Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Termasuk Demer, Kubu Munas Ancol WO

Termasuk Demer, Kubu Munas Ancol WO

Written By Dre@ming Post on Selasa, 12 Januari 2016 | 8:00:00 AM

 Anggota DPR dari Fraksi Golkar Ade Komarudin mengucapkan sumpah jabatan saat acara pelantikan Ketua DPR sisa masa jabatan tahun 2014-2019 saat Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/1). Ade Komarudin resmi menjabat Ketua. Saat pimpinan sidang paripurna mengumumkan pelantikan, sejumlah anggota dewan yang tidak setuju melakukan interupsi. Protes Pelantikan Ketua DPR, Ade Komarudin
JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPR dari kubu Munas Ancol (Jakarta), termasuk anggota DPR asal Dapil Bali, Gede Sumarjaya Linggih atau Demer walk out (WO) dari sidang paripurna DPR saat pelantikan Ade Komarudin menjadi Ketua DPR pengganti Setya Novanto. Sebelumnya kubu Munas Ancol melalui Dave Laksono telah melakukan interupsi agar pelantikan ditunda, namun pimpinan sidang Fahri Hamzah tetap melakukan agenda pelantikan.

"Interupsi kubu kami tidak didengar oleh pimpinan. Protes dari partai lain juga tidak di dengar. Jadi buat apa kami di dalam," ujar Demer usai sidang paripurna, Senin (11/1). Untuk langkah selanjutnya, kata Demer, DPP Golkar hasil Munas Ancol akan membahasnya.

Saat pimpinan sidang paripurna mengumumkan pelantikan, sejumlah anggota dewan yang tidak setuju melakukan interupsi. Akibatnya membuat microfon tidak berfungsi dengan baik. Bahkan seluruh microfon di ruang sidang tidak menyala semua. Agar mendengarkan suara mereka, Fahri mempersilakan mereka untuk bicara di podium. Salah satu anggota dewan dari Fraksi Demokrat yang terkenal vokal, Ruhut Sitompol pun maju. Ia mengatakan, sebagai sesama anggota legislatif harus saling menghormati. Oleh karena itu, ia menilai agar pelantikan ditunda saja sampai masalah internal Partai Golkar selesai.

"Kawan-kawan, kita hormati sahabat kita di partai lain yang sedang ada masalah. Jangan kita paksakan kehendak, itu tidak baik. Kita percayakan saja kepemimpinan DPR ini kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah," kata Ruhut. Usai ruhut bicara, giliran Johnny G Plate dari Fraksi NasDem angkat bicara.

Pria dari daerah pemilihan NTT ini menyatakan, agar ada legitimasi mengenai pergantian Ketua DPR RI, ia mengusulkan permasalahan itu dikembalikan ke Golkar. "Demi menyelesaikan persoalan yang ada, terkait pimpinan DPR, saya usul kita kembalikan ke Golkar untuk dibahas secara internal terlebih dahulu. Baru dilakukan pelantikan," imbuh Johnny.

Menurut Johnny itu sangat penting guna menjaga legalitas formal dan kredibilitas DPR. Mendapat hujan interupsi, Fahri sempat ingin menskor sidang paripurna. Namun batal, dia malah menginstruksikan agar pelantikan Ade Komarudin segera dilakukan. Pelantikan pun berjalan lancar dan Ade resmi menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI.










sumber :NusaBali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Tanpa Urunan, PDIP Gotong Royong Menangkan KBS-Ace

DENPASAR - Kader PDIP gotong-royong dalam memenangkan KBS-Ace (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati), pasangan Cagub-Cawagub ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen