Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Ini Paket PDIP dalam Pilkada, Koster Larang Calon PDIP ke Diskotik

Ini Paket PDIP dalam Pilkada, Koster Larang Calon PDIP ke Diskotik

Written By Dre@ming Post on Rabu, 22 Juli 2015 | 11:19:00 AM

Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster bersama beberapa calon paket PDIP untuk Pilkada 2015 di Sekretariat DPD PDIP, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Selasa (21/7/2015).
DENPASAR - Teka-teki paket yang akan diusung PDIP pada Pilkada Badung dan Karangasem terjawab sudah.

Untuk Kabupaten Badung jatuh pada pasangan I Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa, sedangkan Kabupten Karangasem dipilih paket Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati.

Rekomendasi ini diumumkan secara resmi oleh Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster pada Rakercabsus DPC PDIP 6 kabuten/kota di Sekretariat DPD PDIP Bali Jalan Cok Agung Tesna Gang Moncong Putih, Denpasar, Selasa (21/7/2015).

Sebelumnya PDIP juga telah menerbitkan rekomendasi untuk Kabupaten Tabanan, Jembrana, Bangli, dan Kota Denpasar.

Tapi secara resmi rekomendasi tersebut diserahkan melalui forum Rakercabsus tersebut.

Untuk empat kabupaten/kota itu, PDIP merekomendasikan pasangan incumbent.

Mereka adalah pasangan Ni Putu Eka Wiryastuti Sos dan I Komang Gede Sanjaya (Tabanan), I Putu Artha SE MM dan I Made Kembang Hartawan SE MM (Jembrana), I Made Gianyar SH M.Hum dan Sang Nyoman Sedana Artha SE (Bangli), dan Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra SE MSi dan I Gusti Ngurah Jaya Negara (Denpasar).

Kepada enam calon paket tersebut, Koster meminta segera menyiapkan diri.

Baik itu syarat adminsitrasi yang akan diserahkan ke KPU, serta draft visi misi.

Koster juga meminta para calon PDIP bisa menjaga sikap di tengah masyarakat.

Ia tak ingin popularitas calon justru jatuh akibat tindakan pribadi yang mencoreng nama baik paket.

“Jaga diri baik-baik, jangan ke diskotik, nanti bisa diintai lawan, mohon jaga martabat dan kewibawaan partai,” kata politisi asal Buleleng itu.

Anggota DPR RI ini juga mengistruksikan agar seluruh kader mulai dari ranting sampai pengurus DPC untuk menghidupkan mesin partai dalam rangka memenangkan paket yang diusung.

Bagi yang membelot dari instruksi partai akan dikenakan sanksi.

Dari rekomendasi yang dikeluarkan, ada perbedaan antara paket yang diusung di empat kabupaten tersebut dengan Badung dan Karangasem.

Di mana keempat kabupaten tersebut telah mendapat rekomendasi yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sehingga bisa digunakan sebagai berkas pendaftaran yang akan diserahkan ke KPU saat pendaftaran.

Sedangkan untuk Kabupaten Badung dan Karangasem rekomendasi yang diterbitkan hanya untuk kepentingan internal karena ditandatangani oleh Ketua Bapillu DPP PDIP Bambang DH dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristanto.

“Rekomendasi untuk Badung dan Karangasem belum ditandatangani ketua umum karena agenda Bu Mega sangat sibuk mengurus Pilkada di seluruh Indonesia, tapi saya jamin rekomendasi yang diserahkan hari ini tidak akan berubah,” kata Koster, sembari menambahkan rekomendasi yang ditandatangani ketua umum akan diserahkan jelang pendaftaran ke KPU.

Dijelaskan Koster, khusus di Badung, walau tidak mengikuti fit and proper test di PDIP, Ketut Suiasa mendapat posisi calon wakil melalui pintu DPP.

Sedangkan untuk paket Sudirta-Sumiati mendapat restu PDIP sehari sebelum Rakercabsus

Pada kesempatan ini Koster menginstruksikan agar seluruh paket yang diusung PDIP kompak mendaftar 28 Juli atau hari terakhir masa pendaftaran calon.

“Sudah ditetapkan semua mendaftar tanggal 28 sesuai hari baik,” kata Koster.

Pada kesempatan tersebut, kader Golkar Badung Ketut Suiasa yang dicalonkan sebagai wakil bupati mengaku siap mundur dari posisinya sebagai wakil ketua DPRD Badung.

Selain itu Suiasa berharap agar induk partainya yang kini sedang mengalami dualisme di DPP bisa memberikan dukungan penuh.

Sebab Golkar belum secara resmi menerbitkan rekomendasi bagi paket Giri-Suiasa.

“Bagaimana pun semua tahu saya lahir dari rahim Golkar, saya berharap partai saya bisa menerima realitas politik,” kata Suiasa.

Menurut Suiasa, keputusan berkoalisi dengan PDIP di Badung didasari aspirasi kader-kader Golkar di Bumi Keris.

Suiasa mengaku sama sekali tidak keluar dari rel partai dan akan tetap menjadi kader Golkar.

“Sudah ada pembicaraan struktur partai antara PDIP dan Golkar di Badung, kedua belah pihak sepakat untuk berkoalisi,” kata tokoh Golkar Badung ini.








sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Tanpa Urunan, PDIP Gotong Royong Menangkan KBS-Ace

DENPASAR - Kader PDIP gotong-royong dalam memenangkan KBS-Ace (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati), pasangan Cagub-Cawagub ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen