Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » » Duka Cok Rat, Gung Krisna Yoga Meninggal

Duka Cok Rat, Gung Krisna Yoga Meninggal

Written By Dre@ming Post on Selasa, 08 Maret 2016 | 11:11:00 AM

Jenazah Gung Krisna Yoga, putra kedua A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat telah diletakkan di Bale Gede (istilah biasa bale dangin), tempat umat hindu biasa meletakkan jenazah sebelum dikubur
Jenazah Putra Kedua Cok Rat Akan Dingaben 20 Maret 2016

DENPASAR - Jenazah Gung Krisna Yoga, putra kedua A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat telah diletakkan di Bale Gede (istilah biasa bale dangin), tempat umat hindu biasa meletakkan jenazah sebelum dikubur.

Sesuai rencana, jenazah Gung Krisna bakal dimandikan (disiramin) pada tanggal 17 Maret 2016, dan rencananya bakal dipalebon/diaben pada 20 Maret 2016 pukul 13.00 wita di Setra Badung.

Duka mendalam dialami keluarga kerajaan Puri Satria, Denpasar, Bali.

Puluhan kerabat dekat dan warga sekitar masih berdatangan mengucapkan bela sungkawa.

Dari Pantauan, beberapa pejabat nampak hadir di Puri Satria, Jalan Veteran, Denpasar, Bali.

Beberapa pejabat datang dari Pemkot Denpasar dan Tabanan.

Ucapan bela sungkawa berupa karangan bunga pun berjajar di deretan jalan Puri Satria hingga di kediaman rumah duka.

Yang menarik, ialah karangan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Menteri Sekretaris Kab‎inet Pramono Anung.

AA Ngurah Bagus Krisna Yoga merupakan anak kedua Cok Rat dan memiliki tiga orang anak.

Diketahui, AA Ngurah Bagus mengalami sakit penyumbatan darah di otaknya.

Mengharukan, Istri dan Tiga Anak Putra Kedua Cok Rat Kerap Mengurung Diri Dalam Kamar

DENPASAR – Sejak wafatnya Gung Krisna Yoga, istrinya Herayanti, kerap mengurung diri di kamar.

Tak sendiri, Herayanti juga terus ditemani tiga anak Gung Krisna, AA Istri Kireyna Ratmaninggrat (14), AA Istri Tabitha Nadin Davina (12), dan satu putranya, AA Ngurah Alit Keysa Yoga (7).

Duka mendalam begitu terasa di kerajaan Puri Satria, Denpasar, Bali.

Ucapan bela sungkawa berupa karangan bunga pun berjajar di deretan jalan Puri Satria hingga di kediaman rumah duka.

Diketahui, Gung Krisna mengalami sakit penyumbatan darah di otaknya

Sesuai rencana jenazah Gung Krisna bakal dimandikan (disiramin) pada tanggal 17 Maret 2016, dan rencananya bakal dipalebon/diaben pada 20 Maret 2016 pukul 13.00 wita di Setra Badung.

Gung Krisna adalah putra kedua A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat

Puluhan kerabat dekat dan warga sekitar masih berdatangan mengucapkan bela sungkawa.

Istri Cok Rat Mengaku Tak Ada Firasat Apapun

DENPASAR – Istri A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat, Ida Ayu Manik mengaku hanya bisa pasrah menerima takdir Tuhan atas kepergian putra keduanya, Gung Krisna Gung Krisna Yoga.

Dayu Manik mengatakan dirinya tidak memiliki firasat apapun menjelang kematian anak laki-laki satu-satunya itu.

“Tidak ada firasat apa-apa sebelum anak saya meninggal,” tutur Dayu Manik.

Ia bercerita, keseharian Gung Krisna Yoga hampir sama dengan masyarakat pada umumnya.

Sehari-hari, Gung Krisna Yoga mengurus usaha properti, sedangkan istrinya sebagai pengusaha.

Diketahui, Gung Krisna mengalami sakit penyumbatan darah di otaknya.

Kondisi kesehatan Gung Krisna Yoga menurun sejak seminggu terakhir.

Gung Krisna Yoga meninggalkan istri, Herayanti dan tiga anak yaitu, AA Istri Kireyna Ratmaninggrat (14), AA Istri Tabitha Nadin Davina (12), dan satu putranya, AA Ngurah Alit Keysa Yoga (7).

Ucapan bela sungkawa berupa karangan bunga pun berjajar di deretan jalan Puri Satria hingga di kediaman rumah duka.

Sesuai rencana jenazah Gung Krisna bakal dimandikan (disiramin) pada tanggal 17 Maret 2016, dan rencananya bakal dipalebon/diaben pada 20 Maret 2016 pukul 13.00 wita di Setra Badung.

Mengharukan, Anak Sulung Cok Rat : Adik Saya Ramah dan Baik Hati

DENPASAR – Anak sulung A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat, Gung Ratna Dewi bercerita, selama hidup almarhum sesekali berbeda pendapat dengannya.

Sifat adiknya, kata dia, sangat ramah, dan baik hati kepada setiap orang.

Berbeda dengan dirinya yang mengaku kerap bersikap jutek dan agak judes.

“Saya sering berantem sama dia. Saya dah teman berantemnya. Orang beda sekali sifat kita. Kalau adik saya itu orangnya baik sekali, susah sekali kalau bilang tidak. Lain dengan saya, saya judes orang,” ucap Gung Ratna saat ditemui di Puri Satria, Senin (7/3/2016).

Tidak ada satupun pihak keluarga yang menyangka Gung Krisna Yoga bakal wafat secepat ini.

Menurut penuturan AA Istri Ratna Dewi, adik kandungnya meninggal dunia lantaran menderita sakit penyumbatan di bagian otak kanan.

“Memang sakit mendadak. Sebelumnya juga ada gejala, cuma kita enggak ngeh saja. Ternyata terjadi penyumbatan di otak kanannya. Kita tahunya sih terakhir seminggu pas sakitnya ini. Kita tidak tahu ternyata sakitnya parah sekali,” tutur perempuan berusia 41 tahun ini sembari memperlihatkan sebuah foto kenangan bersama almarhum.

Satu hari menjelang wafatnya Gung Krisna Yoga, pihak keluarga menduga Gung Krisna bakal segera sembuh.

Sebab, dilihat dari wajah sudah tampak bugar.

Namun, pada Jumat (4/3/2016) lalu, kondisi Gung Krisna kembali drop.

“Enggak ada firasat. Jumat Sore kondisi sudah drop, padahal Kamis malam kondisinya sudah baik banget,” cerita anak pertama Cok Rat ini

Sedih, Putra Cok Rat Wafat Dekat HUT Sang Ibunda

DENPASAR - Hari ulang tahun seharusnya menjadi hari spesial bagi sebagian besar orang, namun tidak bagi pasangan AA Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat) dan Ida Ayu Manik.

Cok Rat harus kehilangan putra laki-laki satu-satunya, AA Ngurah Bagus Krisna Yoga (39).

Bahkan, hembusan nafas terakhir jatuh di hari-hari menjelang ulang tahun sang ibunda, Ida Ayu Manik.

Sang ibunda Ida Ayu Manik mengaku hanya bisa pasrah menerima takdir Tuhan.

“Iya, memang sekarang hari ulang tahun saya (yang ke-66). Tapi kan sebenarnya tidak ada hubungannya. Kalau orang Bali ulang tahunnya kan pas otonan. Meskipun begitu, tidak ada firasat apa-apa sebelum anak saya meninggal,” tutur Dayu Manik saat bercakap-cakap.

Cok Rat nampak sibuk menerima kedatangan para kerabat dan sejumlah rekan yang mengucapkan bela sungkawa.

Sejak pagi hari, puri satria sudah padat dikunjungi para sahabatnya untuk mengucap belasungkawa.

Puluhan karangan bunga juga terlihat mulai dari bagian depan Puri Satria.

Tidak main-main, sebagian besar yang mengirim karangan bunga adalah kalangan kelas elit, mulai dari pejabat kelas daerah, nasional, hingga pimpinan partai politik.

Gung Krisna Yoga meninggalkan istri, Herayanti dan tiga anak yaitu, AA Istri Kireyna Ratmaninggrat (14), AA Istri Tabitha Nadin Davina (12), dan satu putranya, AA Ngurah Alit Keysa Yoga (7).

Sesuai rencana jenazah Gung Krisna bakal dimandikan (disiramin) pada tanggal 17 Maret 2016, dan rencananya bakal dipalebon/diaben pada 20 Maret 2016 pukul 13.00 wita di Setra Badung.







sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen