Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Ditangkap! ABG Itu Pesta Seks

Ditangkap! ABG Itu Pesta Seks

Written By Dre@ming Post on Rabu, 22 Juni 2016 | 11:12:00 AM

Kesembilan ABG ketika diamankan di Kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja, Denpasar, Selasa (21/6/2016).
9 ABG Ditangkap Usai Pesta Sabu di Tangkuban Perahu Denpasar, Seks Bebas Pun Tak Terhindarkan!

DENPASAR - Sembilan anak baru gede (ABG) masing-masing berinisial PE (16), PMS (17), MNK (16), PA (16), KA (16), KF (16), CBK (15), ABR (16), dan GMES (21) diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Selasa (21/6/2016) siang.

Mereka diciduk usai menggelar pesta narkoba jenis sabu di sebuah kamar kos lantai II di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denpasar.

Setelah petugas BNNP Bali melakukan pemeriksaan terhadap mereka, kesembilan ABG itu langsung digiring ke Kantor BNNP Bali guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sampel urine mereka diambil lalu dites.

Hasilnya, kesembilan ABG itu terbukti positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa menjelaskan, 4 orang dari kesembilan ABG itu tinggal di kos-kosan.

Sedangkan sisanya tinggal bersama orangtua masing-masing.

Rata-rata kesembilan ABG itu merupakan anak putus sekolah.

Ada yang tidak lulus SD dan beberapa anak diketahui tidak lulus SMP.

Saat petugas BNNP Bali mendatangi kos itu, kesembilan ABG baru saja selesai berpesta narkoba bersama kekasihnya masing-masing.

Mereka diketahui juga beberapa kali pernah melakukan seks bebas bersama pasangannya.

“Anak-anak ini jarang pulang ke rumahnya. Orangtua mereka sampai bingung karena anaknya nggak pulang-pulang. Ternyata mereka berpesta narkoba di kamar kos. Ada dua pasang kekasih dari kesembilan anak itu. Satu orang anak, menurut catatan kami pernah menjalani rehabilitasi narkoba. Tetapi sekarang kembali terjaring,” katanya, Selasa (21/6/2016) petang.

Dari mereka, BNNP Bali menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah alat hisap sabu, pipa kaca, plastik klip bekas tempat sabu-sabu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kesembilan ABG ini mengaku membeli paket sabu dengan cara urunan.

Tempat kos dipilih untuk pesta sabu agar tidak diketahui oleh keluarga mereka.

“Sabu dibeli dengan cara urunan masing-masing anak bisa keluar uang Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu sampai terkumpul Rp 500 ribu baru dibelikan satu paket sabu,” jelasnya.

Menurut jenderal bintang satu asal Mengwi ini, rata-rata dari anak-anak itu tidak melanjutkan sekolah.

Dari hasil interogasi, diketahui mereka telah mengkonsumsi sabu sejak kurun waktu 3-5 bulan lalu.

“Karena barang bukti narkotikanya tidak dapat kami temukan, mereka akan menjalani rehabilitasi. Sebelum direhab, mereka akan kita assesment terlebih dahulu untuk diketahui tingkat pemakaiannya. Dari keterangan mereka, rata-rata sudah menggunakan sabu sejak 3 sampai 5 bulan lalu,” tandasnya.

Astaga, 9 Muda-Mudi Tertangkap Pesta Sabu-sabu dan Seks di Kosan Denpasar

DENPASAR – Sungguh miris dan memprihatinkan! Anak-anak muda Bali semakin terjerumus dalam lingkaran dunia hitam narkoba hingga seks bebas.

Faktanya, sembilan anak baru gede (ABG) diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali saat menggelar pesta sabu di sebuah rumah kos-kosan di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padang Sambian, Denpasar, Bali, Selasa (21/6/2016) kemarin.

Lebih miris lagi, dari sembilan ABG itu terdapat dua cewek yang mengaku sudah sering berhubungan badan dengan pasangannya.

Kesembilan ABG itu diamankan di kamar kos lantai II yang dijadikan tempat pesta sabu.

Saat itu, mereka tengah tidur-tiduran.

Seketika anak-anak ini terperanjat ketika sejumlah petugas BNNP Bali menggerebek kamar kos tersebut.

Para ABG yang sudah fly tersebut diam mematung di dalam kamar saat petugas BNNP memperkenalkan diri dan hendak melakukan penggeledahan badan terhadap mereka.

Tanpa perlawanan, mereka digeledah oleh petugas BNNP.

Bau asap rokok tercium sangat kuat dari dalam kamar.

Setelah melakukan penggeledahan badan dan ruangan, petugas menemukan sejumlah alat hisap sabu dan juga plastik klip bekas tempat sabu.

Kesembilan ABG tersebut masing-masing berinisial PE (16), PMS (17), MNK (16), PA (16), KA (16), KF (16), CBK (15), ABR (16), dan GMES (21) kemudian langsung digiring ke Kantor BNNP Bali guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sampel urine mereka diambil lalu dites.

Hasilnya segera diketahui, kesembilan ABG itu positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa, menjelaskan bahwa empat orang dari kesembilan ABG itu tinggal di kos-kosan.

Sedangkan sisanya tinggal bersama orangtua masing-masing.

Rata-rata kesembilan ABG itu merupakan anak putus sekolah.

Ada yang tidak lulus SD dan beberapa anak diketahui tidak lulus SMP.

Saat petugas BNNP Bali mendatangi kos itu, kesembilan ABG tersebut, termasuk dua pasang kekasih, baru saja selesai berpesta narkoba.

Dari pengakuannya, mereka diketahui juga beberapa kali pernah melakukan seks bebas bersama pasangannya.

“Anak-anak ini jarang pulang ke rumahnya. Orangtua mereka sampai bingung karena anaknya nggak pulang-pulang. Ternyata mereka berpesta narkoba di kamar kos. Ada dua pasang kekasih dari kesembilan anak itu. Satu orang anak, menurut catatan kami pernah menjalani rehabilitasi narkoba. Tetapi sekarang kembali terjaring,” ungkap Suastawa.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, I Ketut Artha, menjelaskan, barang bukti berupa satu buah alat hisap sabu, pipa kaca, plastik klip bekas tempat sabu-sabu disita oleh BNNP Bali.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kesembilan ABG ini mengaku membeli paket sabu dengan cara urunan.

Tempat kos dipilih untuk pesta sabu agar tidak diketahui oleh keluarga mereka.

“Sabu dibeli dengan cara urunan masing-masing anak bisa keluar uang Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu sampai terkumpul Rp 500 ribu baru dibelikan satu paket sabu,” katanya.

Mengejutkan, 4 dari 9 ABG yang Tertangkap Pesta Sabu Juga Terlibat Aksi Kriminal

DENPASAR - Sembilan anak baru gede (ABG) diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali saat menggelar pesta sabu di sebuah rumah kos-kosan di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padang Sambian, Denpasar, Bali, Selasa (21/6/2016) kemarin.

Tidak hanya itu, dari hasil pendalaman yang dilakukan oleh BNNP Bali, selain mengkonsumsi narkoba jenis sabu, empat dari sembilan ABG tersebut ternyata pernah melakukan sejumlah tindakan kriminal di Denpasar.

Menurut Ketut Artha, PA, KA, ABR, dan KF pernah melakukan aksi penjambretan dan pencopetan di sejumlah tempat.

PA mengaku telah menjambret sebanyak tiga kali, KA sebanyak dua kali, ABR melakukan sebanyak sekali, dan KF menjambret sebanyak dua kali.

“Kepada petugas empat orang di antaranya mengaku pernah menjambret dan juga mencopet di sejumlah tempat di Denpasar seperti Jalan Sedap Malam, Pasar Kreneng, dan Jalan Randu. Mereka beraksi pagi-pagi buta dan menyasar dompet ibu-ibu yang pergi ke pasar. Dompet yang mereka incar itu yang sedang digenggam atau diletakkan di dalam tas,” ungkap Artha.

Rencananya, setelah menjalani penyidikan, kesembilan ABG itu akan menjalani assesment terlebih dahulu sebelum akhirnya direhabilitasi.

“Karena barang bukti narkotikanya tidak dapat kami temukan, mereka akan menjalani rehabilitasi. Sebelum direhab, mereka akan kita assesment terlebih dahulu untuk diketahui tingkat pemakaiannya. Dari keterangan mereka, rata-rata sudah menggunakan sabu sejak tiga sampai lima bulan lalu,” ujarnya.

Selain itu, BNNP Bali juga masih terus melakukan pendalaman terkait asal muasal sabu yang mereka dapatkan.

Termasuk mendalami kemungkinan apakah mereka termasuk dalam jaringan sindikat atau tidak.

“Orangtuanya pun akan kita panggil. Saat ini kita sudah kantongi nama penjual sabu kepada anak-anak itu,” tamdas Ketut Artha.







sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    3 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

MUDP Tak Larang Kremasi Hanya Harus Lapor Bendesa

"Tapi kami juga tidak melarang krama melakukan kremasi, sepanjang itu bisa dilakukan di desa pakraman yang nantinya sama-sama menjag...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen