Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Tukul Enggan Minta Maaf, Anggota DPD RI Protes Trans 7

Tukul Enggan Minta Maaf, Anggota DPD RI Protes Trans 7

Written By Dre@ming Post on Jumat, 27 Februari 2015 | 8:14:00 AM

Jokowi dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III
Denpasar - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III melayangkan sikap penolakan dan keberatan kepada stasiun televisi Trans 7 terkait dengan program siaran "Mr. Tukul Jalan-Jalan".

"Penolakan tersebut sehubungan menggunakan tempat suci (pura) khususnya di Bali yang dinilai melecehan adat dan budaya Bali serta telah menimbulkan keresahan masyarakat di Pulau Dewata," kata I Gusti Ngurah Arya Wedakarna di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, keberatan tersebut didasarkan pada berbagai pertimbangan, terutama aspirasi masyarakat Bali, terkait dengan indikasi pelecehan simbol Agama Hindu dengan adanya program siaran "Mr. Tukul Jalan-Jalan".

Pura adalah tempat suci yang digunakan untuk memuja Tuhan Yang Maha Esa. "Kami menilai materi dari tayangan tersebut mengandung unsur SARA yang bisa memunculkan multitafsir di hadapan rakyat Indonesia sebagai pemirsa," ujarnya.

Tayangan program "Mr. Tukul Jalan-Jalan", khususnya saat tayangan edisi di Bali dianggap meresahkan masyarakat, di antaranya keberatan masyarakat akan tentang dilanggarnya tata krama berpakaian yang sepatutnya untuk masuk ke dalam pura. Keberatan atas adanya indikasi, penggunaan kata-kata yang tidak senonoh yang diucapkan di dalam tempat suci seperti personifikasi bahwa tempat suci (pelinggih) dan objek lainnya di pura yang secara spontan.

I Gusti Ngurah Arya Wedakarna meminta pihak Trans 7 khususnya Produser Program "Mr. Tukul Jalan-Jalan" meminta maaf kepada umat Hindu di Bali atas tayangan tersebut.

Tukul Enggan Minta Maaf Terkait Protes Masyarakat Bali

DENPASAR - Host fenomenal Tukul Arwana ternyata belum mengetahui jika dirinya sedang menjadi topik pemberitaan di media, khususnya di Bali. Pihak Tukul pun enggan minta maaf kepada masyarakat Bali dan Umat Hindu terkait tayangan mistis Mister Tukul Jalan-jalan di Trans TV yang mengambil lokasi syuting di pura.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/2/2015), Manajer Tukul, Ganang, mengaku tidak tahu bahwa Tukul mendapat protes masyarakat Bali. Ganang pun enggan berkomentar apalagi menyampaikan permohonan maaf. Ia melemparkan masalah ini kepada pihak Trans7.

“Kami belum tahu kabar itu, kalau masalah konfirmasi langsung saja sama pihak Trans7, kan Mas Tukul cuma talent,” ungkap Ganang.

Ia melanjutkan, ihwal kritik dan protes tayangan itu, pihak kreatif produksi yang lebih paham untuk menjelaskannya, bukan Tukul. Saat didesak, ia mengatakan sedang tidak bersama Tukul dan saat itu Tukul sedang beristirahat.

"Ia tidak bisa diganggu," tandasnya.

Tayangan Mister Tukul Jalan-jalan mendapat protes dari Dewan Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) dan ormas keagamaan Cakrawayu. Protes ditujukan untuk tayangan pada 14 Februari 2015 yang berlokasi di Pura Peneduhan Desa Pakraman Sanggulan Tabanan.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Puskor Hindunesia, Ida Bagus Susena, ada kutipan Tukul yang menyinggung perasaan umat Hindu dengan mengatakan bahwa pelinggih adalah rumah iblis atau setan.

“Masak pelinggih dibilang rumah iblis,” kata Gus Susena saat bertemu Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Senin (23/2/2015) lalu.

Acara mistis Trans7 lainnya, Masih Dunia Lain, juga menuai protes. Acara ini mengambil lokasi di Padang Galak, Sanur, pada 20 Februari 2015, dengan judul Beringin Sarang Leak.







ungasan.com
sumber : Antara Bali, tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Fakta Terungkap, Diperkirakan 10 Kg Sabu-sabu Senilai Rp 15 Miliar Lolos di Ngurah Rai

Manjet Singh (23) bersama rekannya Harvinder Singh (26) asal India diamankan polisi. Keduanya diamankan saat tinggal di kamar hotel nomor...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen