Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , , » Paslon Tidak Kampanye Dalam Bentuk Apapun, Distribusi Logistik Dikawal Ketat

Paslon Tidak Kampanye Dalam Bentuk Apapun, Distribusi Logistik Dikawal Ketat

Written By Dre@ming Post on Senin, 07 Desember 2015 | 7:25:00 AM

Petugas KPU Badung tengah melakukan pengepakan logistik Pilkada 2015 untuk didistribusikan ke desa/kelurahan mulai, Senin (7/12) hari ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung memulai pendistribusian logistik pilkada Badung ke 62 desa/kelurahan se-Badung, Senin (7/12) hari ini mulai pukul 09.30 Wita
MANGUPURA - Demi menjaga keamanan logistik, pendistribusian dari gudang KPU di Jalan Kebo Iwa Denpasar akan mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian. Termasuk di tempat penyimpanan logistik pun akan dijaga aparat dengan dibantu petugas Linmas.

“Pendistribusian logistik menggunakan truk, jadi besok (hari ini) akan dikirim langsung ke desa/kelurahan. Mudah-mudahan lancar tidak ada kendala,” kata Ketua KPU Badung, AA Gede Raka Nakula, Minggu (6/12). Nah, logistik yang transit di desa/kelurahan, lanjut pria asal Gianyar ini akan dikirim ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) H-1 jelang pencoblosan.

Namun, bagi TPS yang berdekatan dengan kantor desa boleh mengambil logistik pada pagi hari sebelum jam pencoblosan. “Dari desa, H-1 sudah bisa dikirim ke TPS, tapi kalau jaraknya dekat kira-kira hanya berjarak 5-10 menit bisa dititip dulu di desa kemudian diambil sebelum pencoblosan,” katanya.

Di tempat penyimpanan logistik, imbuh Nakula, logistik pilkada tidak saja dijaga aparat kepolisian, tapi sekaligus melibatkan personel Linmas, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). Terkait pengirim surat panggilan memilih (C6), menurut Nakula tidak ada masalah. Sejak H-3 atau Minggu kemarin, pendistribusian C6 sudah dimulai. Distribusi C6 dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ada di tiap-tiap TPS. Pihak KPU Badung meyakini pendistribusian C6 akan selesai sehari sebelum pencoblosan.

“Kan ada tujuh orang di masih-masing TPS. Umpamanya di TPS itu ada pemilih 800 orang ya tinggal dibagi saja kepada tujuh orang itu untuk mendatangi ke rumahnya masing-masing,” kata Nakula. Bagaimana kalau pemilih tidak ada di rumah? Bila KPPS yakin itu pemilih adalah warga asli Badung, maka C6 itu bisa dititipkan di Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Nanti akan dibuatkan posko apakah warga sudah mendapatkan C6 atau tidak,” tandasnya.

Pada bagian lain, Nakula juga mengingatkan agar selama masa tenang, Minggu kemarin, masing-masing pasangan calon (paslon) tidak melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apapun. Tim pemenangan pun diminta untuk menurunkan atribut kampanye bila memasang sendiri di luar yang difasilitasi oleh KPU Badung. Termasuk penggunaan media sosial (medsos) pun dilarang.












sumber : NusaBali
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Setelah Pailit, Gede Hardy Minta Doa Agar Bisa Bangkit Lagi

DENPASAR - Grup Hardys Holding milik Gede Hardy yang dinyatakan pailit pada putusan Pengadilan Niaga Surabaya di PN Surabaya per tanggal...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen