Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Di Jalan Poppies Kuta Bali WN Australia Ngaku Dikeroyok

Di Jalan Poppies Kuta Bali WN Australia Ngaku Dikeroyok

Written By Dre@ming Post on Rabu, 03 Agustus 2016 | 7:00:00 AM

"Setiap malam minggu ratusan polisi dan pam swakarsa dikerahkan standby di wilayah tersebut hingga Jalan Legian. Jadi tidak sesuai dengan fakta," urainya.Gbr Ist
DENPASAR - Anggota Polsek Kuta dibuat kelabakan dengan aksi seorang WN Australia berinisial BJS.

Pria 28 tahun ini mengaku dikeroyok orang tak dikenal di Jalan Poppies II Kuta, Badung, Bali pada Sabtu (30/7/2016) lalu.

Anehnya, saat petugas melakukan penyelidikan ke lapangan, tidak ada satupun saksi yang membenarkan peristiwa itu.

Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno Wimoko, mengatakan laporan yang dibuat oleh pelapor itu adalah fiktif belaka.

‎Sumara menambahkan, pelapor melaporkan kasus itu hari Minggu (31/7/2016).

Janggalnya, saat diajak ke TKP, pelapor enggan ikut karena alasan lelah dan alasan lainnya.

"Saat ke sana esok harinya, malahan pelapor ini bingung saat menunjukkan tempat pengeroyokannya," ujarnya, Selasa (2/8/2016).

Menurut pihak kepolisian, kejadian itu semacam akal-akalan dari pelapor.

Sebab, pengakuannya pengeroyokan itu dilakukan sekira pukul 22.00 Wita malam.

Dan mengatakan jika daerah Poppies itu sepi.

Sebaliknya, bahwa diketahui jalanan salah satu gang di kawasan Kuta Legian itu tidak pernah sepi selama 24 jam.

"Setiap malam minggu ratusan polisi dan pam swakarsa dikerahkan standby di wilayah tersebut hingga Jalan Legian. Jadi tidak sesuai dengan fakta," urainya.

Belakangan terkuak, aksi bule itu ternyata untuk mendapat pengakuan dari pihak Kepolisian sehingga dapat melakukan klaim asuransi di negaranya.

Pendek kata, yang dilakukan oleh BJS adalah laporan palsu.

"Keterangan tersangka ini tidak masuk akal apalagi kejadi pukul 22.00 Wita yang diketahui pada Malam minggu tidak mungkin tempat itu sepi sesuai dengan keterangan pelapor," katanya, Selasa (2/8/2016).

Apalagi, seorang karyawan Mini Mart yang ada di TKP, Firmansyah (19), tidak melihat atau mendengar ada keributan apalagi pengeroyokan di sana.

Karena itu, Sumara menyatakan akan berkoordinasi dengan Konjen Australia. Sebab, bisa jadi tindak ada tindak pidana (pengeroyokan), namun hanya untuk mendapat klaim asuransi.

Apalagi jika itu terbukti benar, pasti berhadapan dengan hukum.

Meski sekarang juga diketahui pelapor sudah kabur kembali ke negara asalnya.








sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Tanpa Urunan, PDIP Gotong Royong Menangkan KBS-Ace

DENPASAR - Kader PDIP gotong-royong dalam memenangkan KBS-Ace (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati), pasangan Cagub-Cawagub ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen