Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Kos di Jalan Uluwatu, Buronan Pencurian di Kuta Diringkus

Kos di Jalan Uluwatu, Buronan Pencurian di Kuta Diringkus

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 09 Mei 2015 | 10:04:00 AM

"Orangnya (pelaku) itu sok galak dan sok berani. Kalau diajak jaga pos kamling atau bersosialisasi dengan warga ndak mau. Warga baru, dikasihani malah bikin malu saja," keluh Sugito, kemarin. Gbr Ist
DENPASAR - Jejak pelarian Suyanto (45) berakhir sudah. Residivis banyak kasus pencurian yang menjadi buron Polresta Denpasar ini akhirnya berhasil ditangkap tim pemburu kriminalitas dan kejahatan jalanan Polresta Denpasar di Jalan Uluwatu Gang Soka, Kelan, Kuta, Kamis (7/5/2015).

Suyanto selama ini dikenal sebagai pelaku pencurian di sejumlah TKP di wilayah Denpasar.

Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari pengembangan terhadap sejumlah kasus pencurian di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Dari hasil pengembangan tersebut, pihaknya berhasil mengetahui keberadaan tersangka.

"Langsung ditangkap oleh petugas kami. Dia residivis dalam kasus yang sama," kata dia.

Sugriwo menjelaskan, di hadapan polisi pelaku mengaku melakukan perbuatannya lebih dari satu kali.

"Ia mengakui melakukan aksi di tiga TKP pencurian," kata dia.

Satu di antara tiga TKP adalah rumah milik Wayan Nalo di Jalan Wiswa Nusa Permai Blok F No 48 yang dilakukan pada (29/4/2015) lalu.

Dari penangkapan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa handycam merk Sony, charger, kamera Sony, laptop Apple warna putih, tas gendong warna hitam, charger laptop, alat yang dipakai untuk congkel pahat, linggis ,iphone, dan hp merk Asus.

"Saat ini kasus masih kita kembangkan," ujar Sugriwo.

Sugito, seorang tetangga kos pelaku Suyanto, mengaku lega akhirnya residivis ini tertangkap.

Sugito yang mengaku sudah merasa tidak jenak hidup berdampingan dengan pelaku.

Ia bahkan mendesak pemilik kos untuk mengusir keluarga pelaku.

"Orangnya (pelaku) itu sok galak dan sok berani. Kalau diajak jaga pos kamling atau bersosialisasi dengan warga ndak mau. Warga baru, dikasihani malah bikin malu saja," keluh Sugito, kemarin.

Menurut Sugito, pelaku sering menerima kunjungan teman-temannya. Mereka datang dan begerombol di rumah pelaku.

Bahkan, saat malam hari, rumah kos pelaku selalu didatangi dua hingga tiga orang.

Saat rekan-rekan pelaku datang, pelaku selalu menutup pintu dengan kondisi istri dan anaknya berada di dalam kos.









sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen