Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Giri Prasta Hibahkan 1 M Untuk Pembangunan GD, Wow Ini Program Lainnya

Giri Prasta Hibahkan 1 M Untuk Pembangunan GD, Wow Ini Program Lainnya

Written By Dre@ming Post on Minggu, 25 Desember 2016 | 11:13:00 AM

Penyerahan dana ibah secara simbolis dari Bupati Badung di wakili oleh I Made Duama (kiri baju hitam) kepada kelihan Adat Br. Giri Dharma I Wayan Kurma  (kanan baju batik) sebesar Rp. 1 M, Sabtu, 24 Desember 2016, Bupati Badung (Insert)
Ungasan - Konsistensi Bupati Badung Giri Prasta untuk merealisasikan program-program yang tertuang dalam program kerja dengan nama Nawacita memang sangat pantas diacungi jempol. Program yang luar biasa ini meliputi 6 bidang yaitu sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan dan budaya.

Sekilas program ini tampak biasa-biasa saja namun setelah kita telusuri lebih dalam betapa menakjubkan program ini, minimal hal ini yang kami tangkap dari Made Duama Anggota DPRD II Badung yang mewakili Bupati Badung, saat acara penyerahan dana ibah 1 Milyar kepada Banjar Giri Dharma (GD) hari Sabtu, 24 Desember 2016 pukul 19:00 Wita.

Bidang Papan yang ditujukan untuk menjamin kenyamanan tempat tinggal bagi warga badung. Kalau warga Badung tidak punya rumah tinggal lapor kelihan dinaas dan adat setempat kemudiaan disampaikan ke perbekel. Perbekel akan menyampaikan ke bupati dan bupati akan merealisasikan pembangunan rumah tanpa harus menunggu lama, rumah akan dibuatkan dengan batasan harga 50 juta meliputi 2 kamar tidur, 1 kamar tamu, 1 dapur dan 1 kamar mandi serta toilet. Pernah mendengar program wow seperti ini?.

Bidang Pangan yang ditujukan untuk menjamin kecukupan pangan seperti beras dan kebutuhan pokok sehari-hari lainnya. Pemerintah kabupaten badung menjamin kesediaan beras dan kebutuhan pokok itu dipasaran cukup dan tak pernah kurang tanpa ada kenaikan harga.

Bidang Sandang yang ditujukan untuk mensupport usaha warga badung. Jika ada warga badung punya usaha seperti misalnya pembuatan kerajinan, pembuatan kue dan lain sebagainya harap dilaporkan ke pemerintah dan pemerintah kabupaten badung siap untuk membina usaha itu serta siap membeli produk yang dihasilkan. Bukankah ini sangat luar biasa?.

Bidang Pendidikan yang ditujukan untuk mencerdaskan warga Badung. Pendapatan kabupaten badung pertahun Rp. 5,3 Triliun, 20% dialokasikan untuk dana pendidikan. Begitu siswa lulus dari TK kemudian melanjutkan ke SD akan diberi seragam lengkap baru (Baju, celana, ikat pinggang, topi, dasi, kaos kaki, sepatu, dan lain-lain) gratis, demikian juga lulus dari SD ke SMP, dan lulus dari SMP masuk SMA / SMK semua dapat seragam sekolah gratis. Dan diperingatkan kepada sekolah yang ada di kabupaten Badung dilarang keras mengadakan pungutan liar disekolah dalam bentuk apapun, kalau sampai terjadi punggutan di sekolah maka siap-siaplah untuk menghuni LP, kenapa dilarang?. Karena semua biaya operasional sekolah seperti biaya upakara, foto copy buku, biaya pratikum, dan lain sebagainya sudah dihitung DPRD Badung bersama Bupati dan anggaran dana itu sudah disediakan pemerintah kabupaten.

Bidang Kesehatan yang ditujukan untuk benar-benar menjamin kehidupan warga Badung dari lahir, hidup sampai meninggal. Begitu lahir sudah dapat akte kelahiran secara gratis dan biaya persalinan ditanggung pemerintah. Jika warga sakit, penunggu pasien di rumah sakit dapat minimal Rp. 100 ribu / per hari dan maksimal Rp. 5 Juta sedangkan pasien sendiri ditanggung sampai maksimal Rp. 1 Milyar. "Jika warga di Ungasan sakit deman atau panas atau apapun tinggal telpon Pak Duama atau perbekel maka Ambulance dengan bidan dan doktor serta obat yang lengkap akan segera meluncur ke rumah ide dane sareng sami dan pengobatan akan dilakukan di rumah ide dane tidak perlu jauh-jauh kerumah sakit dan semua biaya gratis,ini bukan kampanye tapi real program bupati badung Giri Prasta yang berlaku di wilayah Badung", tegas DPRD dari PDIP ini. 

Selanjunya pemerintah kabupaten Badung menyediakan kartu KBS (Kartu Badung Sehat). Walau namanya KBS bukan berarti hanya berlaku di Badung saja tapi bisa berlaku di seluruh Indonesia karena pemerintah Kabupaten Badung sudah bekerja sama dengan pemerintah pusat. Jadi dimanapun berobat baik di Malang, Surabaya, Jakarta, Bandung, dll tetap gratis. Namun namanya manusia hidup pasti akan meninggal, maka setelah meninggal, warga Badung akan diberi dana Rp. 10 Juta tanpa proses yang bertele-tele tinggal setempel kelihan, perbekel, lalu dibawa kecatatan sipil tidak perlu menunggu lama langsung cair.

Bidang Budaya, dalam bidang ini akan diadakan semacam pesraman yang ditujukan untuk memberi pembinaan dan motivasi dibidang seni dan kebudayaan seperti seni tari, tabuh, dan lain-lain. Sehingga lomba desa tidak diperlukan lagi alias ditiadakan. Setiap tahun masing masing desa di Badung diberikan Rp. 10 Milyar. Wow..

Semua program yang terbungkus dengan nama program Nawacita ini diperuntukkan demi kesejahtraan dan kemakmuran masyarakat Badung. 

Dalam kesempatan ini Made Duama sebagai wakil dari Bupati Badung didampingi oleh  Perbekel Desa Ungasan Pak Made Kari, ketua LPM, ketua BPD Desa Ungasan menyerahkan bantuan dana hibah kepada kelompok masyarakat diantaranya seperti : Pura Paibon Manik Mas Ungasan, Pura Puncak Lempuyang, Sekaa Gong Shanti Budaya, Sekaa Shanti Werdi Suara, Br. Adat Kangin Ungasan, Pura Segara Ukir Ungasan, Pura Pengulapan, Pura Puncak Sari, Pura Dalem Puncak Sari, Br. Angas Sari.

Besar kisaran dana hibah bervariasi ada yang Rp. 25 juta, 50 juta, 150 juta, 500 juta  sampai 1 Milyar. Seperti misalnya pura prngulapan memperoleh sumbangan 300 juta, Br. Angas Sari 500 Juta dan yang paling tinggi memperoleh dana hibah untuk kali ini adalah BanjarGiri dharma sebesar Rp. 1 Milyar.

Made Duama mengatakan jika dana ibah tidak boleh diberikan berturut-turut setiap tahun dalam satu fisik bangunan serta meminta pada masyarakat agar bisa menggunakan dana ibah dengan sebaik-baiknya dan dipersiapkan kuitansi, nota serta laporan agar walau ini merupakan dana sosial tidak nantinya tersandung masalah hukum jadi harus betul-betul dipertanggungjawabkan.

Nasehat serupa juga diberikan Perbekel Desa Ungasan  Made Kari, "uang yg dihibahkan didalam buku tabungan harus segera dipindahkan dan dipergunakan sesuai tujuan. Semua bentuk pengeluaran harus disertai bukti bukti seperti kuwitansi dan nota-nota serta dibuatkan laporan". Pak Kari dalam sambutannya juga memberikan penjelasan tentang alokasi dana 10 Milyar yang diterima desa setiap tahun yang dimasukkan dalam APBDes. Bahwa program yang paling banyak didanai APBDes adalah pembangunan banjar. Disamping itu untuk tahun ini Ungasan sedang membuat lapangan sepak bola, dana 10 Milyar kelihatan besar namun setelah dialokasikan untuk pembangunan, oporasional, suport sekaa truna truni, dan lain sebagainya menjadi sangat kecil namun tetap sangat membantu untuk membangun desa Ungasan tercinta. Usaha kecil di Desa Ungasan akan dibina dan danai serta akan membeli produk Produk tersehut hal ini akan diselaraskan dengan program bapak bupati badung bidang sangdang. Di Ungasan trotoar tidak boleh diisi dengan spanduk-spanduk ataupun pamplet-pamplet yang bisa memberikan kesan kotor pada wilayah desa.

Sementara pada kesempatan berdeda kami berhasil mendapatkan statemen dari beberapa tokoh yang ada di Br. Giri Dharma Ungasan mengenai dana ibah Rp. 1 Milyar.


Mr. Sena sebagai ketua pembangunan banjar GD saat di hubungi melalui BBM menyatakan: uang bantuan 1 M itu dipakai untuk menyesesaikan tempelan batu hias di banjar dan juga untuk pembangunan bale kulkul, Ia merasa sangat bahagia dengan adanya bantuan ini karena akan bisa memberikan kesan indah dan wah pada bangunan banjar, dimana hal ini sangat penting dilakukan mengingat letak dari banjar ini persis di depan GWK yang merupakan destinasi wisata tingkat nasional bahkan tingkat dunia. Jika ada kelebihan sisa dana akan dialokasikan untuk menyelesaikan 3 pintu utama banjar yang ada di stage. "Untuk pintu yang di stage tiyang akan usahakan seplit dari sisa anggaran pemasangan bata klingker, pintu stage kari finish dan mrada mudah-mudahan kayaknya bisa mencukupi", tegas warga Giri Dharma yang kesehariannya berprofesi sebagai pemborong.


Pak Wayan Kurma sebagai keliaan Adat Br. Giri Dharma maupun sebagai diri sendiri memberikan apresiasi yang luar biasa atas dana ibah ini. "Terkait dengan dana hibah dari  Bupati yang diserahterimakan hari ini secara pribadi lan ngangganing krame pastinya tiang menghaturkan suksemaning manah antuk wantuan saking Pak Bupati. Preside antuk titiang lan I Krame nglanturang ri sejeroning wewangwangunan ring Br Adat Giri Dharma. P Bupati sungguh bermurah hati, sinamian program-program beliau pro rakyat. Satu Kata Buat P Bupati Luar Biasa,  astungkare ring warsa sane jagi rauh mangde preside ke wantu malih nyantos wewangunan ring banjar Giri Dharma puput 100%, Doaning kari keh sane dereng puput minakadi  genah Parahyangan lan Pangrencane ngaryanin Bale Bali Penyengker kenton naler, Mogi Program Pro Rakyat saking Pak Bupati mangde terus dan terus memargi SUKSEMA P BUPATI", tutupnya.

I Wayan Sugita Putra atau populer dikenal WSP, yang merupakan tokoh central dan penggerak team pemenangan Giriasa di Kuta Selatan menyatakan salah satu Bupati terpilih yang paling cepat merealisasikan janji-janjinya bisa dihitung dengan jari, Bapak Giri Prasta merupakan contoh bupati paling konsisten memegang janji-janjinya dan merealisasikan dengan sangat cepat seperti bantuan dana hibah 1 M untuk Br. Giri Dharma, atas hal ini beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. "Kami sangat berterimakasih atas bantuan dana hibah yang diberikan oleh Bpk. Bupati,  Bupati yang baik hati, Bupati yang bener pro rakyat dengan program-programnya karena berkat bantuan ini Pembangunan Banjar bisa berlanjut namun begitu warga masyarakat tentu mengharapkan bisa dibantu kembali untuk menyelesaikan Pembangunan Banjar ini sampai tuntas 100%, baik fisik maupun upacara adatnya", pesan Ketua PAC PDIP Kuta Selatan sekaligus tokoh banjar Giri Dharma dihubungi lewat BBM ini.

Semoga semua program yang yang sudah dicanangkan Bapak Bupati Badung (Giri Prasta) dan Bapak wakil bupati badung (Suiyasa) serta di bantu DPRD bisa betul-betul terealisasi tanpa ada hambatan untuk kedepannya sehingga harapakan warga Badung hidup dengan aman temtram sehat sejahtera gemah ripah loh jinawi bisa terujud. Astungkare.







Mr. Brain Revolution
Merdeka!!! Jayalah Badungku!!!
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Setelah Pailit, Gede Hardy Minta Doa Agar Bisa Bangkit Lagi

DENPASAR - Grup Hardys Holding milik Gede Hardy yang dinyatakan pailit pada putusan Pengadilan Niaga Surabaya di PN Surabaya per tanggal...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen