Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » » Pengeng! Warga Pecatu Soal Air Bersih

Pengeng! Warga Pecatu Soal Air Bersih

Written By Dre@ming Post on Kamis, 08 November 2012 | 7:45:00 AM

Kamis, 8 Nopember 2012, 07:59

ist
MANGUPURA - Permasalahan air bersih di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) sampai sekarang belum tuntas. Bahkan di Pecatu warga setempat kembali diguncang masalah air bersih. Aliran air bersih dari PDAM Badung sampai sekarang selalu mati. Padahal warga setempat tetap membayar tagihan PDAM dengan jumlah yang dianggap tinggi.

“Masalah air PDAM di daerah Pecatu yang selalu mati dan (pelanggan) tetap membayar mahal. Jumlahnya bisa sekampung yang mengalami seperti ini,” ujar salah seorang warga Pecatu Komang Sujana, Rabu (7/11).

Diungkapkan selama ini banyak warga yang harus membeli air bersih melalui mobil tangki dengan harga Rp 150.000 per tangki. Namun anehnya, ada dugaan praktik nakal oknum pedagang air dengan mobil tangki. Diungkapkan ada oknum pedagang air dengan mobil tangki yang terindikasi sengaja menyumbat pipa. Tujuannya agar air mati sehingga masyarakat membeli air dari pedagang air. Hal ini sangat merugikan masyarakat, dan dia berharap permasalahan bisa ditangani dan ditindaklanjuti pihak yang berwenang. Direktur Utama PDAM Badung I Nyoman Sukanada yang dikonfirmasi secara terpisah tidak membantah adanya permasalahan air bersih di wilayah Pecatu dan Ungasan, Kutsel. Dikatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi air bersih di dua wilayah tersebut mengalami gangguan hingga mati total. Di
antaranya sistem distribusi transmisi perpipaan yang belum lancar, dan sistem pemompaan ganda.

“Memang Pecatu paling rawan (gangguan). Sekarang proyek perpipaan distribusi transmisi masih belum selesai, dan tahun 2013 nanti sudah selesai,” kata Sukanada. “Untuk sistem pemompaan ganda ini juga sangat rawan, apabila ada gangguan PLN maka tidak bisa berbuat banyak. Kami masih carikan solusinya,” tambah Sukanada. Disinggung mengenai adanya dugaan mobil tangki nakal, dia mengakui sudah menerima laporan terkait perihal itu. Pihaknya sudah menyiapkan solusi di antaranya dengan kerjasama dengan pihak kepolisian. Apalagi nanti, distribusi air bersih di wilayah Kuta dan Kuta Selatan sudah dikelola langsung oleh PDAM. Sekarang pihaknya sedang melakukan inventarisasi semua permasalahan di wilayah Badung Selatan. Sementara itu, Bupati Badung AA Gde Agung dalam rapat paripurna DPRD Badung, kemarin menyatakan program air bersih menjadi program prioritas penyehatan lingkungan. Disebutkan pada 2013 dialokasikan sebesar Rp 6,8 miliar, yang diarahkan untuk kegiatan penyediaan sarana prasarana air bersih Rp 6,7 miliar serta operasional dan pemeliharaan penyediaan sarana air bersih Rp 119 juta. Namun alokasi penyediaan sarana dan prasarana air bersih tidak menyentuh daerah Pecatu. Dari alokasi tersebut ditujukan penyediaan sarana prasarana air bersih Banjar Dangin Peken Desa Penarungan di Kecamatan Mengwi Rp 559 juta, sarana prasarana air bersih jalan Pantai Balangan Kutsel Rp 2 miliar, dan air bersih Desa Taman, Abiansemal Rp 850 juta, Banjar Sawangan Kelurahan Benoa Kutsel Rp 458 juta, dan di Banjar Canggu Kuta Utara Rp 2,5 miliar. Dengan alokasi anggaran tersebut tahun 2013 diproyeksikan cakupan pelayanan air bersih mencapai 83,8 persen. 

sumber : NusaBali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen