Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Struktur Beton Gunakan Es Balok? GWK Digenjot Untuk Sambut IMF 2018

Struktur Beton Gunakan Es Balok? GWK Digenjot Untuk Sambut IMF 2018

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 01 Juli 2017 | 7:51:00 AM

Sebanyak 160 modul sudah terpasang dari total 754 modul. Berat per modul rata-rata 800 kilogram, dan total semua modul beratnya 900 ton.
MANGUPURA - Pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Bali, berimbas pada digenjotnya pembangunan infrastruktur yang disiapkan khusus untuk helatan tersebut.

Selain Bandara Ngurah Rai, pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Kuta Selatan, Badung juga ditargetkan selesai sebulan sebelum pertemuan IMF-Bank Dunia.

"Kami harapkan selesai bulan September 2018," ujar Construction Development Dept Head GWK, Apul Sihotang (29/6/2017).

Bila penggarapannya sudah rampung, patung GWK digadang-gadang akan menjadi ikon pariwisata Bali dengan total ketinggian patung mencapai 120 meter dan bentangan sayap garuda 64 meter.

Menurut Apul, target pengerjaan proyek patung GWK itu juga berdasarkan himbauan dari pemerintah pusat.

Sebab, kawasan GWK diprioritaskan menjadi tempat dinner para tamu undangan untuk pertemuan IMF-Bank Dunia dan patung GWK menjadi latar belakangnya.

Menurut Apul, pengerjaan patung GWK dimulai tahun 2014 yaitu dari pembangunan pondasi.

Dalam tahap tersebut, struktur beton menggunakan es balok untuk menurunkan suhu beton agar tidak terjadi crack atau retak.

Teknik seperti ini, lanjut Apul, termasuk pertama kali diterapkan di Bali.

Jumlah es balok yang digunakan adalah 44 ribu balok es dengan ukuran 20 cm x 20cm x 120cm.

"Karena suplai es batu dari Bali tidak mencukupi, sehingga kami datangkan dari Banyuwangi," imbuh Apul.

Saat ini, proyek patung yang didesain oleh maestro patung Nyoman Nuarta ini sudah dalam tahap penaikan modul atau lempengan-lempengan untuk kulit patung yang materialnya terbuat dari tembaga dan kuningan.

Sebanyak 160 modul sudah terpasang dari total 754 modul.

Berat per modul rata-rata 800 kilogram, dan total semua modul beratnya 900 ton.

Modul-modul tersebut didatangkan langsung dari Bandung yang digarap oleh Nuarta beserta tim kerjanya.

Sebanyak 80 persen modul sudah ada di Bali dan siap dinaikkan untuk kemudian dipasang.

"Sebulan targetnya 40 sampai 50 modul bisa terpasang. Tetapi, itu tergantung angin dan cuaca. Kalau angin tidak terlalu kencang dan cuaca mendukung, dalam sehari 10 modul bisa dinaikkan," imbuh Apul.

Teknis penaikan modul yang bergantung pada cuaca kemungkinan dalam minggu-minggu ini sedikit mengalami kendala.

Pasalnya, angin cukup kencang ditandai juga dengan musim layangan

Terlebih lagi dengan penggunaan tower crane atau alat bantu angkut material baja dan kulit patung yang kecepatan anginnya dibatasi hanya jika 10 knot.

Sedangkan di lapangan kecepatan angin bisa mencapai 25 knot.

Hal itu menyebabkan, dalam seminggu bisa saja penaikan modul tidak bisa dilakukan sama sekali.

Proyek pembangunan patung GWK ini dari tahap pondasi melibatkan ratusan pekerja.

Sedangkan, untuk penaikan modul, jumlah pekerja yang dilibatkan sekitar 50 orang.

Untuk target persiapan pertemuan IMF-Bank Dunia, proyek ini diprioritaskan tuntas kulit patungnya.

Namun demikian, menurut Ipul, tetap akan dilaksanakan secara paralel.

“Hingga hari ini (Kamis, 29/6) kulit patung yang terpasang sudah 24 persen," imbuh Apul.

Proyek pembangunan kawasan GWK Cultural Park sendiri sudah dimulai sejak 1997.

Adapun patung badan Dewa Wisnu dan garuda yang sudah rampung sebelumnya akan tetap dipertahankan.

Artinya, pembangunan patung fenomenal tersebut sama sekali baru.

"Bila semua rampung, nanti juga akan kita sediakan lift hingga lantai 20 dan bisa melihat Bali dari ketinggian tersebut," terang Apul.








sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Hewan Liar Bermunculan, Pura Besakih Mulai Ditutup, Badung Siap Membantu!

Petugas BPPD Badung sudah dikerahkan ke Karangasem - Petugas dan warga pengungsian sibuk mempersiapkan makanan untuk belasan ribu pengung...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen