Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Diselidiki, Pungli Water Sport di Tanjung Benoa Capai Rp 1 Miliar

Diselidiki, Pungli Water Sport di Tanjung Benoa Capai Rp 1 Miliar

Written By Dre@ming Post on Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:52:00 PM

Bali Tanjung Benoa Beach (Gbr Ist)
DENPASAR - Polda Bali melanjutkan penyelidikan terkait kasus dugaan punggutan liar (pungli) terhadap wahana water sport di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, omzet dari punggutan tersebut bisa menembus angka miliaran rupiah dalam kurun waktu hanya satu bulan.

"Sejauh ini, kasus masih berjalan. Sudah ada enam saksi yang diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja, didampingi Kasubdit I Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Tri Kuncoro, di Denpasar, Senin (7/8/2017).

Hengky menjelaskan, ada 17 orang yang bertugas melakukan punggutan.

Mereka sudah diberikan surat tugas oleh desa adat wilayahnya untuk menarik punggutan pada 22 usaha penyedia water sport setiap harinya.

Menurut keterangan Hengky, setiap bulan mereka diperkirakan berhasil meraup omzet hingga Rp 1 miliar.

Setiap orang yang ditugaskan dalam memunggut uang di water sport digaji setiap bulannya.

"Setiap bulannya, orang yang ditugaskan untuk menarik punggutan digaji sebesar Rp 1,7 juta. Gaji yang diterima setiap bulan tersebut belum termasuk uang tunjangan," ungkapnya.

Satu diantara 17 orang itu ada seorang wanita berinisial KR yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Subdit I Ditreskrimum Polda Bali, Rabu (2/8/2017) lalu.

OTT dipimpin oleh Kasubdit I, AKBP Tri Kuncoro, di areal parkir W Water Sport, sekitar pukul 16.00 Wita.

Dari tangan pelaku, petugas menyita uang tunai Rp 825 ribu, tiga lembar daily activity pax dari tiga perusahan wahana water sport, satu bendel kwitansi serta tas plastik.

Polisi juga menyita 26 lembar kertas daily activity pax dari tangan pelaku.

Hengky mengungkapkan, punggutan yang dianggap ilegal ini sudah berlangsung sejak lama.

“Praktek pungli yang dilakukan tersangka sudah terjadi sejak tahun 2014,” ujarnya.

Kata mantan Kabag Binkar SDM Polda Bali ini, pelaku menarik uang pungli melalui perusahaan jasa water sport.

Perusahaan diminta memunggut uang tambahan sebesar Rp 10 ribu kepada wisatawan yang menggunakan jasa wahana water sport dalam bentuk daily activity pax.

Setiap sore pelaku mendatangi perusahaan water sport untuk mengambil punggutan tambahan tersebut.

“Hasil punggutan liar yang diduga ilegal membuat wisata water sport di Tanjung Benoa menjadi lebih mahal,” ujar Hengky.

Aliran Dana

Sejauh ini KR tidak ditahan oleh Polda Bali.

Penyidik Polda Bali masih melakukan pengembangan terkait aliran dana praktik pungli yang dilakukan KR.

Penyidik juga mengindikasikan kemungkinan ada tindak pidana lain seiring berjalannya penyelidikan kasus ini.

Tapi Hengky belum menjelaskan jenis tindak pidana lain yang dimaksud.

"Sementara ini penyidik masih melakukan pengembangan kasus ini," tuturnya.

Untuk mendalami mekanisme, pertanggungjawaban keuangan, serta surat tugas yang diberikan kepada 17 orang petugas punggut, Polda Bali akan memanggil Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya alias Yonda, untuk dimintai keterangan.

"Nanti kita akan panggil, berikut juga dengan pengusaha water sport di sana," ungkap Hengky.

Made Wijaya yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung ini juga menyandang status tersangka dalam dugaan kasus reklamasi ilegal di Pantai Barat Tanjung Benoa.

Pemanggilan tersebut dikatakannya sebagai langkah penyelidikan polisi dalam menelusuri siapa yang bertanggungjawab dengan adanya punggutan liar yang membuat resah para wisatawan water sport.

“Penyidikan tidak hanya menyasar ke anak buah saja namun akan ditelusuri sampai ke atas yaitu yang menyuruh dan yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Sejauh ini praktik punggutan yang sudah terjadi sejak tahun 2014 lalu dihentikan pasca OTT.







sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Lawan Politik PDIP Badung Di Gawangi Giri Prasta Malu, Kenapa?

Bupati Giri Prasta jauh lebih besar ketimbang bansos yang dibawa kader non PDIP untuk masyarakat Badung DENPASAR - Lawan-lawan politik...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen