Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Ke Kubu Sudikerta, Demer Tebar Ancaman PAW

Ke Kubu Sudikerta, Demer Tebar Ancaman PAW

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 07 Maret 2015 | 9:33:00 AM

Serangan Demer ini rupa-rupanya ditujukan kepada Nyoman Sugawa Kori, Ketua Golkar Buleleng kubu Sudikerta yang kini menjadi anggota DPRD Bali. Sugawa Kori sempat mengatakan tidak mengakui adanya Plt Ketua Golkar baik di DPD I maupun DPD II
DENPASAR - Menang di Mahkamah Partai Golkar, membuat Gde Sumarjaya Linggih alias Demer yang ditunjuk kubu Agung Laksono sebagai Plt Ketua Golkar Bali, makin percaya diri.

Bahkan Demer mulai menebar ancaman kepada kubu pesaingnya yang dipimpin Ketut Sudikerta.

Menurutnya, apabila keputusan sudah final dan kubu Agung dinyatakan sebagai kepengurusan yang sah, maka tidak ada alasan bagi kader Golkar untuk tidak mengakui. Khusus di Bali, jika masih ada kader Golkar yang duduk sebagai anggota Dewan tidak mau menerima atau mengakui kepengurusan kubu Agung, akan dikenakan sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Logikanya, kalau ada anggota Dewan dari Golkar tidak mengakui kepengurusan Agung Laksono akan di-PAW,” tegas Demer, Jumat (06/03/2015) di Denpasar.

Jika punya etika dalam berpolitik, menurut Demer, seharunya pihak-pihak yang ikut andil memecat Agung Laksono di Munas Bali dan mengusulkan pemecatan terhadap pendukung Agung Laksono ke DPP, mundur dengan sendirinya dari anggota Dewan.

Serangan Demer ini rupa-rupanya ditujukan kepada Nyoman Sugawa Kori, Ketua Golkar Buleleng kubu Sudikerta yang kini menjadi anggota DPRD Bali. Sugawa Kori sempat mengatakan tidak mengakui adanya Plt Ketua Golkar baik di DPD I maupun DPD II.

“Dulu kan mereka pecat kami, Pak Agung Laksono juga. Harusnya kalau punya etika ya mundur dong dari anggota Dewan,” sergah Demer.

Mengenai imbauan Mahkamah Partai Golkar yang mengharuskan merangkul semua kubu, menurut Demer, harus dimaknai jika kubu Aburizal Bakrie (Ical) mengikuti aturan main kubu Agung.

Tidak serta merta jika Agung Laksono menang kemudian ketua-ketua DPD kubu Ical mengakui lantas secara otomatis mereka tetap menjadi ketua.

“Tidak bisa begitu saja kalau mereka mengakui Munas Ancol yang sah lantas secara otomatis kepengurusan mereka dilanjutkan. Sebaliknya harus bubar dan kami yang memimpin Golkar di Bali,” tegas Demer.

Menurut politisi asal Buleleng ini, kubunya tetap membuka diri bagi kubu Sudikerta, tapi tidak lantas langsung menjadi ketua. Pasalnya, dirinya sudah diusulkan oleh kubu Sudikerta untuk dipecat.

Usul pemecatan itu muncul melalui konsolidasi kubu Sudikerta yang melibatkan ratusan kader di sekretariat DPD I Golkar Bali. Tak hanya itu, pernyataan Sugawa Kori yang mengatakan Plt bentukan Agung Laksono tidak sah, juga tidak berdasar.

“Kan jelas sudah beda perahu, Plt kan kubu Agung Laksono. Kalau memang mereka tidak akui silakan. Sama seperti kami yang tidak mengakui kepengurusan mereka,” tegas Demer.

Sugawa Kori yang dikonfirmasi pernyataan Demer, enggan berkomentar dengan pertimbangan tidak ingin dibentur-benturkan. “Kalau soal ini saya no comment saja,” kilah Sugawa Kori.








sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    8 bulan yang lalu

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Giri Prasta Serahkan Dana Hibah Rp 800 Juta Dan Bakal Bagikan 6.794 Laptop Gratis

Bupati Badung menyerahkan dana hibah sebesar Rp 800 juta kepada krama Desa Adat Padang Luwih, Desa Dalung, Kamis (12/7) di Jaba Pura Dalem...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen