Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Karena Kasus? Di Jalan Tol Bali Mandara Mobil Advokat Ditembaki

Karena Kasus? Di Jalan Tol Bali Mandara Mobil Advokat Ditembaki

Written By Dre@ming Post on Senin, 11 September 2017 | 7:24:00 AM

 Advokat Yulisu Benyamin Seran (kanan) saat olah TKP kasus penembakan mobilnya di Jalan Tol Bali Mandara, Minggu (10/9) siang.
DENPASAR - Kasus dugaan penembakan terjadi di Jalan Tol Bali Mandara (rute Benoa-Bandara Ngyrah Rai-Nusa Dua), Jumat (8/9) sore sekitar pukul 17.45 Wita.

Korbannya adalah mobil yang dimemudikan Yulius Benyamin Seran, 33, seorang pengacara muda, yang ditembaki sekitar 300 meter arah timur dari Gerbang Tol Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Belum diketahui siapa pelaku dan apa motif penembakan mobil yang dikemudikan advokat Yulius Benyamin. Namun, dugaan awal, penembakan terkait seumlah kasus yang ditangani pengacara asal Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini. Untungnya, Yulius Benyamin tidak sampai terluka dalam aksi penembakan sore itu. Hanya kaca mobil bagian depan kanan yang retak akibat tembakan

Hingga saat ini, petugas kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk memburu pelaku penembakan. Polisi juga sudah terjun ke lokasi kejadian di Jalan Tol Bali Mandara untuk melakukan olah TKP, Minggu (10/9) siang. Dalam olah TKP ini, korban Yulius Benyamin juga dilibatkan.

Korban Yulius Benyamin mengisahkan, saat insiden penembakan terjadi, Jumat sore, dia sendirian mengemudikan mobil Toyotan Rush warna hitam nopol DK 1892 MG. Kala itu, dia melintas dari arah barat (Nusa Dua), sepulang dari kawasan Mumbul hendak menuju tempat tinggalnya di kawasan Jalan Waturenggong Panjer, Denpasar Selatan.

Awalnya, semua berjalan lancar. Usai membayar karcis masuk di Gerbang Tol Nusa Dua, korban Yulius langsung tancap gas. Namun, mobilnya baru bergerak sekitar 300 meter arah timur Gerbang Tol Nusa Dua, ketika tiba-tiba ditembaki orang tak dikenal. Akibatnya, kaca mobil depan kanan langsung retak.

Korban Yulius pilih tidak berhenti untuk memeriksa kendaraannya pasca ditembaki, karena khawatir akan keselamatan nyaeanya mengingat arus lalulintas di Jalan Tol Bali Mandara sore itu sedang sepi. Korban yang selamat tanpa terluka pilih tancap gas meninggalkan lokasi. "Bunyi tembakannya cukup keras. Kaca depan kanan tiba-tiba retak, persis di depan posisi saya duduk. Makanya, saya tidak mau am-bil risiko dan pilih melaju dengan kecepatan tinggi, usai ditembaki," ungkap Yulius, Minggu kemarin.

Menurut Yulius, pasca mobilnya ditembaki, dia tiba di pintu keluar Tol Bali Mandara kawasan Benoa, Denpasar Selatan sekitar 15 menit kemudian. Setelah itu, barulah dia memeriksa seluruh bagian mobil dan hanya menemukan bekas lubang serta retakan di kaca depan kanan akibat terkena peluru.

Begitu sadar nyawanya terancam, Yulius kemudian langsung pulang ke rumahnya di Jalan Waturenggong Panjer. Keesokan harinya, Sabtu (9/9) siang, korban Yulius masih menenangkan diri dan berusaha menghubungi rekan-rekannya perihal langkah apa yang harus diambil pasca insiden penembakan.

Barulah sehari berikutnya, Minggu kemarin, korban Yulius melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Denpasar dengan nomor laporan LP/STPL/1325/IX/2017/Bali/Res Denpasar. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polresta Denpasar kemarin langsung menggelar olah TKP. "Terus terang, akibat insiden ini, saya merasa diteror. Makanya, saya melapor ke polisi agar kasus ini diusut tuntas," beber Yulius.

Menurut Yulius, laporannya kemarin siang langsung direspons anggota Reskrim Polresta Denpasar, dengan menmggelar olah TKP di Jalan Tol Bali Mandara. Selain itu, rekaman CCTV di pintu masuk Tol Bali Mandara kawasan Nusa Dua juga diperiksa petugas.

Yulius mengatakan, ada pengendara motor yang diduga membuntuti dirinya selama berada di Jalan Bypass Ngurah Rai Nusa Dua, tepatnya dari arah Mumbul menuju Nusa Dua, sampai akhirnya masuk Tol Bali Mandara. Menurut Yulius, pengendara sepeda motor jenis matik itu selalu berada di belakang mobilnya, meski arus lalulintas sedang sepi.

"Saya curiga dengan pengendara motor itu, karena jalannya santai saja atau mungkin mengalami kerusakan, sehingga terus melaju pelan-pelan di belakang mobil saya ini. Tapi, saat saya bergerak ke Jalan Tol Bali Mandara, pengendara motor itu juga ikut masuk ke arah yang sama, hanya jalurnya di kendaraan roda dua,” kata Yulius.

Yulis Benyamin menduga ada pihak ataupun oknum-oknum tertentu yang sengaja melakukan teror terhadap dirinya dengan melakukan penembakan. Pasalnya, banyak kasus besar berkaitan dengan warga negara asing (WNA) yang sedang ditangani advokat berusia 33 tahun ini. Termasuk di antaranya kasus pemindahan bayi dari narapidana kasus pembunuhan, kassu Heater Mack, hingga kasus Baby J.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan penembakan di Jalan Tol Bali Mandara ini. Namun, pihaknya tidak bisa buru-buru menyimpulkan ini kasus penembakan.

"Kita masih dalami kasus ini. Kalau untuk memastikan ini penembakan, tentu harus melalui hasil pemeriksaan Labfor dulu. Kemungkinan besok (hari ini) mobil pelapor akan diperiksa," jelas Kompol Aris, Minggu kemarin.











sumber : nusabali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Tanpa Urunan, PDIP Gotong Royong Menangkan KBS-Ace

DENPASAR - Kader PDIP gotong-royong dalam memenangkan KBS-Ace (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati), pasangan Cagub-Cawagub ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen