Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Penyebab Kemacetan Banyaknya Kendaraan Pribadi, Badung Beri Sinyal Setujui Bangun KA

Penyebab Kemacetan Banyaknya Kendaraan Pribadi, Badung Beri Sinyal Setujui Bangun KA

Written By Dre@ming Post on Minggu, 28 Oktober 2018 | 10:46:00 AM

Hitachi Javelin Train (Gbr Ist). Kereta Api merupakan salah satu angkutan umum yang disiapkan untuk dapat mengurai kemacetan. Karena penyebab kemacetan adalah semakin tingginya penggunaan kendaraan pribadi.
MANGUPURA - Wacana transportasi Kereta Api (KA) di Bali yang rencananya melintas dari Mengwitani (Badung) menuju Singaraja mendapat sambutan positif pemerintah kabupaten Badung.

Pemkab melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan sinyal setuju adanya wacana transportasi massal tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, AA Ngurah Rai Yuda menerangkan, dari pembahasan melalui Focus Group Discussion (FGD) di Bali Dynasty Resort tentang KA belum lama ini, pada intinya membahas pelaksanaan kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur perkeretaapian Provinsi Bali.

“Dalam pembahasan tersebut baru mengatur poin-poin kerja sama yang ingin disepakati antara pemerintah dengan Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali. Sifatnya mendukung hasil permufakatan yang tercapai. Dari sisi transportasi ada amanah yang mewajibkan pemerintah daerah menyediakan angkutan umum," papar Rai Yuda Minggu (27/10/2018).

Menurutnya, KA ini bukan soal mendukung atau tidak, namun sebuah kewajiban Pemerintah Daerah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

KA merupakan transportasi massal yang bersifat dinamis.

Bukan berarti dianggap sebagai transportasi yang membutuhkan lahan besar.

Ia mengatakan bentuknya tidak besar, melainkan memerlukan lahan seperti trem yang membutuhkan lahan dengan lebar 2 meter saja.

“Para konsultan yang telah melakukan studi sudah memperhitungkan trase yang dilintasi KA, sehingga penerapan nantinya di lapangan seminimal mungkin permasalahan termasuk pengadaan lahan, rute yang dilintasi dan sebagainya, ” terang.

Dengan adanya KA masyarakat bisa memilih transportasi yang digunakan.

Bahkan kata dia, KA dengan Angkutan Umum merupakan alat transportasi yang saling berkesinambungan.

Karena itu KA tidak bisa berjalan tanpa adanya feeder dari angkutan umum.

"Bayangkan jika para penumpang harus ke stasiun dengan membawa kendaraan pribadi, berapa luas areal stasiun yang diperlukan untuk menampung kendaraan pribadi penumpang, ” ungkapnya.

Rai Yuda kembali menegaskan, bahwa antara KA dan Angkutan Umum mempunyai hubungan simbiosis mutualisme.

Itu artinya saling menguntungkan bukan saling mendominasi kedua belah pihak.

Kereta Api merupakan salah satu angkutan umum yang disiapkan untuk dapat mengurai kemacetan.

Karena penyebab kemacetan adalah semakin tingginya penggunaan kendaraan pribadi.

"Jadi jika nanti angkutan umum semakin banyak. Kemungkinan bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Semasih pelayanan masyarakat diutamakan, seperti ketepatan waktu, keamanan dan kenyamanan," urainya.










sumber : tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen