Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Adi Arnawa Terpental, PDIP Pilih Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2015

Adi Arnawa Terpental, PDIP Pilih Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2015

Written By Dre@ming Post on Selasa, 21 Juli 2015 | 9:33:00 AM

Adi Arnawa akhirnya terpental, karena PDIP lebih memilih paket Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa maju ke Pilkada Badung 2015
DENPASAR - Ketika PDIP sudah kelar melahirkan paket calon kepala daerah-calon wakil kepala daerah untuk Pilkada 2015 di 6 daerah di Bali, Koalisi Bali Mandara (KBM) justru masih alot dalam simulasi. KBM (Golkar-Demokrat-Gerindra) sejauh ini baru mengerucutkan paket calon untuk Pilkada Karangasem 2015 dan Pilkada Denpasar 2015. Di Karangasem, KBM hampir pasti akan mengusung pasangan Made Sukerana-Komang Kisid, sementara di Denpasar usung Ketut Suwandhi-Made Arjaya untuk tantang paket incumbent IB Rai Mantra-IGN Jaya Negara dari PDIP.

Pasangan Made Sukerana-Komang Kisid baru di-deal-kan KBM, Minggu (19/7) malam pukul 20.00 Wita. Itu setelah Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta (kubu Aburizal Bakrie), Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih (kubu Agung Laksono), dan Ketua DPD II Golkar Karangasem Wayan Geredeg melalui komunikasi per telepon. Wayan Geredeg deal dengan Sudikerta untuk usung paket Sukerana-Komang Kisid, di sela-sela kegiatan spiritual tangkil ke Pura Lempuyang, Desa Pakraman Purwayu, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu malam. Paket Sukarena-Komang Kisid disepakati, setelah tidak ada komunikasi lanjutan dengan PDIP terkait skenario pasangan I Wayan Sudirta-Komang Kisid. Lahirnya paket Sukarena-Komang Kisid ini kemudian ‘disepakati’ dalam pertemuan KBM di Kantor Sekretariat DPD Demokrat Bali, Niti Mandala Denpasar, Senin (20/7) siang pukul 14.00 Wita. Made Sukerana pun dihadirkan dalam rapat KBM kemarin. Paket Sukerana-Komang Kisid ini boleh dikata representasi Golkar. Made Sukerana merupakan politisi Golkar asal Desa/Kecamatan Kubu yang kini masih menjabat Wakil Bupati Karangasem 2010-2015. Sedangkan Komang Kisid merupakan kandidat independen yang berporoses di Golkar untuk Pilkada Karangasem 2015. Komang Kisid notabene merupakan adik kandung Wayan Geredeg, Ketua DPOD II Golkar Karangasem yang juga Bupati Karangasem 2010-2015. Selain memanggil Made Sukerana, Senin kemarin KBM juga panggil Ketua DPC Demokrat Karangasem, I Gusti Bagus Eka Mulyawan (Gus Wawan). Semula, Eka Mulyawan sempat hendak dijadikan tandem Sukerana di posisi Cawabup Karangasem. Namun, Eka Mulyawan disebut-sebut tersingkir di tangan Komang Kisid atas campur tangan Wayan Geredeg.

Eka Mulyawan pun pulang lebih awal dari pertemuan di KBM kemarin, dengan diantar ayahnya yang anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali, I Gusti Putu Wijera. Meski tersingkir, Eka Mulyawan belum mau menyerah. Internal Demokrat juga khawatir kalau Eka Mulyawan tidak terpakai, representasi partainya tak ada lagi di Pilkada Karangasem 2015. Karena itu, Demokrat masih berusaha merangsek dan mengantisipasi pendukung Eka Mulyawan kecewa hingga membelot. ”Saya sendiri sudah cukup dapat siraman rohani hari ini dari Pak Ketua DPD Demokrat Bali (Made Mudarta). Permisi dulu, saya mau pulang,” ujar Eka Mulyawan di Kantor DPD Demokrat yang juga jadi Sekretariat KBM, Senbin kemarin. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KBM yang juga Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, mengatakan paket calon yang akan diusung KBM di Pilkada Karangasem 2015 masih ada dua opsi. Pertama, paket Sukerana-Komang Kisid. Kedua, paket Sukerana-Eka Mulyawan. “Masih dua opsi ini. Kita bahas berbagai aspek dulu, kelebihan dan kekurangan. Termasuk aspek kasus hukum agar jangan sampai bikin blunder,” tegas Mudarta.

Selain Pilkada Karangasem 2015, paket calon yang juga sudah mengerucut di internal KBM adalah untuk Pilkada Denpasar 2015. KBM akan usung paket Ketut Suwandhi-Made Arjaya sebagai Calon Walikota (Cawali)-Calon Wakil Walikota (Cawawali) Denpasar ke Pilkada 2015. Paket Suwandhi-Arjaya nantinya akan tarung head to head melawan pasangan incumbent dari PDIP, IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara, di Pilkada Denpasar, 9 Desember 2015. Ketut Suwandhi adalah politisi senior Golkar yang berjuluk Jenderal Kota. Saat ini, Suwandhi menjabat Wakil ketua DPD I Golkare Bali dan Ketua Komisi II DPRD Bali 2014-2019. Sedangkan Made Arjaya adalah politisi militan PDIP asal Sanur, Denpasar Selatan. Made Arjaya sempat dua kali periode menjabat Ketua Komisi I DPRD Bali (2004-2009 dan 2009-2014). Paket Suwandhi-Arjaya bahkan boleh dikata sudah pasti diusung KBM ke Pilkada Denpasar 2015. Soalnya, ketiga parpol motor KBM yakni Golkar, Demokrat, dan Gerindra sudah satu kata dan sepakat. hal ini juga diakui Made Mudarta, selaku Wakil Ketua KBM. Menurut Mudarta, paket Suwandhi-Arjaya memiliki rating tertinggi dalam survei di antara paket-paket simulasi lainnya. ”Paket Suwandhi-Arjaya sudah dipastikan akan kami usung untuk Pilkada Denpasar. Kita sudah sampaikan ke DPP. Tinggal menunggu ditandatangani saja rekomendasinya,” ujar Mudarta, Senin kemarin. Menurut Mudarta, KBM pasang target bisa memenangkan pertarungan di Pilkada Denpasar 2015. Ini harus diraih, demi mewujudkan harapan ‘Denpasar Baru’. “Untuk perubahan Denpasar, perlu pemimpin yang memiliki kemampuan. Rakyat Denpasar sangat cerdas dan pasti bisa menilai, sehingga akan memilih dengan rasional, bukan emosional. Suwandhi-Arjaya ini sudah banyak berbuat ketika mewakili rakyat Denpasar di DPRD Bali,” tegas Mudarta.

Sementara, untuk Pilkada 2015 di empat daerah lainnya, KBM hingga kini belum ada mengerucutkan paket calon. Untuk Pilkada Tabanan 2015, masih ada dua pasangan calon yang bersaing berebut tiket rekomendasi Cabup-Cawabup di KBM: Ketut Arya Budi Giri-Ni Nengah Sri Labantari vs Wayan Sarjana-IB Komang Astawa Merta. Arya Budi Giri alias ABG merupakan kader Golkar, sementara Sarjana kader PDIP, Sri Labantari adalah kader Gerindra, dan Astawa Merta kader Demokrat. Untuk Pilkada Bangli 2015, KBM menjagokan pasangan IB Brahmaputra-Ketut Ridet sebagai Cabup-Cawabup. Brahmaputra adalah kandidat independen yang dulu diusung Demokrat sebagai Cabup Bangli di Pilkada 2015, sementara Ketut Ridet adalah fungsionaris DPD Demokrat Bali. Untuk Pilkada Jembrana 2015, muncul wacana paket Nengah Tamba-Made Suardana diusung KBM sebagai Cabup-Cawabup. Nengah Tamba adalah Ketua Bappilu DPD Demokrat Bali yang kini Ketua Komisi III DPRD Bali, sementara Suardana menjabat Ketua DPD II Golkar Jembrana. Sementara itu, jurus zig zag terjadi di Badung. Tiba-tiba, muncul nama wayan Adi Arnawa ke bursa Cabup Badung di internal KBM untuk Pilkada 2015, setelah Kadispenda Badung ini terpental dari pencalonan di PDIP. Informasi terkini, Senin kemarin, ada dua skenario untuk Adi Arnawa. Pertama, menduduki posisi Cabup Badung bertandem dengan Made Sudiana (kader Golkar) di posisi Cawabup. Kedua, Made Sudiana (kandidat incumbent yang kin i Wakil Bupati Badung) menduduki posisi Cabup dengan Adi Arnawa jadi tandemnya di posisi Cawabup. Informasinya, soal posisi Badung 1 dan Badung 2 antara Sudiana dan Adi Arnawa ini masih tarik ulur. Sebab, keduanya sama-sama ngotot menduduki psosisi Cabup Badung. Sebelumnya, Adi Arnawa sempat santer diisukan akan dapat rekomendari dari DPP PDIP sebagai Cabup Badung, atas dorongan politisi senior asal Puri Satria Denpasar, AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat. Namun, Adi Arnawa akhirnya terpental, karena PDIP lebih memilih paket Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa maju ke Pilkada Badung 2015.

Selain paket Adi Arnawa-Sudiana atau Sudiana-Adi Arnawa, ada lagi beberapa simulasi paket Cabup-cawabup Badung di internal KBM. Dalam simulasi ini, semuanya menempatkan Sudiana di possisi Cabup, yakni Sudiana-Nyoman Sutrisno dan Sudiana-AA Gerana Putra. Sedangkan paket Sudiana-Made Sunarta yang sebelumnya juga disimulasikan, dipastikan gugur. Made Sunarta yang Ketua DPC Demokrat Badung, terang-terangan mengaku tidak ikut lagi bursa calon di KBM untuk Pilkada 2015. “Saya dukung Gerana Putra dan Nyoman Sutrisno saja,” ujar Sunarta, Senin kemarin. Lempar handuk? “Ah, saya nggak ikut-ikut. Tidak maju seterusnya, cukup jadi kader dan wakil rakyat di DPRD Badung saja,” jelas Sunarta yang kini Wakil Ketua DPRD Badung.








sumber : nusabali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen