Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Mantapkehh!..Meski Tandus, Desa Adat Kutuh Raup Keuntungan Rp 4,4 Miliar Lebih

Mantapkehh!..Meski Tandus, Desa Adat Kutuh Raup Keuntungan Rp 4,4 Miliar Lebih

Written By Dre@ming Post on Minggu, 12 Juli 2015 | 12:00:00 PM

Adalah Unit LPD, Wisata Pandawa, Wisata Gunung Payung Cultural Park, Unit Barang dan Jasa, Unit Atraksi Wisata Paragliding, dan Unit Utsaha Piranti Yadnya.BUMDA dipimpin seorang Maha Manggala Utama sedangkan masing-masing unit dipimpin Manggala.Dari hasil evaluasi kerja semester pertama 2015, keuntungan yang diperoleh sudah mencapai Rp 4,4 miliar lebih.Target pada tahun 2015 Rp 10 miliar.
MANGUPURA - Desa Adat Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali kini menjadi desa dengan destinasi pariwisata yang digandrungi wisatawan.

Bahkan Pandawa kini menjadi ikon pariwisata baru di kawasan Badung Selatan.

Panorama Pantai Pandawa, Gunung Payung kini banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Desa adat ini terletak di daerah yang tandus kini memiliki cukup banyak potensi dan kini dikembangkan untuk menopang kegiatan-kegiatan adat dan budaya.

Desa Adat Kutuh memiliki 800 keluarga pengarep tersebar dalam empat banjar adat.

Adalah Banjar Pantigiri, Banjar Jaba Pura, Banjar Kaja Jati, dan Banjar Petangan.

Desa Kutuh memiliki tanggung jawab ngempon 14 pura baik Kahyangan Desa maupun Dhang Kahyangan.

Menurut Bendesa Adat Kutuh, I Made Wena, Jumat (10/7/2015), menghindari tumpang tindih pengelolaan dan mengoptimalkan pengelolaan, maka potensi desa dikelola melalui badan usaha terintegrasi yang disebut Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat (BUMDA).

Dikatakan, sekarang ini BUMDA Desa Adat Kutuh membawahi enam unit usaha.

Adalah Unit LPD, Wisata Pandawa, Wisata Gunung Payung Cultural Park, Unit Barang dan Jasa, Unit Atraksi Wisata Paragliding, dan Unit Utsaha Piranti Yadnya.

BUMDA dipimpin seorang Maha Manggala Utama sedangkan masing-masing unit dipimpin Manggala.

Dari hasil evaluasi kerja semester pertama 2015, keuntungan yang diperoleh sudah mencapai Rp 4,4 miliar lebih.

Target pada tahun 2015 Rp 10 miliar.

"Saat ini kami sedang mulai dirintis unit utsaha ketujuh yaitu unit utsaha layanan kesehatan masyarakat adat. Untuk fasilitasnya kita sudah memiliki sebuah mobil ambulance," ujar Wena, kemarin

Lebih lanjut Wena mengatakan, pembentukan unit-unit tersebut memberikan kesempatan kepada krama Desa Adat Kutuh untuk ngayah dalam berbagai posisi.

Selain Maha Manggala Utama dan Manggala Unit Utsaha juga tenaga pengaman dan parkir, tenaga administrasi, dan tenaga sopir kebersihan.

Lebih lanjut Wena mengatakan pada awal Mei lalu, pihaknya membuat Memorandum of Understanding (MoU) Pengamanan Terpadu Lima pimpinan kelembagaan pengamanan.

Pelaksanaan MoU itu berlangsung di Pos Polisi Kutuh melibatkan kepolisian, Kecamatan Kuta Selatan, TNI, Perbekel Kutuh, dan Desa Adat Kutuh.

"Keamanan dan kenyamanan merupakan kunci utama pergerakan perekonomian masyarakat. Jika wilayah aman dan nyaman, maka orang akan selalu datang ke Kutuh dan akan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan Kutuh," jelas mantan Ketua Panwaslu Badung ini.

"Adanya kesepahamam dengan pembentukan pos koordinasi pengamanan wilayah terpadu yang berkedudukan di pospol Kutuh. Melalui pos koordinasi yang sudah disepakati, semoga keamanan Kutuh bisa terjaga secara bersama-sama," tandasnya.







sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Lawan Politik PDIP Badung Di Gawangi Giri Prasta Malu, Kenapa?

Bupati Giri Prasta jauh lebih besar ketimbang bansos yang dibawa kader non PDIP untuk masyarakat Badung DENPASAR - Lawan-lawan politik...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen