Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » "GWK Akan Menjadi Ikon Bali" Dewan Turun Tagih Janji

"GWK Akan Menjadi Ikon Bali" Dewan Turun Tagih Janji

Written By Dre@ming Post on Senin, 03 Oktober 2011 | 4:11:00 AM

Senin, 3 Oktober 2011, 04:39

MANGUPURA - Belum ada kejelasan penuntasan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Desa Ungasan, Kuta Selatan membuat DPRD Badung bersikap. Rencananya dalam waktu dekat ini, dewan akan mendatangi GWK. Pihak dewan akan menagih janji dari pemaparan pihak manajemen. Apalagi pihak manajemen sudah memberikan pemaparan di kantor DPRD Badung beberapa waktu lalu.

Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Badung, Nyoman Giri Prasta, Minggu (2/10). Pihaknya akan meminta secara detail tentang masterplan GWK, infrastruktur di kawasan dan sekitar GWK, serta fasilitas penunjang lain di GWK. Rencananya, inspeksi mendadak (sidak) ini akan digelar setelah tanggal 8/10 mendatang. “Ini pasti, kita akan datang langsung ke GWK. Tidak perlu lagi hearing, dan pasti akan kita tindaklanjuti surat dari
karyawan GWK. Kita turun langsung dan melihat langsung materplan dari GWK, infrastrukturnya, dan hal-hal mana yang belum ada sebagai fasilitas,” ujar Giri Prasta, kemarin.

Lebih lanjut Giri Prasta mengatakan sidak tersebut juga membicarakan secara langsung kejelasan lanjutan proyek GWK. Pihak dewan akan membawa rangkuman risalah hasil hearing yang digelar beberapa waktu lalu sebagai bukti pemaparan dari pihak manajemen. Giri Prasta kembali menegaskan jika pihak tetap komitmen dengan permasalahan yang ada di GWK.

“Seperti Patung Liberty, GWK akan menjadi ikon Bali, dan Indonesia, maka kita tetap komitmen dengan hal ini. Kita akan mempertanyakan bagaimana kelanjutan dari pemaparan lalu, kita ada risalah tentang pertemuan itu. Jadi akan kita tanyakan kinerja dan tanggungjawabnya,” jelas Giri Prasta.

Sebelumnya, tidak ada kepastian lanjutan penuntasan GWK ini juga membuat karyawan bersikap. Perwakilan pekerja melalui Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FP Par) Unit GWK melayangkan surat kepada DPRD Badung yang intinya agar secepatnya memanggil manajemen dan yayasan GWK pada pada awal bulan September lalu. Inti dari surat tersebut kata dia, pihaknya meminta kepada DPRD Badung agar menagih tindaklanjut hasil hearing beberapa waktu lalu. Pihak manajemen memaparkan, penuntasan patung ini bakal direalisasikan 1 bulan setelah hearing. Dari rencana, patung ini akan tuntas selama 2,5 tahun dengan rincian 1 tahun penuntasan patung GWK, dan 1,5 fasilitas pendukung.

“Terhitung dari 5 Agustus-5 September sudah satu bulan, tetapi tidak ada informasi dari manajemen GWK, sehingga ini jadi kebohongan saja. Apapun perkembangan harusnya disampaikan demi menghindari miss communication. Jika tidak ada kelanjutan ini namanya sudah terjadi kebohongan public,” ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FP Par) Unit GWK, I Nyoman Suka Artha Negara, waktu itu.

sumber : NusaBali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Setelah Pailit, Gede Hardy Minta Doa Agar Bisa Bangkit Lagi

DENPASAR - Grup Hardys Holding milik Gede Hardy yang dinyatakan pailit pada putusan Pengadilan Niaga Surabaya di PN Surabaya per tanggal...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen