Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Komit Membela Adat, Seni, Budaya, Agama, Ratusan Sulinggih Dukung KBS-Ace

Komit Membela Adat, Seni, Budaya, Agama, Ratusan Sulinggih Dukung KBS-Ace

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 17 Februari 2018 | 7:54:00 AM

DENPASAR - Dukungan untuk KBS-Ace dicetuskan dalam paruman yang dihadiri 288 sulinggih dan pamangku di Griya Bongkasa Manuaba, Jumat pagi.

Pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace), Cagub-Cawagub Bali yang diusung PDIP-Hanura-PKPI-PAN-PKB-PPP, mendapat tambahan amunisi jelang tarung Pilgub 2018. Pasalnya, sekitar 288 sulinggih dukung KBS-Ace jadi Gubernur-Wakil Gubernur Bali 2018-2023.

Restu dan dukungan ini diperoleh saat KBS-Ace hadiri Paruman Sulinggih Se-Bali, Diklat Bhawati, Pamangku, dan Sarati yang digelar di Griya Bongkasa Manuaba, Banjar Pengembungan, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, Jumat (16/2) pagi. Paruman tersebut dihadiri 288 sulinggih, para pamangku, dan ribuan krama.

Selain, Wayan Koster alias KBS (Koster Bali Satu) dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, dalam paruman sulinggih kemarin juga hadir Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang notabene Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali dan anggota Fraksi PDIP DPRD Badung, Made Duama.

Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Parama Daksa Manuaba, sulinggih dari Griya Bongkasa Manuaba, saat memberikan sekapur sirihnya dalam paruman kemarin mengatakan, pihaknya sangat berharap KBS-Ace bisa sukses memenangkan Pilgub Bali 2018. Pasalnya, KBS-Ace selama ini berkomitmen untuk membela adat, seni, budaya, dan agama Hindu. Ida Mpu Nabe Siwa Putra Parama memastikan KBS-Ace akan mendapatkan dukungan.

“Kalau sudah hadir, apalagi ada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang sudah sangat komitmen dengan adat, seni, dan budaya Bali, kami yakin seyakin-yakinnya KBS-Ace bisa sukses memenangkan Pilgub Bali dengan raihan 70 persen,” tandas Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Parama.

Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Parama pun mengajak seluruh hadirin untuk memberikan dukungan, pangrastiti, dan memilih KBS-Ace dalam Pilgub Bali, 27 Juni 2018 mendatang. Harapannya, dengan menang Pilgub Bali, KBS-Ace bisa melanjutkan pembelaan dan perjuangan terhadap adat, seni, budaya, dan agama Hindu di Bali.

“Kami berharap KBS-Ace juga satya wacana dan komitmen untuk bersama-sama membangun Bali, mau mendengar masukan sulinggih, mau mendengar keinginan rakyat,” terang Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Parama.

“Dari tempat sederhana ini, dumogi (semoga) KBS-Ace bisa sukses dan menangkan Pilgub Bali 2018. Saya minta para walaka dan semua yang sudah hadir dari seluruh Bali untuk mendukung KBS-Ace. Sanggup Satu Jalur untuk KBS-Ace?” lanjut Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Parama yang kompak dijawab ‘sanggup’ dan pekikan merdeka oleh hadirin.

Sementara, Wayan Koster alias KBS yang didaulat memberikan sekapur sirih dalam paruman sulinggih kemarin, menegaskan komitmennya untuk membangun Bali dengan tulus. Seperti gayanya selama ini, Koster tidak bertele-tele dan tanpa basa-basi.

Koster menyatakan, KBS-Ace memohon dukungan sehingga bisa memimpin Bali 2018-2023 mendatang. KBS-Ace siap melaksanakan komitmennya untuk menjaga adat, seni, budaya, dan agama Hindu di Bali makin mantap untuk kesejahteraan masyarakat, keharmonisan dan keseimbangan alam Bali. “Tiyang bersama Cok Ace serius ingin membangun Bali dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’: menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera,” ujar politisi militan PDIP asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Koster yang juga anggota Komisi X DPR RI (membidangi pendidikan, seni, budaya, pemuda, dan olahraga) tiga kali periode juga menegaskan komitmennya sudah disampaikan dan disaksikan para sulinggih saat acara di Pura Samuan Tiga, Desa Pakraman Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, 8 Februari 2018 lalu. “Saya saat itu sudah sampaikan komitmen saya. Ida Batara pasti sudah menyaksikan, ini bukan sekadar janji, tapi saya sudah siap sekala nikala,” tegas Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali.

Menurut Koster, untuk mewujudkan kuatnya adat, seni, budaya, dan agama Hindu di Bali, maka tiga kelembagaan (majelis) harus diperkuat dan ditata. Termasuk memperkuat serta menata fasilitas dan SDM-nya. “Sekarang ada yang sudah tertata, ada yang belum. Jangan bicara di kecamatan dan desa, di kabupaten saja dulu. Majelis Adat, Majelis Seni, Majelis Agama Hindu harus kuat,” katanya.

“Majelis ada, tapi kalau fasilitas dan dana tidak ada, bagaimana mereka bisa menjaga, membina umat, meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi, bagaimana menjaga tradisi budaya? Kalau tiang menjadi Gubernur Bali bersama Wakil Gubernur Cok Ace, penguatan 3 majelis ini akan saya lakukan, di samping juga program-program unggulan lainnya. Kalau nomor satu ya adat, seni, budaya, dan agama Hindu. Saya akan laksanakan ini konkret dan terukur,” lanjut Koster.

Koster membeberkan, saat ini banyak upaya perusakan alam Bali dari pihak luar, termasuk yang berkedok bisnis pariwisata. Semua ini membutuhkan pemimpin yang berani. KBS-Ace pun akan bersinergi dengan tokoh agama, sulinggih, dan masyarakat untuk menjaga Bali.

“Tiyang berani tegas. Biar tiyang cenik jek kal lawan, kalau mereka merusak alam Bali (Walaupun saya kecil, saya akan hadapi kalau mau merusak alam Bali, Red). Saya tidak berani dengan sulinggih, pamangku, dan masyarakat. Saya akan selalu bersama-sama merka dalam menjaga Bali.”

Dalam kesempatan itu, Koster juga menyinggung soal reklamasi Teluk Benoa yang selama ini jadi pro dan kontra. “Ribut-ribut reklamasi Teluk Benoa itu dikaitkan dengan ‘Sat Kerthi Nagun Lokha Bali’, sudah pasti kalau saya sebagai Gubernur Bali, itu tidak akan jalan,” tegas politisi-akademisi bergelar Doktor Ilmu Matematika jebolan ITB Bandung ini.

Sementara itu, Bupati Giri Prasta kemarin menegaskan komitmennya untuk Satu Jalur membangun Bali bersama KBS-Ace. Giri Prasta pun menegaskan komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan sulinggih di seluruh Bali.

“Selama ini, kesejahteraan sulinggih, pelestarian adat dan budaya di Badung sudah berjalan,” jelas Giri Prasta yang juga Ketua DPC PDIP Badung.

“Kalau KBS-Ace menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Bali, maka penguatan adat, seni, budaya, dan agama Hindu akan berjalan. Saya sudah siap dengan segala kekuatan, baik komitmen maupun anggaran yang ada, untuk menjaga adat, seni budaya, dan agama Hindu yang dicanagkan KBS-Ace,” lanjut politisi PDIP asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung yang juga mantan Ketua DPRD Badung 2009-2014 dan 2014-2015 ini.










sumber : nusabali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    6 bulan yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Kapolsek Kutsel: "Pelaku Jual Motor Lewat FB, Sebelumnya Plat Diganti"

"Pelaku menjual hasil sepeda motor curiannya lewat online akun Facebook setelah plat DK nya diganti terlebih dahulu," jelas Kap...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen