Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Raja Salman Ajak 1500 Orang dan 7 Pesawat, Saat Tiba Ngurah Rai Ditutup

Raja Salman Ajak 1500 Orang dan 7 Pesawat, Saat Tiba Ngurah Rai Ditutup

Written By Dre@ming Post on Jumat, 24 Februari 2017 | 8:39:00 AM

Raja Saudi, Sri Baginda Salman bin Abdulaziz Al Saud, akan lakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia mulai 1 Maret nanti. Bali akan dikunjungi untuk beristirahat pada 4-9 Maret. Itu merupakan kunjungan pertama Raja Saudi ke Indonesia setelah yang terakhir pada tahun 1970.  Tangga motorized atau excavator yang khusus digunakan oleh tim Raja Salman telah mendarat lebih dulu sejak tengah malam tadi di Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Ngurah Rai Bali.
Detik-detik Kedatangan Raja Arab Saudi, Gerbang Istana Dibuka Hingga Penerbangan Delay 45 Menit

JAKARTA - Menyambut kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Azis al-Zaud, gerbang depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017), dibuka.

Dari pantauan, satu petugas menggunakan helm bertuliskan PM terlihat duduk di depan pintu masuk.

Meski gerbang dibuka, akses menuju gerbang diportal.

Lalu-lintas di jalan di sekitar Istana masih normal.

Belum ada penutupan akses hingga saat ini.

Sebagaimana diberitakan, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Azis al-Zaud akan berkunjung ke Indonesia pada 1 Maret mendatang.

Ia akan membawa rombongan sebanyak 1500 orang menggunakan tujuh pesawat.

Pihak Otoritas Bandara Halim Perdanakusuma akan melakukan perubahan jadwal pesawat reguler saat rombongan Raja Salman dari Arab Saudi tiba di tanah air pada 1 Maret 2017.

"Tetap ada perubahan reguler karena untuk kedatangan tamu negara ada notime notice to airman expected delay untuk memberi kesempatan kepada tamu negara untuk landing," ujar Kepala Divisi Operasi Bandara Halim Perdanakusuma, Ibud Astono, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017).

Penundaan tersebut akan berlangsung selama 45 menit. 30 menit sebelum landing dan 15 menit setelah landing.

"Begitu juga pada saat keberangkatan," kata Ibud.

Tujuh unit pesawat yang mengangkut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud beserta rombongan akan tiba di Jakarta pada 1 Maret 2017.

Tujuh pesawat berukuran wide body itu terdiri dari dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules.

Direncanakan, Raja Salman dan rombongan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia dan bertemu Presiden Joko Widodo.

Raja Salman dijadwalkan berada di Jakarta dari tanggal kedatangan hingga tanggal 4 Maret 2017.

Selama itu, ketujuh pesawat akan diparkir di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Pada tanggal 4 Maret 2017, Raja Salman bertolak ke Bali untuk berlibur hingga tanggal 9 Maret 2017.

Pesawat Raja Salman akan mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Bandara Ngurah Rai Akan Ditutup Saat Raja Saudi Arabia Tiba!

DENPASAR- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud, akan berlibur ke Bali sebagai bagian dari rencana kunjungannya ke Indonesia mulai 1 hingga 9 Maret nanti.

Raja Saudi Arabia akan tiba di Bali beserta rombongan yang dikabarkan berjumlah 1.500 orang, pada 4 Maret 2017.

Sebelum ke Bali, orang nomor satu di Arab Saudi itu rencananya, akan bertemu Presiden RI Joko Widodo.

Atas kedatangannya ke Bali, pihak Bandara Ngurah Rai pun akan memberikan pelayanan berbeda.

Humas Bandara Ngurah Rai, Awaluddin menyatakan, terkait kedatangan Raja Saudi Arabia, sesuai protokoler kenegaraan, maka akan ada prioritas lebih.

Apalagi, kalau ada pesawat kepala negara yang mendarat atau terbang dari suatu bandara.

"Untuk kepala negara yang datang memang bandara tersebut (di luar Ngurah Rai) akan mengalami penutupan sementara. Dan nantinya di Bandara Ngurah Rai akan ada penutupan sementara," katanya, Kamis (23/2/2017).

Dijelaskannya, bahwa sesuai dengan aturannya, penutupan itu akan dilakukan selama 45 menit.

Pendek kata, nantinya akan ada expected delay.

"Ini berlaku pada saat 4 Maret 2017 mendatang (rencana kedatangan Raja Salman)," bebernya.

Kedatangan Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud di Jakarta dan Bali akan dengan banyak pesawat besar dan menginap dalam waktu yang lama.

Jenis dan jumlah pesawat yang dipakai adalah 4 pesawat Boeing B747 seri 400 dan 200, 2 pesawat Boeing B777 dan 2 pesawat C-130 Hercules.

Tentu saja butuh pengaturan khusus di bandara, terutama terkait dengan masalah parkir pesawat.

Pesawat besar seperti Boeing B747 dan B777 itu setara dengan dua pesawat badan sempit seperti Boeing B737 yang banyak dioperasikan maskapai Indonesia.

Jika tidak diatur sedemikian rupa, apron bandara akan penuh tertutup pesawat-pesawat besar tersebut dan mengganggu operasional pesawat yang lain.

“Pengaturan parkir tersebut perlu dilakukan karena sebagian besar pesawat tersebut berjenis badan besar (widebody). Dengan pengaturan parkir yang baik, diharapkan tidak mengganggu operasional sehari-hari pesawat di Bandara Ngurah Rai tersebut. Dengan demikian keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penerbangan penumpang reguler tetap terpenuhi dengan baik,” ujar Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Agoes Soebagio.

Pengaturan parkir pesawat itu dibagi menjadi dua kategori yaitu pesawat utama (Raja) dan pesawat pendukung.

Pesawat VVIP Raja akan diparkir dan menginap di tempat parkir (parking stand) B27.

Sebagai alternatif, pesawat VVIP tersebut juga bisa ditempatkan di tempat parkir B17.

Sedangkan pesawat pendukung akan diparkir di tempat parkir B22-B26.

Jika menginap, pesawat pendukung akan ditempatkan di Apron Selatan atau dipindahkan ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandara Juanda, Surabaya.

Untuk 2 pesawat C-130 Hercules akan ditempatkan di tempat parkir B28-B29.

Untuk menjaga kesuksesan kunjungan rombongan dari Arab Saudi tersebut, saat ini di Bandara Ngurah Rai Bali juga telah dibentuk pos koordinasi (posko) yang dikoordinasikan oleh TNI AU.

Posko tersebut beranggotakan PT. Angkasa Pura I (Pengelola Airport), AirNav Indonesia, TNI AU, Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) dan Kepolisian RI.








sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    3 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

MUDP Tak Larang Kremasi Hanya Harus Lapor Bendesa

"Tapi kami juga tidak melarang krama melakukan kremasi, sepanjang itu bisa dilakukan di desa pakraman yang nantinya sama-sama menjag...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen