Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Ketua Komisi Siap Disapu Bersih PDIP, Disel Astawa: Belum Pikir Rebut Jabatan

Ketua Komisi Siap Disapu Bersih PDIP, Disel Astawa: Belum Pikir Rebut Jabatan

Written By Dre@ming Post on Selasa, 22 April 2014 | 7:34:00 AM

Disel Astawa mengaku sejauh ini dirinya belum berpikir untuk berhitung dan berebut jabatan apa pun di DPRD Bali hasil Pileg 2014. Sebab, politisi PDIP asal Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini masih sibuk menemui masyarakat di Dapil-nya. Disel Astawa juga masih menyempatkan diri menemui masyarakat Nararya Tegeh Kori di Banjar Pantai Sari, Desa Pakraman Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Menurut Disel Astawa, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih dan menyumbang bansos Rp 25 juta. “Saya masih tetap turun ke masyarakat, meskipun sudah selesai Pileg. Saya belum ngitung jabatan,” tegas Disel Astawa saat dikonfirmasi terpisah, Senin kemarin.
DENPASAR - PDIP berhasil pertahankan 24 dari total 55 kursi DPRD Bali 2014-2019, sama seperti hasil Pileg 2009. PDIP dibayangi Golkar yang kebagian 11 kursi DPRD Bali, disusul Demokrat (9 kursi), dan Gerindra (6 kursi). Kendati siap berbagi jabatan, namun PDIP selaku fraksi terbesar berupaya sapu bersih 4 posisi ketua komisi.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi hasil Pileg 2014 tingkat KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Minggu (20/4), PDIP kebagian jatah 24 kursi DPRD Bali (kuasai 43,63 suara parlemen). Kursi terbanyak PDIP disumbang dari Dapil Buleleng (5 kursi), disusul Dapil Denpasar (4 kursi), Dapil Tabanan (3 kursi), Dapil Gianyar (3 kursi), Dapil Badung (2 kursi), Dapil Bangli (2 kursi), Dapil Jembrana (2 kursi), dan Dapil Klungkung (1 kursi).

Sedangkan kekuatan Golkar di DPRD Bali hasil Pileg 2014 hanya 11 kursi atau berkurang 1 kursi dari hasil Pileg 2009 lalu. Kekuatan Demokrat kuga berkurang 1 kursi dari semula 10 kursi DPRD Bali hasil Pileg 2009 menjadi 9 kursi DPRD Bali 2014-2019. Sebaliknya, Gerindra melonjak drastis dan dipastikan bisa membentuk fraksi tersendiri di DPRD Bali hasil Pileg 2014. Sebab, Gerindra yang sebelumnya hanya punya 2 kursi, kini melesat menjadi 6 kursi Dewan Provinsi.

Sementara, partai pendatang baru NasDem mencatat prestasi lumayan dengan mencuri 2 kursi DPRD Bali hasil Pileg 2014. Untuk membentuk fraksi, NasDem harus berupaya menggaet Hanura, PKPI, dan PAN yang masing-masing kemungkinan dapat 1 kursi DPRD Bali hasil Pileg 2014. (Selengkapnya, lihat blok prediksi formasi DPRD Bali di halaman 16). Setelah pastikan kembali jadi jawara Pileg 2014, PDIP berhak atas kursi Ketua DPRD Bali. Job Ketua DPRD Bali hasil Pileg 2014 kemungkinan besar akan jatuh ke tangan Nyoman Adi Wiryatama, Sekretaris DPD PDIP Bali yang caleg new comer dari Dapil Tabanan dan berhasil raup 51.574 suara---peraih suara terbanyak se-Bali.

Sedangkan jabatan Wakil Ketua DPRD Bali akan dibagi merata antara Golkar, Demokrat, dan Gerindra. Persaingan cukup panas adalah perebutan kursi 4 ketua komisi serta alat kelangkapan Dewan lainnya, seperti Ketua Badan Kehormatan (BH) dan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Bali 2014-2019. PDIP dipastikan bakal total dalam upaya sapu bersih jabatan-jabatan ketua komisi.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Bali 2009-2014 Dapil Buleleng, Ketut Kariyasa Adnyana, menyatakan jika dihitung dari sisi politis dan perolehan suara di parlemen, maka partainya harus amankan kursi pimpinan. “Dulu kita masih toleransi memberikan jatah Ketua Komisi II kepada Demokrat (Putu Tutik Kusuma Wardani, Red). Tapi, kali ini sepertinya PDIP harus mengamankan jatah ketua komisi secara merata,” ujar Kariyasa Adnyana, Senin (21/4). Ada 4 posisi ketua komisi di DPRD Bali, yakni Komisi I, Komisi II, Komisi III, dan Komisi IV. Dalam periode sebelumnya, PDIP rampas jabatan Ketua Komisi I (Made Arjaya), Ketua Komisi III (Putu Agus Suradnyana, lalu berpindah ke Gusti Ngurah Suryanta Putra), dan Ketua Komisi IV (Nyoman Parta). Selain itu, PDIP juga rebut Ketua BH DPRD Bali hasil Pileg 2009 (Gede Sudarma) dan Ketua Baleg (Made Sudana).

Menurut Kariyasa Adnyana, dum-duman (bagi-bagi) jatah ketua komisi di DPRD Bali kemungkinan besar akan melihat perolehan suara atau dihitung berdasarkan pemetaan Dapil. Pada Pileg 2009 lalu, pentolan Fraksi PDIP Dapil Tabanan kebagian job jadi Ketua Fraksi (awalnya Made Sudana, Red), sementara pentolan Fraksi PDIP Dapil Buleleng dapat jabatan Ketua Komisi III (Agus Suradnyana). “Untuk kali ini, siapa pun yang ditugasi dan dijadikan pimpinan, ya harus siap. Jabatan ketua komisi kan dilakukan pemilihan di internal. Tapi, deal politik masih menentukan,” ujar Kariya Adnyana, caleg incumbent yang kembali tembus kursi DPRD Bali hasil Pileg 2014.

Caleg PDIP yang memperoleh suara signifikan berpeluang menduduki jabatan ketua komisi dan kelengkapan Dewan lainnya. Jika Adi Wiryatama (Dapil Tabanan) hampir pasti akan jadi Ketua DPRD Bali---karena jabatan strukturan di partai tertinggi dan peraih suara terbanyak---, maka caleg PDIP jawara dari Dapil lainnya juga akan kebagian job strategis.

Contohnya, Nyoman Parta (jawara dari Dapil Gianyar dengan raihan 44.348 suara) dan Wayan Disel Astawa (jawara dari Dapil Badung yang lolos ke DPRD Bali hasil Pileg 2014 dengan raihan 32.721 suara. Nyoman Parta sebelumnya dapat jabatan Ketua Komisi IV DPRD Bali 2009-2014, sementara Disel Astawa jadi Wakil Ketua Komisi II.

Sedangkan Kariyasa Adnyana, politisi PDIP asal Busungbiu, Buleleng juga berpeluang dapat jabatan strategis, karena lolos ke DPRD Bali hasil Pileg 2014 dengan status jawara di Dapil Buleleng dengan raihan 21.697 suara. Kariyasa Adnyana sebelumnya pernah memimpin Komisi IV DPRD Bali.

Sementara itu, Disel Astawa mengaku sejauh ini dirinya belum berpikir untuk berhitung dan berebut jabatan apa pun di DPRD Bali hasil Pileg 2014. Sebab, politisi PDIP asal Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini masih sibuk menemui masyarakat di Dapil-nya.

Disel Astawa juga masih menyempatkan diri menemui masyarakat Nararya Tegeh Kori di Banjar Pantai Sari, Desa Pakraman Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Menurut Disel Astawa, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih dan menyumbang bansos Rp 25 juta. “Saya masih tetap turun ke masyarakat, meskipun sudah selesai Pileg. Saya belum ngitung jabatan,” tegas Disel Astawa saat dikonfirmasi terpisah, Senin kemarin.


sumber : NusaBali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen