Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , , , , » Mega: "6 Pilkada di Bali Zona Hijau", Golkar: Kader Tak Dukung Giriasa, "Dipecat"!

Mega: "6 Pilkada di Bali Zona Hijau", Golkar: Kader Tak Dukung Giriasa, "Dipecat"!

Written By Dre@ming Post on Senin, 23 November 2015 | 7:35:00 AM

Megawati Soekarnoputeri dan Wayan Koster saat penyerahan buku dalam pertemuan Konsilidasi 45 tokoh dan para kandidat paslon Bupati.Badung dan Karangasem yang selama 10 tahun terakhir dikuasai lawan, juga masuk Zona Hijau di mana peluang menang jago PDIP cukup tinggi. Disi lain  Petinggi Golkar dua kubu kompak hadir dalam kampanye Giriasa di Lapangan Mengwi, Badung, Minggu (22/11). Sesuai skenario, kampanye terbuka pasangan I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Cabup-Cawabup Badung yang diusung PDIP-Golkar-NasDem-Hanura) di Lapangan Umum Mengwi, Badung, Minggu (22/11) sore, dihadiri tiga tokoh nasional: Megawati (PDIP), Aburizal Bakrie (Golkar), dan Agung Laksono (Golkar).
Berani Tak Dukung Giriasa, Kader Golkar Diancam "Dipecat"

MANGUPURA - Dalam orasinya, petinggi Golkar tegaskan akan jatuhkan sanksi bagi kader yang tidak mendukung Paket Giriasa (Giri Prasta-Suiasa) di Pilkada Badung 2015.

Trio Megawati, Aburizal Bakrie alias Ical, dan Agung Laksono yang kompak hadir dalam kampanye terbuka Giriasa, Minggu sore sekitar pukul 15.00 Wita, merupakan pucuk pimpinan parpol berbeda. Megawati adalah Ketua Umum DPP PDIP, sementara Ical merupaan Ketua Umum DPP Golkar versi Munas Nusa Dua, dan Agung Laksono adalah Ketua Umum DPP Golkar Munas Ancol.

Sekjen DPP Golkar Munas Nusa Dua, Idrus Marham, juga hadir bersama Wakil Ketua Umum DPP Golkar Munas Nusa Dua, Nurdin Halid. Seperti halnya Ical dan Agung Laksono, Idrus Marham dan Nurdin Halid juga sempat orasi dalam kampanye Giriasa kemarin sore.

Demikian pula Ketua DPD I Golkar Bali versi Munas Ancol, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, hadir bersama Wakil Ketua DPD I Golkar Bali pro Munas Nusa Dua I Gusti Putu Wijaya, Ketua DPD II Golkar Badung pro Munas Nusa Dua Wayan Muntra. Hanya saja, Ketua DPD I Golkar Bali pro Munas Nusa Dua, Ketut Sudikerta, tidak kelihatan di lapangan.

Sementara, Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP (parpol pengusung utama Giriasa), terjun bersama putranya yang fungsionaris DPP PDIP Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Made Urip, hingga anggota Fraksi PDIP DPR Ri Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka. Demikian pula Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster, yang juga anggota Fraksi PDIP DPR RI. Bukan hanya itu, ada dua anggota DPD RI Dapil Bali yang hadir dalamn kampanye Giriasa, yakni Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dan Kadek Lolak Arimbawa.

Megawati sendiri baru tiba di lokasi Lapanga Umum Mengwi, Minggu sore pukul 16.00 Wita, setelah kampanye berjalan sekitar 1 jam. Megawati datang bersamaan dengan mantan Bupati Badung dua kali periode (2005-2010 dan 2010-2015) yang diusung Demokrat-Golkar serta mitra koalisinya. Gde Agung notabene merupakan panglingsir Puri Ageng Mengwi.

Sebelum Megawati tiba di lokasi, duet Ical dan Agung Laksono bersama petinggi parpol lainnya telah tampil bergantian berorasi di hadapan belasan ribu massa pendukung Giriasa. Mengawali pidato politiknya, duet Ical dan Agung Laksono memberikan pujian terhadap Paket Giriasa, pasangan calon nomor urut 1 untuk Pilkada Badung 2015.

“Pasangan ini (Giri Prasta-Suiasa) sudah saling kenal lama. Mereka selama dua periode berpasangan sebagai Ketua dan Wakil Ketua DPRD Badung, sehingga mudahan-mudahan tidak ada salip menyalip bila menang,” ujar Ical.

Ical pun berharap Giriasa dapat lebih memakmurkan masyarakat Badung. Kendati masyarakat Badung sudah banyak bekerja di sektor pariwisata, kata Ical, mereka tetap berharap Giriasa agar dapat lebih memberikan kemakmuran. Ical pun mengajak masyarakat dan khususnya pendukung Giriasa untuk datang ke TPS dan mencoblos nomor urut 1. “Jangan lupa ajak istri, adik, pacar, tetangga, pilih nomor urut 1.”

Agung Laksono juga tak mau ketinggalan membakar semangat massa. Menurut Agung, Giriasa memiliki cita-cita mulia untuk memajukan Badung. “Kami mengetahui visi dan misi Giriasa adalah memantapkan dan menyuseskan program sebelumnya (era Bupati AA Gde Agung, Red),” katanya. “Program pemimpin sebelumnya sudah baik. Tinggal diteruskan. Kami saja yang jauh-jauh datang dari Jakarta untuk mendukung Giriasa. Kami tidak meragukannya. Jadi, pilih pasangan nomor urut 1,” ajak Agung.

Ketika Ical dan Agung berorasi, sejumlah hadirin berteriak menanyakan ke mana Ketua DPD I Gilkar Bali Ketut Sudikerta? “Mana Sudikerta?” teriak salah seorang pendukung. Ical pun menegaskan kader dan pengurus Golkar yang tidak mendukung instruksi partai, pasti akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham dan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurdin Halid, juga tak kalah tegasnya. Saat berorasi secara bergantian, Idrus Marham dan Nurdin Halid menegaskan dukungan partainya di Badung sudah jelas untuk Giriasa. Golkar pun akan jatuhkan sanksi bagi pengurus dan kader yang tidak mematuhi instruksi partai.

Ketika massa kembali berteriak untuk memecat siapa pun yang tidak mentaati garis partai, Nurdin Halid langsung todong Ketua DPD II Golkar Badung Wayan Muntra agar memberikan penegasan dukungan dan pastikan akan jatuhkan sanksi. “Ini Pak Wayan Muntra ditugaskan Ketua Umum (Ical) untuk memberikan sanki sesuai peraturan bagi kader yang tidak menjalankan amanah partai,” cetus Nurdin Halid. Wayan Muntra pun berorasi agar mendukung Giriasa.

Sementara, setelah berorasi, Ical dan Agung bersama Idrus Marham dan Nurdin Halid meninggalkan panggung megah kampanye Giriasa, dengan alasan ada agenda yang tak bisa ditinggalkan. Tak berselang lama, datanglah Ketua Umum PDIP Megawati bersama mantan Bupati badung AA Gde Agung, sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Megawati sempat selama 30 menit berorasi membakar semangat belasan ribu massa pendukung untuk mencoblos dan memenangkan Paket Giriasa. Menurut Mega, Giriasa adalah paket calon yang cocok memimpin Badung ke depan. “Saya sudah bicara dengan AA Gde Agung yang mantan Bupati Badung dua periode. Saatnya apa yang sudah dicapai beliau dilanjutkan oleh Giriasa. Masyarakat Badung ingin maju atau tidak? Kalau ingin maju, coblos nomor satu,” seru Mega.

Presiden RI ke-5 ini yakin Giriasa mampu memimpin Badung. Pasalnya, Giri Prasta dan Suiasa punya pengalaman selama tiga periode berdampingan pimpin DPRD Badung. Giriasa yang masih relatif muda sebagai calon pemimpin, disebutkan akan membawa gairah dan energi positif bagi pembangunan Badung. Mega juga memberikan wejangan kepada Giriasa. Sebagai calon pemimpin, kedunya diminta tidak mudah ingkar janji. “Kalau sampai Giriasa ingkar janji, maka silakan nanti masyarakat Badung menagihnya. Karena itu, Giriasa harus menepati janjinya,” tukas Mega.

Sementara, Paket Giriasa menyambut baik kehadiran pucuk pimpinan PDIP maupun Golkar dalam kampanye akbar kemarin sore. Sebab, ini mengindikasikan pucuk pimpinan partai berusaha memperbaiki perpolitikan di Badung, hingga benar-benar nyaman. Cabup Giri Prasta kembali menegaskan janjinya akan melanjutkan tonggak kepemimpinan Gde Agung di Badung, yang dinilai sudah bagus. “Kami melanjutkan program AA Gde Agung, kami akan memantapkan program yang belum sempat terlaksana,” tegas Giri Prasta.

Di sektor pendidikan, Giri Prata mencanangkan nanti SD, SMP, SMA, sampai tingkat Diploma, tidak bayar. “Khusus siswa Kelas V dan Kelas VI SD, akan kami berikan satu unit komputer. Itulah kelebihan Giriasa,” lanjut politisi PDIP asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung ini.

Di sektor kesehatan, kata Giri Prasta, pihaknya bikin program pengobatan gratis bagi warga Badung di Puskesmas, RSUD Badung, dan RS Sanglah. Nanti, pemerintah yang akan membayar biaya pengobatan. “Dari lahir dan sudah tercantum dalam kartu keluarga (KK), biar pemerintah yang menanggung pengobatnnya,” sambung Cawabup Ketut Suiasa.

Menurut Suiasa, janji Paket Giriasa di sektor pendidikan dan kesehatan ini tidak muluk-muluk. Pasalnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD Badung sangat mencukupi untuk memberikan pelayanan dan mensejahterakan rakyatnya. “Jadi, semeton dan krama Badung sareng sami, kalau ingin sejahtera, pilihlah Giriasa,” ajak politisi Golkar asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Golkar Bali I Gusti Putu Wijaya menyatakan Ketut Sudikerta tidak hadir dalam kampanye terbuka Giriasa, Minggu kemarin, karena menghadiri acara Silatnas Kosgoro di Jakarta. Rencananya, Sudikerta baru akan pulang ke Bali, Selasa (24/11) besok.

Menurut Wijaya, agenda di Jakarta yang dihadiri Sudikerta sudah terjadwal lama. Sudikerta---Ketua DPD I Golkar Bali yang juga Wakil Gubernur Bali---pun telah meminta izin kepada Ical soal ketidakhadirannya dampingi Ketua Umum DPP Golkar di kampanye Giriasa. “Beliau (Sudikerta) sudah minta izin ke ketua umum,” tandas Wijaya.

Mega: 6 Pilkada di Bali Zona Hijau

DENPASAR - Seluruh kader yang diusung sebagai calon kepala daerah-wakil kepala daerah untuk 6 Pilkada 2015 di Bali, secara khusus dipanggil Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Minggu (22/11). Versi Megawati, 6 Pilkada di Bali masuk zona hijau alias berpeluang besar dimenangkan jago PDIP.

Para calon kepala daerah-wakil kepala daerah untuk Pilkada Badung 2015, Pilkada Denpasar 2015, Pilkada Tabanan 2015, Pilkada Bangli 2015, Pilkada Karangasem 2015, dan Pilkada Jembrana 2015 dikumpulkan dan dibriefing Megawati di Kantor Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalkan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar, Minggu kemarin. Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi putranya yang notabene Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPP PDIP Prananda Prabowo, Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster, anggota Fraksi PDIP DPR RI Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka, hingga politisi senior yang kini Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama.

Hampir semua pasangan calon yang diusung PDIP hadir lengkap dalam briefing kemarin, kecuali Putu Artha-Made Kembang Hartawan untuk Pilkada Jembrana 2015 dan IB Rai Dharmawijaya mantra-IGN Jaya Negara untuk Pilkada Denpasar 2015. Untuk kedua pasangan ini, hanya diwakili IGN Jaya Negara (Cawawali Denpasar) dan Made Kembang Hartawan (Cawabup Jembrana).

Sedangkan empat pasangan calon lainnya hadir lengkap, yakni I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (pasangan Cabup-Cawabup Badung untuk Pilkada 2015), I Ni Putu Eka Wiryastuti-IKG Sanjaya (pasangan Cabup-Cawabup Tabanan untuk Pilkada 2015), I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati (pasangan Cabup-Cawabup Karangasem untuk Pilkada 2015), dan I Made Gianyar-Sang Nyoman Sedana Arta (pasangan Cabup-Cawabup Bangli untuk Pilkada 2015).

Dalam pertemuan itu, Megawati memetakan pertarungan politik secara nasional dari sisi peluang keberhasilan pasangan calon yang diusung PDIP dengan tiga zona warna. Pertama, Zona Hijau dengan peluang menang cukup besar. Kedua, Zona Kuning dengan peluang menang dan kalah fifty-fifty. Ketiga, Zona Merah dengan peluang menang kecil, bahkan tidak ada harapan.

Untuk 6 Pilkada di Bali yang akan digelar serentak, 9 Desember 2015 depan, diklaim masuk Zona Hijau bagi PDIP. Artinya, seluruh 6 pasangan calon yang diusung PDIP bersama mitra koalisinya punya peluang cukup tinggi untuk menang. Empat dari enam pasangan PDIP ini berstatus incumbent, yakni Eka Wiryastuti-Sanjaya (di Tabanan), Gianyar-Sedana Arta (di Bangli), Rai Mantra-Jaya Negara (di Denpasar), dan Putu Artha-Kembang Hartawan (di Jembrana).

Menurut Megawati, Kabupaten Badung dan Karangasem yang selama 10 tahun terakhir dikuasai lawan politik PDIP, kini masuk Zona Hijau. Di Badung, Giri Prasta-Suiasa (yang diusung PDIP bersama Golkar-Hanura-NasDem) akan tarung head to head melawan Made Sudiana-Nyoman Sutrisno (diusung Demokrat-Gerindra), Sedangkan di Karangasem, Sudirta-Sumiati akan tarung segitiga melawan IGA Mas Sumatri-Wayan Arta Dipa (diusung NasDem-Hanura-PKP-Demokrat) dan I Made Sukerana-I Komang Kisid (diusung Golkar-Gerindra-PKS).

“Di Bali Zona-nya Hijau. Kader harus jaga stabilitas kinerja, supaya bisa maksimal. Kalau dari analisa, prediksi, dan survei kami di Bali semuanya hijau di mana peluang menang cukup tinggi. Tapi, tiga pilar partai dari legislatif, eksekutif, dan struktur partai harus kerja keras turun ke bawah menggarap konstituen,” tandas Megawati dalam jumpa pers di Kantor Sekretariat DPD PDIP Bali, Minggu kemarin.

“Jadi, tidak ada ego di hati para kepala daerah masing-masing,” ujar Koster mengungkap dasar pemikirannya menggelar debat internal yang akhirnya jadi percontohan secara nasional tersebut.

Debat sinergitas antar kandidat yang sebelumnya digelar di DPD PDIP Bali atas gagasan Koster itu berisi slogan “Kami Memilih Jalan Tri Sakti Bung Karno Demi Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat’. Nah, menurut Koster, slogan itu juga menjadi hal wajib dicantumkan oleh DPD PDIP se-Indonesia ketika nanti menggelar acara Debat Sinergitas antar kandidat.

Koster menyatakan, debat visi misi kandidat yang digagas DPD PDIP Bali adalah yang pertama kali digelar partai. Debat visi misi yang tenar disebut Debat Sinergitas adalah debat dengan penyampaian visi misi calon, kemudian dicarikan solusi dengan dialog mensinergikan kepentingan lintas kabupaten/kota. Dengan demikian, program dan visi misi masing-masing kandidat saling mendukung.

Misal, masalah pertanian di Kabupaten Bangli yang sulit dalam pemasarannya, meskipun punya produksi Jeruk Kintamani begitu melimpah, maka Pemkab Badung dan Pemkab Denpasar harus punya kebijakan supaya produk pertanian dari Bangli bisa diserap dan dipasarkan ke hotel- hotel yang ada di wilayahnya. Demikian juga masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan, dengan persoalan sampahnya, dicarikan solusi di daeah lain. Caranya, dengan membuat regulasi bersama.

“Jadi, bukan hanya latihan debat saja bagi kandidat kami. Mereka juga benar-benar praktek bersinergi,” ujar politisi-akademisi bergelar Doktor Ilmu Matematika jebolan ITB Bandung asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang juga anggota Komisi X DPR RI tiga kali periode dari Fraksi PDIP Dapil Bali ini.





sumber : NusaBali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen