Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Luka Berat 2 Kader Golkar Adu Jotos Di Munas

Luka Berat 2 Kader Golkar Adu Jotos Di Munas

Written By Dre@ming Post on Senin, 01 Desember 2014 | 10:57:00 AM

Seorang kader Golkar asal Papua digiring ke luar area Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar saat pembukaan kegiatan itu di Nusa Dua, Bali, Minggu (30/11).
Pintu Masuk Penyelenggaraan Munas Dijaga Ketat Pecalang

Nusa Dua - Pintu masuk penyelenggaraan Musyawarah Nasional Partai Golkar IX dijaga ketat puluhan Pecalang (pengamanan adat Bali) di Hotel Westin Nusa Dua, Bali, Minggu.

Selain Pecalang, polisi dan ratusan massa pendukung untuk mensukseskan Munas itu ikut berjaga-jaga di pintu masuk hotel.

Setiap tamu yang akan memasuki kawasan hotel diperiksa oleh pecalang dan juga pengamanan hotel setempat.

Ratusan massa pendukung suksesnya Munas Golkar itu sempat melakukan penutupan pintu masuk hotel karena diisukan adanya upaya penggagalan penyelenggaraan Munas partai berlambang pohon beringin di Pulau Dewata.

Ratusan massa berbadan kekar itu mencabut tiang atribut partai sebagai senjata untuk melawan massa yang berseberangan dengan tujuan utama partai itu.

Karena kondisi yang tidak kondusif pecalang sempat melarang massa itu melakukan aksinya agar tidak merusak nama baik Bali.

Dua Kader Golkar Bertengkar di Munas Diamankan

Nusa Dua - Dua kader Partai Golongan Karya yang bertengkar hebat di arena pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, diamankan oleh massa dan aparat kepolisian, Minggu malam.

Kedua kader tersebut awalnya adu mulut di pintu masuk ruang pembukaan Munas IX tersebut.

Selanjutnya beberapa massa partai berlambang pohon beringin itu berusaha melerai, namun tidak menuai hasil sehingga mengakibatkan keduanya bertengkar hebat.

Beberapa saat kemudian massa yang berjaga-jaga di sekitar pintu masuk pelaksanaan Munas tersebut langusung melerai dan mengamankan kedua kader partai itu.

Salah satu kader yang terlihat menggenakan jas kuning bertuliskan Ketua Partai Golkar Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua itu, dilarikan ke luar gedung hotel.

Sedangkan rekan lainnya yang mengenakan baju batik kuning terlihat luka berat setelah dipukuli dan diinjak massa partai.

Kader yang mengalami luka berat tersebut langsung diamankan petugas dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Sementara itu, dalam pelaksanaan Munas IX Partai Golkar yang dijadwalkan digelar 30 November sampai 3 Desember 2014 melibatkan pengamanan "Pecalang" atau petugas pengamanan adat khas Bali.

"Kalau berbicara kamtibmas, harus melibatkan potensi masyarakat. Kami wajib menggunakan potensi masyarakat karena di sini perbandingan (polisi-warga, red) satu berbanding 300," kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Albertus Julius Benny Mokalu di Denpasar, Minggu.

Ratusan "Pecalang" itu berasal dari desa adat terdekat yang berada di kawasan wisata elit Nusa Dua, seperti Desa Adat Bualu.

Mereka turut dikerahkan guna membantu aparat kepolisian serta petugas pengamanan internal yang dikoordinir oleh Partai Golkar

Polda Bali Periksa Pelaku Keributan Munas Golkar

Nusa Dua - Kepolisian Daerah Bali akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku keributan saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Minggu malam.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara hukum kepada kedua orang tersebut," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu di Nusa Dua, Bali.

Menurut dia, akan dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum. "Kalau memang mengganggu keamanan akan kami tahan dan proses," ujarnya.

Namun sampai saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Seusai terjadi perselisihan itu, pihaknya melakukan pemantauan langsung di hotel tempat penyelenggaraan munas tersebut.

Dia menepis kalau pemantauan itu dilakukan pascaadanya perselisihan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dia mengaku hanya melakukan pemantaun rutin di lapangan dan tetap tidak ikut campur terhadap pengamanan di dalam pelaksanaan munas tersebut.

"Kami hanya mengamankan di ring luar, kalau di dalam itu internal partai," ujarnya.

Menurut dia, jika nantinya ada keributan dan mengancam keamanan tempat wisata itu polisi secara sigap akan terjun mengamanan.

Sebelumnya dua kader Partai Golkar asal Papua terjadi adu jotos sehingga menimbulkan salah satu rekannya mengalami luka parah di bagian kepala dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.



sumber : Antara Bali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Di Sambar Petir, Kerugian Kurang Lebih Rp 2 Miliar, Villa Di Pecatu Terbakar

Disambar petir, vila di Pecatu Badung, Bali terbakar, Jumat (22/3/2019). BADUNG - Tirtha Bridal Bali Villa seluas dua are di jalan Bat...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen