Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Debat Pilkada, GiriAsa:"PAD Badung Rp 3 T, Tapi Ada Masyarakat Miskin"

Debat Pilkada, GiriAsa:"PAD Badung Rp 3 T, Tapi Ada Masyarakat Miskin"

Written By Dre@ming Post on Kamis, 27 Agustus 2015 | 7:04:00 AM

Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa yang dapat giliran kedua, kemarin memaparkan visi misi bertajuk ‘Memantapkan Pembangunan Badung Berlandaskan Tri Hita Karana Menuju Masyarakat yang Maju, Damai, dan Sejahtera’. Pasangan Cabup-Cawabup Badung yang diusung PDIP bersama NasDem dan Golkar ini juga membawa moto ‘Merakyat, Tangguh, dan Berbudaya’. Giri Prasta-Suiasa menegaskan tekadnya untuk membangun Kabupaten Badung yang memiliki luas 418,52 km persegi, dan jumlah penduduk 461.384 jiwa (data tahun 2014 ). Meski tergolong sebagai kabupaten dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas rata-rata di Bali, yaitu mencapai Rp 3 triliun (tahun 2014), Badung juga memiliki sejumlah permasalahan. Nah, permasalahan itulah yang akan jadi program Giri Prasta-Suiasa dalam membangun Badung ke depan. Pengalamannya selama tiga periode mengabdikan diri sebagai anggota DPRD Badung (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019), membuat Giri Prasta-Suiasa mengusai kondisi dan permasalahan di Gumi Keris. Sejumlah permasalahan yang dihadapi Pemkab Badung ke depan, antara lain, tingginya laju pertumbuhan penduduk, kemiskinan, kesenjangan pendapatan, pencemaran lingkungan hidup, penyebaran HIV dan AIDS, persaingan industri kepariwisataan, persaingan global dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Tahun 2015, ketahanan pangan, hingga belum berimbangnya pembangunan antar sektor dan antar wilayah
MANGUPURA - Sehari setelah pengundian nomor urut, dua pasangan Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup) Badung yang akan tarung head to head ke Pilkada 2015, I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa dan I Made Sudiana-I Nyoman Sutrisno, langsung beradu visi misi, Rabu (26/8). Adi visi misi membangun Badung ke depan ini dilakoni Giri Prasta-Suiasa (pasangan calon nomor urut 1 yang diusung PDIP-NasDem didukung Golkar) dan Sudiana-Sutrisno (pasangan calon nomor urut 2 yang diusung Demokrat-Gerindra) dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Badung.

Acara pemaparan visi misi paket Giri Prasta-Suiasa dan Sudiana-Sutrisno, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Badung di Gedung Dewan, Puspem Badung kawasan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Rabu kemarin, digelar sejak pagi pukul 10.30 Wita. Kegiatan ini dihadiri Penjabat Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka, seluruh anggota DPRD Badung, Kepala SKPD Pemkab Badung, para Camat se-Badung, dan kalangan Perbekel/Lurah se-Badung. Masing-masing pasangan calon diberi waktu 40 menit untuk memaparkan visi misinya. Acara pemaparan visi misi pasangan calon dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Badung kemarin, kontan jadi gunjingan. Pasalnya, dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Walikota dan Wakil Walikota, tidak mencatumkan penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon. Konon, hanya di Pilkada Badung 2015 saja ada penyampain visi misi kandidat dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD. Ketua KPU Badung, AA Gede Raka Nakula, menyatakan penyampaian visi misi pasangan calon ini memang tidak diatur dalam PKPU, namun terlaksana dengan difasilitasi DPRD Badung. Penyampian visi-misi yang difasilitasi DPRD Badung ini pun telah dikonsultasikan ke KPU Pusat melalui KPU Bali. “Jadi, tidak ada masalah. Kami apresiasi ke Pimpinan DPRD Badung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, karena kami memang bersurat untuk dapat kiranya disampaikan visi misi tersebut,” terang Raka Nakula saat dikonfirmasi, Rabu kemarin.

Raka Nakula menganggap penyampaikan visi misi ini bagus dan penting, karena bertujuan untuk menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), sehingga juga menjadi pertanggungjawaban pasangan calon atas segala program yang dicanangakan ketika nanti mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung. “Kalau itu (visi misi) tidak melalui rapat paripurna, lalu bagaimana nanti pertanggungjawabannya sebagi Bupati dan Wakil Bupati jika visi misi menyimpang dari pelaksanaan ketika menjabat?” kat Raka Nakula.

Sementara itu, pasangan Made Sudiana-Nyoman Sutrisno mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan visi misinya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Badung, Rabu kemarin. pasangan calon yang diusung Demokrat-Gerindra ini menampilkan visi misi bertajuk ‘Membangan Badung Bagus Berlandaskan Tri Hita Karana. Badung Bagus yang Bersih, Gemah Ripah, Unggul, dan Sejahtera’. Saat memaparkan visi misinya, Cabup Made Sudiana (kader Golkar yang mantan Wakil Bupati Badung 2014-2015) berkali-kali menyebut istilah ‘Badung Bagus’. “Bagus itu kepanjangan dari bersih, aman, gemah ripah, unggul, dan sejahtera. Kami juga akan mensinergikan pariwisata dan pertanian,” ujar Sudiana.

Sedangkan pasangan, Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa yang dapat giliran kedua, kemarin memaparkan visi misi bertajuk ‘Memantapkan Pembangunan Badung Berlandaskan Tri Hita Karana Menuju Masyarakat yang Maju, Damai, dan Sejahtera’. Pasangan Cabup-Cawabup Badung yang diusung PDIP bersama NasDem dan Golkar ini juga membawa moto ‘Merakyat, Tangguh, dan Berbudaya’. Giri Prasta-Suiasa menegaskan tekadnya untuk membangun Kabupaten Badung yang memiliki luas 418,52 km persegi, dan jumlah penduduk 461.384 jiwa (data tahun 2014 ). Meski tergolong sebagai kabupaten dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas rata-rata di Bali, yaitu mencapai Rp 3 triliun (tahun 2014), Badung juga memiliki sejumlah permasalahan. Nah, permasalahan itulah yang akan jadi program Giri Prasta-Suiasa dalam membangun Badung ke depan. Pengalamannya selama tiga periode mengabdikan diri sebagai anggota DPRD Badung (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019), membuat Giri Prasta-Suiasa mengusai kondisi dan permasalahan di Gumi Keris. Sejumlah permasalahan yang dihadapi Pemkab Badung ke depan, antara lain, tingginya laju pertumbuhan penduduk, kemiskinan, kesenjangan pendapatan, pencemaran lingkungan hidup, penyebaran HIV dan AIDS, persaingan industri kepariwisataan, persaingan global dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Tahun 2015, ketahanan pangan, hingga belum berimbangnya pembangunan antar sektor dan antar wilayah.

Dengan visi ‘Memantapkan Pembangunan Badung Berlandaskan Tri Hita Karanan Menuju Masyarakat yang Maju, Damai, dan Sejahtera’, Giri Prasta-Suiasa siap memecahkan permasalah-permasalah tersebut. Visi misi ini merupakan perumusan dari empat pilar kebangsaan dan ajaran Tri Sakti Bung Karno. “Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkeperibadian di bidang budaya adalah ajaran Tri Sakti Bung Karno yang menjadi landasan idiologis,” jelas Giri Prasta, Cabup yang juga Ketua DPC PDIP Badung dan sekaligus Ketua DPRD Badung. Giri Prasta menegaskan, visi misi yang disusunnya juga sejalan dengan ‘sembilan kebijakan pemerintah nasional’ dan RPJPD Badung tahun 2005-2025. “Sehingga, terjadi keselarasan dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Badung yang selama ini telah berjalan dengan baik,” tegas politisi asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung (Utara) ini.





sumber : nusabali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    3 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

MUDP Tak Larang Kremasi Hanya Harus Lapor Bendesa

"Tapi kami juga tidak melarang krama melakukan kremasi, sepanjang itu bisa dilakukan di desa pakraman yang nantinya sama-sama menjag...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen