Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Akankah Menang Telak? Relawan Adi Braya Backup Giri-Suiasa

Akankah Menang Telak? Relawan Adi Braya Backup Giri-Suiasa

Written By Dre@ming Post on Senin, 24 Agustus 2015 | 7:18:00 AM

Dukungan Relawan Adi Braya ini dikonkretkan dalam pertemuan dengan Nyoman Giri Prasta, kandidat Calon Bupati (Cabup) Badung yang digelar di Banjar Sading Negara Kaja, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (20/8) malam. Pertemuan malam itu digelar di Koordinator Relawan Adi Braya Kabupaten Badung, I Made Agustinus alias De Guk. Dalam pertemuan itu, hadir sejumlah Koordinator Lapangan (Korlap) Relawan Adi Braya dari perbagai kawasan. Hanya saja, Ketut Suiasa, politisi Golkar yang diusung PDIP sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Badung, tidak ikut hadir mendampingi Giri Prasta malam itu.
MANGUPURA - Pasangan I Nyoman Giri Prasta-I Cetut Suiasa, Cabup-Cawabup Badung yang diusung PDIP, mendapat suntikan amunisi untuk tarung ke Pilkada, 9 Desember 2015 mendatang. Pasalnya, barisan pendukung Wayan Adi Arnawa yang tergabung dalam Relawan Adi Braya ikut merapatkan dukungan untuk Giri Prasta-Suiasa.

Dukungan Relawan Adi Braya ini dikonkretkan dalam pertemuan dengan Nyoman Giri Prasta, kandidat Calon Bupati (Cabup) Badung yang digelar di Banjar Sading Negara Kaja, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (20/8) malam. Pertemuan malam itu digelar di Koordinator Relawan Adi Braya Kabupaten Badung, I Made Agustinus alias De Guk. Dalam pertemuan itu, hadir sejumlah Koordinator Lapangan (Korlap) Relawan Adi Braya dari perbagai kawasan. Hanya saja, Ketut Suiasa, politisi Golkar yang diusung PDIP sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Badung, tidak ikut hadir mendampingi Giri Prasta malam itu.

Nah, dalam pertemuan dengan Giri Prasta malam itulah, Relawan Adi Braya secara tegas deklarasikan dukungannya untuk Giri Prasta-Suiasa. “Dukungan ini (Relawan Adi Braya) sipatnya spontan. Dukungan diberikan karena kita melihat pasangan Giri-Suiasa memiliki arah perjuangan yang segaris dengan apa yang menjadi semangat dan tujuan Relawan Adi Braya,” ungkap Made Agustinus alias De Guk, Minggu (23/8). Relawan Adi Braya adalah kelompok relawan pendukung Wayan Adi Arnawa, tokoh birokrasi asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Wayan Adi Arnawa yang kini menjabat Kelapa Dinas pendapatan daerah (Kadispenda) Badung, sempat beresaing dengan Nyoman Giri Prasta memperebutkan rekomendasi tiket Cabup Badung dari DPP PDIP.

Namun, Adi Arnawa akhirnya tersingkir. Pasca tersingkir dari perebutan rekomendasi di PDIP, Adi Arnawa sempat merapat ke Koalisi Bali Mandara (Golkar-Demokrat-Gerindra) untuk berebut tiket Cabup Badung di sana. Nanun, Koalisi Bali Mandara (KBM) yang akhirnya pecah di Badung karena Golkar mengalihkan dukungan ke Giri Prasta-Suiasa, pilih merekomendasi pasangan I Made Sudiana-I Nyoman Sutrisno sebagai Cabup-Cawabup ke Pilkada 2015. Jadi, Pilkada Badung 2015 nanti akan menjadi ajang tarung head to head antara Giri Prasta-Suiasa vs Sudiana-Sutrisno. Giri Prasta-Suiasa diusung PDIP dan NasDem dengan didukung Golkar. Sedangkan Sudiana-Sutrisno diusung Demokrat-Gerindra. Giri Prasta adalah politisi PDIP asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung yang diusung partainya sebagai Cabup ke Pilkada Badung 2015. Saat ini, Giri Prasta menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Badung dan sekaligus Ketua DPRD Badung dua periode (2009-2014 dan 2014-2019). Sedangkan Ketut Suiasa adalah politisi Golkar asal desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Saat ini, Suiasa menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Badung dan sekaligus sekaligus Wakil Ketua DPRD Badung dua periode (2009-2014 dan 2014-2019).

Sebaliknya, Made Sudiana adalah politisi senior Golkar asal Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara yang mantan Wakil Bupati Badung 2014-2015. Sementara Nyoman Sutrisno adalah politisi Demokrat asal Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung. Saat ini, Sutrisno duduk di Fraksi Demokrat DPRD Badung 2014-2019. Giri Prasta sendiri mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan Relawan Adi Braya. Menurut Giri Prasta, visi misi Relawan Adi Braya sejalan dengan visi misi Giri-suiasa. “Kita satu visi berjuang untuk masyarakat Badung yang Santhi lan Jagadhita. Jadi, kami mengucapkan terimakasih dan sangat berbangga mendapat dukungan dari teman-teman, sahabat, dan saudara-saudara di Relawan Adi Braya,” tegas Giri Prasta, Minggu kemarin. Dengan dukungan Relawan Adi Braya yang sangat kompak, Giri Prasta menyatakan semakin percaya diri menghadapi Pilkada Badung 2015. “Siapa yang tak kenal Relawan Adi Braya di Badung. Mereka kompak, solid, dan sangat mengakar,” ujar Giri Prasta sembari mengajak semuanya bersama-sama membangun Badung agar masyarakatnya lebih sejahtera. Di sisi lain, Wayan Adi Arnawa selaku pendiri Relawan Adi Braya mengakui apa yang menjadi keputusan relawannya adalah hal politik mereka sebagai masyarakat. Karena itu, Adi Arnawa tidak bisa melarang atau mengarah-arahkan dukungan Relawan Adi Braya ke salah satu pasangan calon yang akan tarung ke Pilkada Badung, 9 Desember 2015. Bagi seorang birokrat seperti dirinya, kata Adi Arnawa, berprinsip harus netral dalam masalah politik. “Saya selaku pribadi harus tetap netral. Tapi, bagi Relawan Adi Braya, saya persilakan mereka menyalurkan apirasinya. Mereka juga punya hak politik,” tandas Adi Arnawa sembari berharap semua lapisan masyarakat, termasuk Relawan Adi Braya, ikut sukseskan Pilkada 2015.

Sementara itu, PDIP akan kerahkan segala kekuatan partai untuk memenangkan Pilkada Badung 2015, Pilkada Denpasar 2015, Pilkada Tabanan 2015, Pilkada Bangli 2015, Pilkada Karangasem 2015, dan Pilkada Jembrana. DPP PDIP wajibkan seluruh 4 anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali turun gunung untuk memenangkan jagonya di Pilkada 2015 serentak nanti. Empat (4) anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali masing-masing Wayan Koster (politisi asal Buleleng yang Ketua DPD PDIP Bali sekaligus Ketua Tim Pemenangan Paket Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2015), I Made Urip (politisi asal Tabanan yang Ketua DPP PDIP), I Gusti Agung Rai Wirajaya (asal Denpasar), dan Nyoman Dhamantra (asal Denpasar). “DPP PDIP mewajibkan seluruh anggota Fraksi PDIP DPR RI turun gunung menangkan Pilkada 2015. Ya, bagi-bagi tugaslah. Apa bentuknya, di mana basis massanya, turun gunung-lah,” ujar Ketua DPP PDIP Made Urip di sela acara penguatan visi misi pasangan calon dari partainya di Kantor Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar, Minggu kemarin.

Made Urip mengingatkan, para anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali harus turun menggarap basis massa yang sudah dibinanya saat Pileg 2014. “Segala potensi itu dikerahkan. Pilkada ini kan juga pertarungan yang menentukan. Saya di Tabanan punya basis massa 120.000 orang, ya akan saya maksimalkan. Demikian pula teman-teman anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali lainnya,” tegas politisi asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang sudah 4 periode duduk di DPR RI Dapil Bali ini. Bukan hanya Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali yang diwajibkan terjun menangkan jagonya di Pilkada 2015. Menurut Made Urip, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali juga harus turun menangkan jago di Dapilnya. Apalagi, anggota Fraksi PDIP DPRD Bakubaten/Kota yang daerahnya menggelar Pilkada 2015, mereka wajib hukumnya memenangkan calon. Menurut Made Urip, PDIP kini memiliki tantangan sangat berat di Pilkada Karangasem 2015 dan Pilkada Badung 2015. Sebab, di dua daerah ini, PDIP dalam status berjuang merebut kekuasaan. “Di Karangasem, persaingannya sangat keras dan ketat. Di Badung dan Karangasem itu hamper sama persaingannya. Peluang tetap terbuka, tapi jangan lengah,” katanya.

Sedangkan Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, kembali menegaskan target sapu bersih kemenangan Pilkada 2015 serentak di 6 daerah di Bali. Dari peta politik saat ini, Koster menilai perjuangan di Badung dan Karangasem sama-sama berat, tapi peluang menang tetap terbuka. ”Badung dan Karangasem itu tantangan berat. Tapi, kita bukan pesimistis. Bertarung itu harus optimis dan menang. Kita optimis bisa maksimal di 6 Pilkada 2015, dengan catatan seluruh elemen partai kerja. Jangan ada yang leha-leha dan merasa sudah unggul, padahal masih ada kelemahan,” ujar politisi yang akademisi bergelar Doktor Ilmu Matematika dari ITB Bandung ini.

Di Pilkada Karangasem 2015, PDIP usung paket I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati. Mereka akan tarung segitiga melawan pasangan I Made Sukerana-I Komang Kisid (diusung Golkar-Gerindra) dan IGA Mas Sumatri-I Wayan Artadipa (diusung NasDem-PKPI-Hanura). Di Pilkada denpasar 2015, PDIP usung pasangan incumbent IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara, namun hingga kini belum ada lawan menyusul buyarnya paket Ketut Suwandhi-Made Arjaya (yang diusung Koalisi Bali Mandara). Sebaliknya, di Pilkada Tabanan 2015, PDIP usung paket incumbent Ni Putu Eka Wiryastuti-I Komang Gede Sanjaya, yang akan tarung head to head lawan Wayan Sarjana-IB Astawa Merta (diusung Demokrat-Gerindra-Hanura-NasDem). Demikian pula di Pilkada Bangli 2015), PDIP usung incumbent Made Gianyar-Sang Nyoman Sedana Arta untuk tarung head to head lawan IB Brahmaputra-Ketut Ridet (diusung Demokrat-Gerindra). Sedangkan di Pilkada Jembrana 2015, PDIP usung paket incumbent Putu Artha-Made Kembang Hartawan.











sumber : nusabali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen