Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Teriakan "ARB, Go Aziz. ARB, Go Aziz," Menggema

Teriakan "ARB, Go Aziz. ARB, Go Aziz," Menggema

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 14 Mei 2016 | 8:35:00 AM

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) sedang berbincang serius dengan salah satu caketum Golkar, Azis Syamsudin di lobi BNDCC, Nusa Dua, Jumat, (13/05/2016).
MANGUPURA - Arena Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mendadak riuh.

Perang yel antara calon ketua umum DPP Partai Golkar tiba-tiba menggema.

Sebabnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) tiba di arena munaslub, Kamis (13/5/2016).

ARB yang didampingi Aziz Syamsuddin tiba sekira pukul 18.30 WITA.

Usai menyapa sejumlah jurnalis, ARB kemudian berjalan menuju ruang debat kandidat ketua umum DPP Partai Golkar di Singaraja Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Kala ARB sampai di pintu keluar, sejumlah pemuda berbaris rapi.

Begitu ARB hendak melintasi mereka, yel-yel untuk ARB dan Aziz Syamsuddin dikumandangkan.

"ARB, Go Aziz. ARB, Go Aziz," teriak pemuda itu serentak.

Seketika suasana riuh rendah.

Tak mau ketinggalan, pendukung Mahyudin yang ikut berbaris rapi pun ikut meneriakkan yel-yel mereka.

"Mahyudin, Mahyudin, Mahyudin," teriak mereka.

ARB menilai semua kandidat yang hendak maju merupakan generasi muda dan memiliki rekam jejak yang terukur.

"Kan anak-anak muda ini, orang-orang muda ini adik-adik saya semua. Pasti lebih pandai dari saya. Tut Wuri Handayani," kata ARB, Jumat malam (13/05/2016).

Bandingkan Dengan Soeharto, Ade Komarudin Kritik Kepemimpinan Jokowi-JK

MANGUPURA – Kampanye kandidat calon ketua umum (Caketum) Zona III pada Munaslub Partai Golkar kembali dilanjutkan.

Caketum Ade Komarudin (Akom) dengan berapi-api mengusulkan Presiden Soeharto menjadi ikon partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dia ingin menyerupai PDI Perjuangan yang memiliki ikon yang dikenal masyarakat luas, yakni Presiden Soekarno.

"Partai ini adalah partai karya kekaryaan. Itu ada legacy Pak Harto. Kita harus mengembangkan, Partai Golkar harus hormati legacy Pak Harto dan ikon Golkar adalah Pak Harto. PDI Perjuangan punya ikon. Kenapa Golkar tidak buat Pak Harto sebagai ikon? Kita tidak bisa lepaskan peran bapak pembangunan tersebut. Kita pewarisnya harus bisa menjaga legacy," katanya.

Akom juga mengatakan bahwa pada zaman orde baru, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Soeharto mampu memenangkan Partai Golkar dengan doktrin kekaryaan untuk membangun masyarakat adil dan sejahtera.

"Pada zaman orde baru perhatian pemerintah sangat besar terhadap Partai Golkar. Semangat itu mestinya kita bangun kembali. Apalagi dalam acara Munaslub kali ini dihadiri oleh Tommy Soeharto dan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto," kata Akom.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPR-RI ini menilai sosok Soeharto jauh dari konflik.

Berbeda dengan apa yang telah dilalui Partai Golkar dalam 1,5 tahun terakhir.

Selain itu juga, Akom mengkritik Pemerintahan Jokowi-JK yang tidak melakukan pembangunan dengan baik seperti Pak Harto dengan Repelitanya (Rencana Pembangunan Lima Tahunan).

"Pak Harto tidak pernah mengenal perpecahan, tapi harmonisasi. Kita harus dalami konsep negara kesejahteraan. Kita belajar dari Pak Harto tentang GBHN dan Repelita," katanya.

Saat itu, Ade Komarudin berbagi panggung dengan Syahrul Yasin Limpo dan Airlangga Hartanto.

Tommy duduk di barisan depan bersama-sama pejabat Partai Golkar seperti Nurdin Halid dan Akbar Tandjung.

Selain membangga-banggakan warisan Presiden Soeharto, Ade juga menyampaikan isu lainnya kepada kader partai yang hadir.

Salah satunya adalah keinginannya agar para purnawirawan TNI dan birokrasi bergabung kembali dengan partai yakni melalui jalur ABG (ABRI, Birokrasi, Golkar).

"Partai ini banyak pengalaman dengan mengelola pemerintah, bukan melawan pemerintahan. Mungkin secara substansial, mengapa tidak kita mengambil lagi TNI gabung ke Golkar. Kemudian birokrasi, ini juga harus bergabung lagi ke Partai Golkar. Kemudian, partai ini lahir dari golongan fungsional, ini harus direkrut oleh kita," ujarnya.








sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Lawan Politik PDIP Badung Di Gawangi Giri Prasta Malu, Kenapa?

Bupati Giri Prasta jauh lebih besar ketimbang bansos yang dibawa kader non PDIP untuk masyarakat Badung DENPASAR - Lawan-lawan politik...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen