Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » » Semua Telah Diumumkan, KPK: Tak Ada Lagi Peserta Pilkada 2018 Terbelit Korupsi

Semua Telah Diumumkan, KPK: Tak Ada Lagi Peserta Pilkada 2018 Terbelit Korupsi

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 07 April 2018 | 10:12:00 AM

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi memberi sinyal tidak akan ada lagi peserta Pilkada 2018 yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo mengatakan secara keseluruhan, pihaknya telah mengumumkan semua calon kepala daerah yang terbelit perkara korupsi. Para tersangka yang disidik oleh KPK tersebut yang awalnya disebut oleh Agus di mana 90% penyelidikannya telah rampung.

“Secara keseluruhan sudah tidak ada lagi peserta Pilkada yang akan kami umumkan sebagai tersangka, kecuali ada OTT [operasi tangkap tangan] ya,” ujarnya, Jumat (6/4/2018).

Dia melanjutkan, ada pula kepala daerah lain yang tengah diselidiki oleh KPK dalam perkara korupsi, tetapi karena bukan merupakan peserta Pilkada tahun ini, nama-nama tersebut akan diumumkan kemudian.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, KPK telah menetapkan beberapa calon kepala daerah berstatus penyelenggara negara atau mantan penyelenggara negara, sebagai tersangka dalam perkara korupsi.

Mereka adalah Nyono Suharli, (calon Bupati Jombang) dalam perkara penerimaan gratifikasi dana kapitasi BPJS Kesehatan, Marianus Sae (calon Gubernur NTT) penerima dana gratifikasi terkait sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, dan Imas Aryumningsih (calon Bupati Subang) penerima gratidikasi terkait perizinan usaha.

Kandidat lainnya adalah Asrun, mantan Walikota Kendari sekaligus (calon Gubernur Sulawesi Tenggara) terkait gratidikasi untuk membiayai kampanye serta Ahmad Hidayat Mus, (calon Gubernur Maluku Utara) yang terbelit korupsi pengadaan lahan pembangunan bandara. Terakhir, (Walikota Malang) Mochamad Anton serta pesaingnya, Yaqud Ananda Gudban yang menjabat Ketua Fraksi Hanura, DPRD Kota Malang ditetapkan sebaagi tersangka dalam perkara suap pembahasan APBDP 2015.









sumber : k24
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Giri Prasta Bersyukur 10 Desa/Kelurahan dari Badung, Laoly: Sulit Capai Predikat Sadar Hukum

  MENTERI Hukum dan HAM Yasonna H Laoly meresmikan 14 Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Bali, Rabu (8/8) MANGUPURA - Menteri Hukum dan Ha...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen