Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Tak Tandatangani Diganti, Kabinet Sudikerta-Korry Teken Pakta Integritas

Tak Tandatangani Diganti, Kabinet Sudikerta-Korry Teken Pakta Integritas

Written By Dre@ming Post on Kamis, 07 Januari 2016 | 7:30:00 AM

 Sudikerta (kiri) tunjukkan Pakta Integritas yang harus diteken pengurus Golkar, Rabu (6/1). DPD I Golkar Bali 2015-2020 dibawah duet I Ketut Sudikerta (ketua) dan Nyoman Sugawa Korry (sekretaris) langsung gerak cepat dalam menata dan mengkonsolidasikan kekuatan partai.
DENPASAR - Seluruh 72 personel yang masuk struktur kepengurusan DPD I Golkar Bali hasil Musda 2015 diwajibkan tandatangani Pakta Integritas di Kantor Sekretariat DPD I Golkar, Jalan Surapati 9 Denpasar, mulai Rabu (6/1) siang.

Pantuan, Rabu kemarin, belum semuanya dari 72 figur yang masuk struktur kepengurusan DPD I Golkkar Bali 2015-2020 datang untuk tandatangani Pakta Integritas. Yang sudah hadir kemarin baru 35 orang. Mereka berdatangan silih berganti ke Kantor Sekretariat DPD I Golkar Bali.

Kader yang belum datang untuk tekan Pakta Integritas, Rabu kemarin, antara lain, Dewa Made Suamba Negara (kader lawan yang terpilih jadi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Tabanan-Jembrana), Putu Yuda Suparsana (Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bangli-Karangasem), I Gusti Lanang Bayu Wibiseka (Wakil Sekretaris Bidang Litbang), Ni Putu Yuli Artini (anggota DPRD Bali Dapil Karangasem yang jadi Wakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan), dan IB Pada Kesuma (anggota DPRD Bali Dapil Badung yang jadi Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan-Pelatihan).

Penandatanganan Pakta Integritas kemarin siang dipimpin langsung Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta (yang notabene Wakil Gubernur Bali) dan Sekretaris DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry (yang masih rangkap jabatan Ketua DPD II Golkar Buleleng sekaligus Wakil Ketua DPRD Bali). Mereka didampingi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Denpasar I Wayan Subawa, Wakil Ketua Bidang Organisasi-Daerah I Gusti Putu Wijaya, dan Wakil Ketua Bidang Hukum-HAM Wayan Warsa T Buana.

Sejumlah figur new comer terlihat hadir tandatangani Pakta Integritas, seperti I Komang Suarsana alias Kos (mantan wartawan yang terpilih jadi Wakil Sekretaris Bidang Informasi-Komunikasi DPD I Golkar Bali). Demikian pula I Made Adi Djaya, tokoh asal Singaraja yang mantan Kepala Bappeda Provinsi Bali dan sempat jadi caleg DPR RI dari NasDem Dapil Bali di Pileg 2014. Adi Djaya terpilih menduduki jabatan Wakil Bendahara Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Bali 2015-2020.

Adi Djaya menegaskan dirinya ingin turut membesarkan Golkar. “Saya dulu memang jadi caleg di NasDem, tapi bukan pengurus partai. Saya masuk ke Golkar bukan karena motivasi ingin jadi caleg, tapi murni untuk membantu membesarkan Partai Beringin,” tandas mantan birokrat di era Gubernur Bali dewa Made Beratha ini.

Sementara itu, Ketut Sudikerta menegaskan seluruh figur yang masuk struktur ke-pengurusan DPD I Golkar Bali 2015-2020 wajib menandatangani Pakta Integritas. Kalau toh belum bisa hadir Rabu kemarin, mereka masih ditunggu sampai tiga hari ke depan untuk teken Pakta Integritas.

“Pakta Integritas ini adalah menyatakan komitmen dan kesanggupannya menjadi pengurus. Seperti saya sampaikan, tidak hanya tercatat saja sebagai pengurus, tapi sanggup membesarkan partai dan kerja serius,” tandas Sudikerta.

Bagaimana kalau sampai tiga hari tidak hadir teken Pakta Integritas? “Kita tunggu-lah. Kalau tidak hadir juga, ya kita evaluasi. Masih ada waktu, kita berikan kepada kader supaya benar-benar serius. Kalau tidak sanggup, nanti diganti dengan yang bisa serius. Ya, supaya partai kita solid ke depan,” tegas politisi Golkar asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini.

Sudikerta mengatakan, struktur DPD I Golkar Bali 2015-2010 adalah kepengurusan yang memang sudah mengakomodasi seluruh aspirasi berbagai elemen, melalui kerja formatur. “Kita harapkan semuanya kerja. Yang belum terakomodir, masih ada Biro dan Badan. Jadi, tidak ada yang merasa dikecewakan,” ujarnya.

Di sisi lain, kemarin beredar selentingan bahwa tidak terakomodasinya beberapa kader Golkar ke struktur kepengurusan, dikhawatirkan menimbulkan persoalan. Misalnya, I Gusti Agung Bagus Tri Candra Arka, yang notabene adik kandung I Gusti Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali). Tri Candra tidak lolos struktur kepengurus DPD Golkar Bali, padahal kakaknya yakni Adhi Manedra alias Gus Adhi menjadi anggota tim formatur.

“Padahal, Gus Adhi sendiri adalah anggota formatur, kenapa bisa adiknya tidak lolos? Masalah ini harus dituntaskan supaya tidak menjadi resisten,” ujar kader senior Golkar, AA Ngurah Rai Wiranata.

Menurut tokoh Golkar asal Puri Kesiman, Denpasar Timur ini, Gus Adhi cukup lugu dan terlalu polos sebagai kader muda. “Memang tidak elok kalau Gus Adhi yang memasukkan adiknya ke struktur kepengurusan. Tapi, teman-teman sesama formatur harus ngerti,” ujar Rai Wiranata yang mantan anggota DPRD Bali.

Dikonfirmasi, Gus Adhi membantah punya nafsu untuk memasukkan adiknya, Tri Candra, di kepengurusan DPD I Golkar Bali. ”Saya tidak melihat adik dan keluarga dalam hal ini. Yang saya cari pengurus Golkar Bali, bukan ngurusi adik atau saudara, atau kepentingan diri sendiri. Berjuang di partai bukan hanya menjadi pengurus tingkat provinsi (DPD I Golkar),” kilah putra dari politisis epuh I Gusti Ketut Adhiputra ini.

Gus Ahi menyatakan, Tri Candra, adiknya yang akrab dipanggil Gung Cok, tidak mau menjadi pengurus DPD I Golkar Bali. “Dia (Gung Cok) lebih konsentrasi di Badung sebagai Wakil Ketua Bidang Olahraga DPD II Golkar Badung. Adik saya bilang nggak mau mengejar jabatan,” katanya.

Gus Adhi mengingatkan, kepengurusan DPD I Golkar Bali 2015-2020 di bawah kepemimpinan Sudikerta-Sugawa Korry haruslah jadi pasukan yang bisa membesarkan partai. Pasalnya, Golkar adalah partai kader. “Nggak ada kader Golkar yang menjadi kader karena comotan. Dia duduk dan harus mengkader dirinya sendiri menjadi militan terhadap partai,” tegas Gus Adhi.












sumber : NusaBali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen