Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Menghina Hindu, Nando Dilaporkan ke Polda Bali, PHDI Tanggapi

Menghina Hindu, Nando Dilaporkan ke Polda Bali, PHDI Tanggapi

Written By Dre@ming Post on Selasa, 24 Maret 2015 | 8:17:00 AM

Warga tunjukkan kegiatan akun Facebook Nando Irwansyah M ali yang dilaporkan ke Polda Bali, Senin (23/3/2015).
PHDI Tanggapi Penghinaan Hari Raya Nyepi di Medsos

DENPASAR - Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali agar tetap tenang dengan beredarnya status penghinaan terhadap umat Hindu khususnya Hari Raya Nyepi. Ia berharap masyarakat Bali tetap sabar dan tidak mudah terpancing.

"Kalau berdebat mengenai ideologi tidak akan ada ujungnya. Kalau masyarakat ingin meminta pertanggungjawaban, silakan laporkan kepada pihak berwenang. Jangan main hakim sendiri," ujar Sudiana, Minggu (22/3/2015) sore.

Sehari setelah pelaksaanaan Hari Raya Nyepi, beredar komentar negatif seorang mahasiswa berinisial NIM di media sosial terkait Nyepi. Komentar tersebut ditulis dalam status di Facebook pada Sabtu (21/3/2015) pukul 23.59 Wita.

Meski status NIM sudah dihapus, namun kalangan netizen terus membagikan status tersebut ke sejumlah grup-grup Facebook hingga beragam komentar pun muncul dari kalangan masyarakat.

Setelah dikecam oleh berbagai kalangan, akhirnya NIM pun meminta maaf melalui Facebook-nya. Ia mengakui kesalahan dan kebodohan yang telah ia perbuat.

"Dengan segenap hati saya meminta maaf kepada semua lapisan yang telah saya lukai hatinya dengan pernyataan bodoh yang saya buat. Mohon maaf sekali lagi, saya akuin kalau saya salah. Mohon dimaafkan. Semoga ini menjadi pelajaran untuk saya dan orang lain. Mohon maaf saya tidak bisa menyebut satu per satu nama masyarakat yang saya lukai hatinya. Mohon maaf," tulis NIM di status Facebook-nya.

Mengenai hujatan terhadap perayaan Nyepi, kata Sudiana, memang hampir terjadi setiap tahun.

"Tahun lalu juga ada. Kami sudah tindaklanjuti bahkan sudah ditangkap pelakunya. Tapi dilepaskan kembali karena dia sudah minta maaf," ujar Guru Besar Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) ini.

Sudiana berharap, masyarakat Bali tetap tenang dan damai dalam menyikapi masalah ini. Ia juga menyarankan kepada pihak manapun yang kontra terhadap perayaan Nyepi agar cepat sadar bahwa hidup tidaklah sendiri.

"Saran saya kepada mereka cepatlah sadar bahwa kita ini hidup tidak sendiri," tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia), sudah melaporkan ulah NIM ke Polda Bali, tadi malam. Foto Ketua Dewan Puskor Hindunesia Ida Bagus Susena yang sedang melapor ke Polda Bali tampak diunggah di akun Facebook.

Hari ini, ormas keagamaan Cakrawayu juga berencana melaporkan ulah NIM ke Polda Bali dengan tuduhan penistaan terhadap agama.

"Besok (hari ini, red), teman-teman dari Cakrawayu akan melapor ke Polda," kata Wayan Suardika, pengurus Cakrawayu tadi malam.

Harapkan Proses Hukum, Nando Dilaporkan ke Polda Bali

DENPASAR - Dengan mengenakan pakaian tradisional Bali, lima organisasi di Bali laporkan pelecehan tradisi Hindu ke Polda Bali, Senin (23/3/2015). Mereka mengaku tidak bisa menerima pernyataan akun yang bernama Nando Irawansyah M'ali.

Kelima organisasi tersebut adalah Komunitas Aliansi Pemerhati Sejahtera Masyarakat, Cakrawahyu, Forbali, Yayasan Jaringan Hindu Nusantara, dan Pusat Koordinasi Hindunesia Bali.

Akun yang sudah diketahui alamat tinggal sementara di Bali dan alamat asalnya di Lombok NTB ini, menurut perwakilan masyarakat Hindu di Bali harus diperiksa. Bahkan, kepolisian didesak untuk mencari tahu runtutan maksud dan tujuan pemilik akun yang mendadak terkenal karena aksi kontroversialnya di aku Facebook.

"Kita harapkan ada penyelidikan lebih dalam. Apa ada orang lain di balik penulisan dan apa ada maksud tertentu. Kita memaafkan, tapi kita ikuti proses hukum yang berlaku," jelas I Nyoman Pasek (50) perwakilan pelapor







sumber : tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Fakta Terungkap, Diperkirakan 10 Kg Sabu-sabu Senilai Rp 15 Miliar Lolos di Ngurah Rai

Manjet Singh (23) bersama rekannya Harvinder Singh (26) asal India diamankan polisi. Keduanya diamankan saat tinggal di kamar hotel nomor...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen