Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , , , » ‘Satu Darah’ Ngamuk di Pyramid Club Kuta Bali

‘Satu Darah’ Ngamuk di Pyramid Club Kuta Bali

Written By Dre@ming Post on Selasa, 09 Agustus 2016 | 7:03:00 AM

Sekitar pukul 04.30 Wita sekitar 25 orang dari kelompok yang diketahui merupakan kumpulan anggota dari Maluku-Belanda itu datang ke kafe Pyramid
Datang Dua Kloter, Geng 'Satu Darah' Pesan Minum Tapi Malah Diusir Manajemen Kafe Pyramid

DENPASAR - Pihak Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas datangnya 40 orang mendatangi kafe Pyramid di Jalan Dewi Sartika Kuta Badung Bali, Senin (8/8/2016) dini hari.

Dini hari tadi, 40 an orang yang diketahui dari Geng 'Satu Darah' mendatangi kafe itu dan mengamuk.

Dari informasi yang dihimpun, ‎sekitar pukul 04.30 Wita sekitar 25 orang dari kelompok yang diketahui merupakan kumpulan anggota dari Maluku-Belanda itu datang ke kafe Pyramid.

Mereka kemudian memesan minuman. Datang ke kafe itu diketahui ke 25 orang menumpang taksi.

Sekitar satu setengah jam kemudian, datang lagi 15 orang lagi anggota dari geng itu.

Dan ke 15 orang ini langsung masuk ke dalam kafe.

Dari sinilah, kemudian masalah muncul. Anggota yang datang itu kemudian diminta pihak manajemen untuk berhenti memesan, karena akan segera tutup.

Pihak manajemen pun menyarakankan supaya meninggalkan kafe, alias pulang.

Dugaan awal, hal itu pulalah yang kemudian membuat 40 anggota dari geng ini kesal.

Karena belum sempat memesan sudah diminta untuk pulang.

Yang terjadi, kemudian ada perusakan bangunan piramida dengan melempar kaca pintu depan menggunakan batu dan helm.

Motor-motor yang parkir di depan piramid juga sempat roboh karena kejadian tersebut.

Kasat Reksirm Polresta Denpasar, Kompol Reinhard H. Nainggolan mengatakan, pihaknya kini tengah mendalami mengenai kasus tersebut.

Namun, hingga saat ini belum ada satu pun anggota

"Kami masih lakukan pendalaman dan belum ada yang diamankan," katanya, Senin (8/8/2016).

Ini Kronologi Lengkap 9 Anggota Klub Motor ‘Satu Darah’ Ngamuk di Pyramid Club Kuta Bali!

DENPASAR - Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menyatakan, keributan yang terjadi di Pyramid Club oleh anggota Klub Motor 'Satu Darah'‎ dikarenakan faktor pengaruh minuman keras.

Keributan itu terjadi antara anggota klub motor yang besar di Negeri Kincir Angin itu dengan pihak manajemen Klub serta pengunjung yang berada di tempat tersebut.

"Jadi sebenarnya kami memang mengawal mereka untuk melakukan pesta di ‎salah satu klub malam (kawasan Bypass Ngurah Rai, red). Dan sekitar pukul 03.00 Wita acara selesai. Dan di sana memang aman-aman saja," katanya, Senin (8/8/2016).

Namun, ada sekitar sembilan orang anggota dari klub motor 'Satu Darah' itu pulang dan kemudian pergi Pyramid Club.

Di sinilah kemudian terjadi keributan dua jam setengah hingga pukul 05.30 Wita setelah mereka mabuk-mabukan.

"Jadi mereka itu ‎ribut dengan pihak manajemen dan pengunjung," ungkapnya.

Keributan itu, dibenarkan Hadi memang karena oknum klub Motor 'Satu Darah' meminta ‎untuk kembali menenggak minuman keras, namun dilarang oleh manajemen Pyramid Club.

Namun, motif itu masih menjadi pendalaman pihaknya.

Dia menegaskan lagi, apabila perseteruan itu memang permasalahan perorangan dan bukan antar klub motor atau kelompok.

Meski disebut-sebut ada kelompok 'Mongol' yang berseteru dengan 'Satu Darah'.

"Intinya satu darah itu tidak ada kegiatan lagi selepas dari acara utamanya. ‎Tapi, perorangan datang ke sini," jelasnya.

Hadi menyebut, jika pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dengan izin Pyramid Club.

Sebab, club tersebut masih buka hingga dini hari.

Hadi menyebut kemungkinan ada pelanggaran izin yang dilakukan pihak Pyramid Club.

Hingga saat ini, diketahui ada dua korban akibat insiden tersebut yakni dari pihak keamanan dan pihak tamu.

"Saat ini kami sedang fokus untuk melakukan penyelidikan terhadap 10 orang lebih yang menjadi saksi. Dan keributan itu terjadi hanya di dalam dan tidak ditemukan senjata tajam," ‎tandasnya.

Kapolresta Sebut Keributan Pentolan 'Satu Darah' di Pyramid Club Akibat Pengaruh Alkohol!

KUTA – Suasana di depan Pyramid Club yang menjadi tempat bentroknya Gang Satu Darah Senin (8/8/2016) sore tadi masih dipenuhi anggota polisi.

Terlihat dari masih adanya mobil tim Inafis Polresta Denpasar dan tim Jatanras Polresta Denpasar.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di dampingi Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara mendatangi Pyramid Club.

Keduanya langsung masuk ke dalam club yang berada di Jl. Dewi Sri No.33 Kuta.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menjelaskan, keributan yang terjadi di Pyramid Club tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras.

“Bubaran dari Boshe. Kita sudah melakukan pengawalan. Saya kira ‘Satu Darah’ ini tidak ada kegiatan lagi. Rupanya dari perorangan datang kesini (Pyramid). Dan saya rasa izin Pyramid juga menyalahi kenapa masih buka,” tuturnya.

Kombes Pol Hadi Purnomo menambahkan, kemudian dari sini lah mabuk-mabukan minum minuman keras. Setelah minum lalu tidak sadar sehingga membuat keributan dengan sesama tamu.

Hingga saat ini, belum diketahui korban akibat insiden tersebut kondisinya bagaimana. Korban berasal dari pihak keamanan keamanan Pyramid dan pihak tamu (anggota ‘Satu Darah’).

"Saat ini kami sedang fokus untuk melakukan penyelidikan terhadap 10 orang lebih yang menjadi saksi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat menangkap tersangkanya,” ujarnya.

Dugaan ‘Satu Darah’ Diserang di Pyramid Club Kuta Bali, Kapolresta: Kita Periksa CCTV!

MANGUPURA – Saat ditanya awak media mengenai adanya dugaan penyerangan kelompok lain terhadap gang motor ‘Satu Darah’ saat berada di Pyramid Club, Senin (8/8/2016) dinihari.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menjawab sejauh ini dari keterangan saksi tidak mengarah kesana.

“Masih dalam tahap penyelidikan. Dan dari keterangan saksi nanti kita lihat bagaimana. Dan juga bukti CCTV alhamdulilah kita punya bukti CCTV,” jelasnya.

Kombes Pol hadi Purnomo berharap dengan adanya bukti rekaman kamera CCTV mungkin bisa mengungkap secara jelas bagaimana kronologi dan pelakunya.

Kombes Pol Hadi Purnomo menjelaskan, dugaan sementara keributan dipicu oleh pengaruh minuman keras.

“Bubaran dari Boshe. Kita sudah melakukan pengawalan. Saya kira ‘Satu Darah’ ini tidak ada kegiatan lagi. Rupanya dari perorangan datang kesini (Pyramid). Dan saya rasa izin Pyramid juga menyalahi kenapa masih buka,” tuturnya.

Kombes Pol Hadi Purnomo menambahkan, kemudian dari sini lah mabuk-mabukan minum minuman keras. Setelah minum lalu tidak sadar sehingga membuat keributan dengan sesama tamu.

Hingga saat ini, belum diketahui korban akibat insiden tersebut kondisinya bagaimana. Korban berasal dari pihak keamanan keamanan Pyramid dan pihak tamu (anggota ‘Satu Darah’).

"Saat ini kami sedang fokus untuk melakukan penyelidikan terhadap 10 orang lebih yang menjadi saksi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat menangkap tersangkanya,” ujarnya.




sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen