Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Komisi II Desak Bentuk Tim

Komisi II Desak Bentuk Tim

Written By Dre@ming Post on Jumat, 01 November 2013 | 8:00:00 AM

“Saya ada kekhawatiran dengan pengalaman selama ini, kalau ada satu saudara atau kelompok yang ingin berjuang untuk Bali pasti ada yang mau menjegal. Kita ingin hilangkan dulu kepentingan-kepentingan dan pikiran picik seperti itu. Ini demi Bali. Kami berharap lembaga dan tokoh di Bali bisa bersatu. Kami di Komisi II yang membidangi pajak dan keuangan daerah siap bergabung dengan wakil rakyat di Jakarta untuk perjuangan Otonomi Asimetris ini,” ujar Disel Astawa. Perjuangan Otonomi Asimetris ini memungkinan Bali dapat dana bagi hasil yang berimbang dari devisa dan setoran dana pariwisata ke pusat.
DENPASAR - Komisi II DPRD Bali yang membidangi keuangan dan pajak daerah mendesak supaya eksekutif dan legislatif membentuk Tim Otonomi Asimetris. Pembentukan tim ini penting supaya perjuangan Otonomi Asimetris yang bertujuan mendapatkan dana bagi hasil dari pariwisata di Bali bisa gol.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bali, Wayan Disel Astawa di Gedung DPRD Bali, Kamis (31/10) mengatakan, pembentukan Tim Perjuangan Otonomi Asimetris tidak hanya mengandalkan kekuatan eksekutif yang memiliki ide tersebut. Namun kekuatan politik legislatif, kemudian kekuatan politik wakil rakyat dapil Bali di DPR RI dan DPD penting dikumpulkan. “Saya melihat Otonomi Asimetris ini memberikan peluang kepada Bali mendapat hak-haknya. Maka harus segera dibentuk Tim Perjuangan. Entah apa namanya. Apakah Tim Perjuangan Otonomi Asimetris, atau Tim Kajian Otonomi Asimetris atau apa saja. Soal nama tidak penting, yang penting implementasi perjuangan terwujud,” ujar Disel Astawa. Disel Astawa terang-terangan khawatir kalau tim tidak terbentuk maka hanya jadi wacana saja Otonomi Asimetris ini. Harus dilakukan antisipasi terhadap pembentukan tim ini dari adanya upaya penggagalan.

“Saya ada kekhawatiran dengan pengalaman selama ini, kalau ada satu saudara atau kelompok yang ingin berjuang untuk Bali pasti ada yang mau menjegal. Kita ingin hilangkan dulu kepentingan-kepentingan dan pikiran picik seperti itu. Ini demi Bali. Kami berharap lembaga dan tokoh di Bali bisa bersatu. Kami di Komisi II yang membidangi pajak dan keuangan daerah siap bergabung dengan wakil rakyat di Jakarta untuk perjuangan Otonomi Asimetris ini,” ujar Disel Astawa. Perjuangan Otonomi Asimetris ini memungkinan Bali dapat dana bagi hasil yang berimbang dari devisa dan setoran dana pariwisata ke pusat. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali Nengah Tamba mengatakan Otonomi Asimetris bukan saja perjuangan dapat dana bagi hasil untuk dipakai melestarikan adat dan budaya Bali sebagai penopang pariwisata.

Tetapi Bali perlu bisa bargaining dengan hal- hal lain. Misalnya dapat dana bagi hasil dari pengelolaan bandara. “Di daerah lain mereka dapat kontribusi dari pengelolaan bandara,” ujar Tamba. Kata mantan Ketua Komisi II DPRD Bali ini, kasus pedagang bandara yang sampai sekarang ini tidak terselesaikan itu salah satu karena kita tidak punya bargaining di pusat. “Kami tegaskan DPRD Bali harus mendukung Otonomi Asimetris ini tidak hanya berebut dana bagi hasil. Tetapi pengaturan-pengaturan tata ruang, kewenangan-kewenangan lain,” ujarnya. Otonomi Asimetris sendiri di DPRD Bali sudah dirancang anggaran Rp 3 miliar untuk perjuangannya ke pusat. Versi Gubernur Made Mangku Pastika saat pemaparan dihadapan Komisi X, Otonomi Asimetris kemasannya lebih halus. Beda dengan Otsus Bali yang kesannya mau merdeka. Kata Pastika ini tidak demikian. Bali ingin dapat pembagian dari devisi yang disetorkan ke pusat.


sumber : NusaBali 
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen