Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Utak Atik, Kursi Panas Sekretaris Golkar Telan Korban

Utak Atik, Kursi Panas Sekretaris Golkar Telan Korban

Written By Dre@ming Post on Kamis, 10 September 2015 | 8:02:00 AM

Sebelum dipromosikan menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali melalui proses reshuffle kali ini, Putu Yuda Suparsana menduduki jabatan Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2009 silam. Politisi Beringin asal Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem ini mulai efektif menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali per 9 September 2015 kemarin. Sesuai hasil reshuffle, posisi Yuda Suparsana selaku Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali digantikan oleh I Wayan Subawa. Sebelumnya, Wayan Subawa menduduki jabatan Ketua Litbang DPD I Golkar Bali hasil reshuffle tahun 2012 lalu.Gbr Ist
DENPASAR - Kursi ‘panas’ DPD I Golkar Bali kembali telan korban. Kali ini, sebagaimana diprediksi sebelumnya, I Komang Purnama benar-benar terjungkal dari jabatan Sekretaris DPD I Golkar Bali dan resmi digantikan I Putu Yuda Suparsana. SK DPP Golkar soal penugasan Putu Yuda Suparsana melalui reshuffle ini pun sudah diturunkan ke Bali, Rabu (9/9).

Sebelum dipromosikan menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali melalui proses reshuffle kali ini, Putu Yuda Suparsana menduduki jabatan Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2009 silam. Politisi Beringin asal Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem ini mulai efektif menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali per 9 September 2015 kemarin. Sesuai hasil reshuffle, posisi Yuda Suparsana selaku Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali digantikan oleh I Wayan Subawa. Sebelumnya, Wayan Subawa menduduki jabatan Ketua Litbang DPD I Golkar Bali hasil reshuffle tahun 2012 lalu.

Sebaliknya, Komang Purnama dialihkan menjadi Ketua Bidang Infokom DPD I Golkar Bali. Ini pula sesuai dengan prediksi yang diturunkan edisi sebelumnya. Adsa beberapa versi di balik pencopotan Komang Purnama dari jabatan strategis DPD I Golkar Bali memang banyak versi. Salah satunya, Purnama dicopot karena dianggap tidak maksimal, bahkan dikait-kaitkan dengan isu money politics rekomendasi kandidat Cabup-Cawabup untuk Pilkada 2015. Namun, ada versi menyebut Purnama sengaja mengajukan pengunduran diri agar bisa fokus mengurus usaha bisnisnya. Bocoran yang diperoleh, reshuffle DPD I Golkar Bali yang mnenempatkan Yuda Suparsana ke posisi strategis sebagai Sekretaris DPD I Golkar menggantikan Komang Purnama ini difinalkan melalui rapat pengurus di Sector Bar, Inna The Grand Bali Beach Hotel Sanur, Denpasar Selatan, Senin (7/9) lalu. Rapat di Sector Bar tersebut dipimpin langsung Ketua DPD I Golkar Bali pro Munas Nusa Dua (pimpinan Aburizal Bakrie), I Ketut Sudikerta.

Para elite Beringin yang hadir dalam rapat hari itu, antara lain, Wakil Ketua DPD I Golkar Bali I Gusti Putu Wijaya, Ketua Litbang DPD I Golkar Bali Wayan Subawa, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Golkar Bali Wayan Muntra, dan Wakil Sekretaris DPD I Golkar Bali I Gusti Lanang Rai Wibhiseka. Bahkan, Korwil Bali DPP Golkar I Gusti Agung Bagus Adhi Mahendra Putra juga hadir.

Informasi yang berkembang, dalam rapat finalisasi reshuffle kepengurusan DPD I Golkar Bali yang dipimpin langsung Ketut Sudikerta di Sanur kala itu, sempat diwarnai aksi protes dari kalangan sesepuh Beringin atas penunjukan Yuda Suparsana untuk menggantikan Purnama. “Sesepuh Golkar minta penunjukan Yuda Suparsana sebagai pengganti Purnama agar ditinjau ulang. Yang diusulkan jadi Sekretaris DPD I Golkar adalah Wayan Subawa,” ungkap sumber di lingkaran Golkar, Rabu kemarin. Ada sejumlah pertimbangan, kenapa sesepuh Beringin keberatan Yuda Suparsana dialihkan menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali. Salah satunya, Yuda Suparsana dianggap sudah pas dengan jabatannya sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali.

Yuda Suparsana pun diharapkan bisa fokus mengawal pemenangan Pilkada Karangasem, 9 Desember 2015, di mana Golkar bersama Gerindra usuang pasangan Made Sukerana-Komang Kisid sebagai Cabup-Cawabup. Lawan yang dihadapi di Pilkada Karangasem 2015 juga cukup berat, yakni pasangan I Gusti Ayu Mas Sumatri-wayan Artadipa (diusung NasDem-Hanura-PKPI dengan didukung Demokrat) dan Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati (diusung PDIP).

Menurut sumber tadi, sempat terjadi perdebatan alot soal jabatan Sekretaris DPD I Golkar Bali dalam rapat finalisasi reshuffle di Sanur, Senin siang. "Tapi, pada akhirnya Yuda Suparsana tetap dipilih sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali dan namanya dkirim ke DPP Golkar untuk dibuatkan SK,” sebut politisi kawakan Golkar yang wanti-wanti namanya jangan dikorankan ini. Betulkah? Wakil Ketua DPD I Golkar Bali, IGP Wijaya, membantah ada penolakan sesepuh terhadap penunjukan Yuda Suparsana sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali. Menurut Wijaya, Yuda Suparsana sudah resmi kini jadi Sekretaris DPD I Golkar Bali berdasarkan SK DPP Golkar. "Yuda sudah resmi dapat SK DPP Golkar sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali. SK-nya pun sudah turun. Tidak benar ada sesepuh yang protes terkait jabatan ini,” tandas Wijaya saat ditemui seusai rapat internal di Kantor Sekretariat DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar, Rabu sore. Ditegaskan Wijaya, pengganti Yuda Suparsana sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali juga sudah ditetapkan. "Pengganti Yuda Suparsana adalah Pak Wayan Subawa, yang sebelumnya bertugas di Litbang DPD I Golkar Bali. Ini sudah keputusan DPP Golkar,” papar politisi senior yang mantan Ketua DPD II Golkar Tabanan ini.

Sementara itu, Yuda Suparsana yang dikonfirmasi secara terpisah, Rabu kemarin, mengatakan dirinya hingga kini belum pegang SK DPP Golkar, meskipun sudah ditunjuk menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali. "Saya belum pegang SK-nya. Yang membawa usulan reshuffle ke Jakarta kemarin memang saya. Cuma, hasil keputusan DPP Golkar, bukan saya yang bawa. Jadi, tidak tahu nomor SK DPP Golkar terkait pengisian posisi sektetaris dan lainnya," ungkap Yuda Suparsana. Dengan dicopotnya Komang Purnama dan penunjukan Putu Yuda Suparsana sebagai penggantinya, maka kloplah label ‘kursi panas’ Sekretaris DPD I Golkar Bali. Berarti, dalam era kepemimpinan Ketut Sudikerta sejak Musda 2009 lalu, sudah tiga kali terjadi pergantian jabatan strategis Sekretaris DPD I Golkar Bali. Semuanya diawali dengan kisruh.

Awalnya, berdasatkan Musda 2009, Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati dipercaya menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali, mendampingi Ketut Sudikerta. Itu melanjutkan pola tandem mereka di Pilpres 2008, di mana Ketut Sudikerta menjadi Ketua Tim Pemenangan Paket JK-Wiranto Provinsi Bali, sementara Sri Wigunawati jadi Tim Pemenangan Paket JK-Wiranto Provinsi Bali. Namun, tiba-tiba mencuat nama Komang Purnama saat reshuffle DPD I Golkar Bali, 7 Februari 2012. Kala itu, Purnama diberi kepercayaan menggantikan Sri Wigunawati sebagai Sekretaris DPD I Golkar Bali. Sri Wigunawati sendiri dialihkan ke Bappilu DPD I Golkar Bali. Perlu dicatat, Sri Wigunawati dilengserkan dari jabatan Sekretaris DPD I Golkar Bali, setelah sempat berseteru dengan Gede Sumarjaya Linggih alias Demer yang waktu itu menjabat Wakil Sekjen DPP Golkar Hasil Munas Riau 2009---di bawah pimpinan Aburizal Bakrie. Purnama yang dipromosikan menggantikan Swi Wigunawati kala itu merupakan gerbongnya Demer.

Pencopotan mendadak Sri Wigunawati---yang notabene kader militan dan berkeringat---kala itu, kontan menuai protes sejumlah kader elite Golkar. Masalahnya, penggantian Sekretaris DPD I Golkar Bali tidak ada unsur yang terpenuhi sesuai dengan AD/ART partainya. Sri Wigunawati adalah Srikandi Golkar asal Jembrana yang juga Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali. Kemampuan mantan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jembrana---pendamping Made Naya Sudjana---di Pilkada 2005 ini sudah teruji. Nah, 3 tahun berselang, giliran Purnama yang dilengserkan dari jabatan Sekretaris DPD I Golkar Bali, digantikan Yuda Suparsana.









sumber : nusabali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Lawan Politik PDIP Badung Di Gawangi Giri Prasta Malu, Kenapa?

Bupati Giri Prasta jauh lebih besar ketimbang bansos yang dibawa kader non PDIP untuk masyarakat Badung DENPASAR - Lawan-lawan politik...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen