereka (investor) ingin menyelesaikan secara seluruhnya.
Mereka berfikir, membangun sekaligus,” ujar penggagas sekaligus komisaris GWK Cultural Park, Nyoman Nuarta, saat ditemui, usai rapat dengar pendapat (RDP) kemarin.

Sekarang ini kata dia, PT Garuda Adhimatra Indonesia (GAIN) sedang melakukan audit keuangan, selama 3 dan sudah berjalan 2 bulan tersebut. Mengenai investor yang akan menuntaskan megaproyek ini, ia belum menyebutkan secara detail, hanya saja investor ini berasal dari Indonesia.

Untuk menyelesaikan Patung GWK yang mempunyai ketinggian 75 meter dan tinggal 15 persen ini masih dibutuhkan dana segar sebesar Rp 750 miliar. Secara keseluruhan pengembangan di pedestal Patung GWK atau bangunan penyangga patung, yang akan difungsikan museum, galery, informasi pariwisata, dan galeri masih membutuhkan dana Rp 3-4 triliun.

“Untuk sekarang (investor) belum bolehkan disebutkan. Ada tiga calon investor, murni Indonesia. Mereka sudah ada kesanggupan. Tinggal tandatangan kontrak. Mudah-mudahan selesai dan kita langsung tandatangan kontrak. Perusahaan ini go public, jadi nanti sahamnya terbuka,” tambah Nuarta.

Ia mengakui penyebab tidak kunjung dilanjutkan patung GWK ini karena faktor kesulitan dana. Dikatakan proses peminjaman dana melanjutkan megaproyek ini sangat sulit. Dicontohkan, perbankan masih meragukan nilai komersial dari GWK. Akhirnya ia membuka GWK Expo yang akhirnya laku 15 persen.

Ia juga menyakinkan, para investor ini mulai tertarik dengan GWK karena sekarang kunjungan wisatawan mencapai 2.000 hingga 15.000 per hari. Sekarang kata dia, saham di GWK terbagi dua yaitu 82 persen milik perusahaannya, dan 18 persen PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Menurutnya, saham milik BTDC ini akan dikembalikan lebih dulu, sehingga proses pembangunan tidak mengalami masalah di kemudian hari.

“Mereka memang akan meminjamkan, tetapi bunga besar, sehingga kita tidak berani, biaya luar biasa. Kecuali kalau pinjaman lunak, bukan pinjaman komersial. Berapa kali janji investor namun tidak sanggup, tetapi setelah melihat dana yang besar mereka mundur. Mudah-mudahan kita harapkan ini jadi, dan kita tunggu hasilnya. Kita tidak lagi mengharapkan negara, namun meminta dukungan dipermudah saja, meskipun sebenarnya membangun patung seharusnya negara,” urai Nuarta.

Sementara itu, pada pertemuan yang dipimpin Ketua DPRD Badung Nyoman Giri Prasta kemarin, selain unsur DPRD Badung dan Penggagas GWK Nyoman Nuarta juga diikuti oleh perwakilan karyawan GWK yang tergabung FSP Par Unit GWK. Juga pihak GWK General Executife AAN Rai Dalem, Perbekel Ungasan, Bagian Hukum, Bagian Pembangunan Pemkab Badung, dan Mantan Dirut PT BTDC Made Mandra, selaku komisaris GWK.

sumber : NusaBali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Meraih 137 Emas Badung Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2017

Wagub Ketut Sudikerta menyerahkan piala kepada juara umum saat upacara penutupan, di lapangan Astina Raya, Gianyar Bali ,Sabtu (23/9/2017...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen