Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Pastika Dukung SGB, KBS Tak Hadir

Pastika Dukung SGB, KBS Tak Hadir

Written By Dre@ming Post on Kamis, 25 Mei 2017 | 8:54:00 AM

SGB (kiri) dan KBS (kanan)
Koster Utus Alit Kelakan

DENPASAR - Koster sebagai kandidat Cagub dari PDIP di Pilgub Bali 2018 dengan julukan KBS (Koster Bali Satu) tidak mengabaikan undangan kehormatan dari Golkar. Hadir Undangan Deklarasi Sudikerta Gubernur Bali.

Ketua DPD PDIP Bali, Ir I Wayan Koster MM yang diundang DPD I Golkar Bali dalam acara deklarasi Sudikerta Gubernur Bali (SGB) di Monumen Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Rabu (24/5) mendatang, putuskan tidak hadir. Koster akan mengutus Ketua Pemenangan Pemilu DPD PDIP Bali, IGN Alit Kusuma Kelakan. Koster menyebutkan tidak bisa hadir karena sedang ada tugas-tugas di Komisi X DPR RI.

Koster tidak menunjukkan diri sebagai rivalitas yang harus berseberangan. Koster tetap menyatakan menghormati undangan dari Partai Golkar di mana Sudikerta adalah Ketua DPD I Golkar Bali yang diprediksi jadi lawannya di Pilgub Bali.

“Saya diundang, tetapi sayang sekali saya tidak bisa datang, karena ada kegiatan di Komisi X DPR RI yang tidak bisa ditinggalkan. Banyak tugas-tugas, hari masuk kerja soalnya. Ini habis Rakernas langsung ke Jakarta saya, jadi tidak bisa hadir di acara Partai Golkar Provinsi Bali,” ujar Koster.

Koster yang selama ini dikenal sebagai kandidat calon gubernur dari PDIP di Pilgub Bali 2018 dengan julukan KBS (Koster Bali Satu) tidak mengabaikan undangan kehormatan dari Golkar. Koster menyebutkan tetap ada perwakilan. “Saya minta nanti Pak Alit Kelakan yang hadir mewakili. Karena kita memang diundang dan saya sudah terima undangannya,” ujar politisi asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini.

Koster juga mengucapkan selamat kepada Sudikerta yang sudah mendapatkan rekomendasi Cagub dari DPP Partai Golkar. “Saya sampaikan selamat kepada Pak Sudikerta sudah mendapatkan rekomendasi Cagub,” ungkap Koster. Sementara sejumlah partai politik pendukung Cagub-Cawagub Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) ketika di Pilgub Bali 2013 silam akan datang. Partai-partai pengusung itu seperti Partai Demokrat, Partai Gerindra, PKPI, PAN, dan Hanura. Sementara partai baru tidak diundang. Sebut saja Partai NasDem yang dipimpin Ketua DPW Ida Bagus Oka Gunastawa yang notabene mantan kader senior Golkar tidak diundang. Gus Oka Gunastawa kemarin dikonfirmasi mengaku tidak diundang.

“Saya tidak diundang. Saya juga sedang mengikuti kegiatan partai di Jakarta,” ujar Oka Gunastawa. Sementara Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Sukarta akan hadir di acara deklarasi SGB. Gus Sukarta dihubungi, Senin siang kemarin mengakui Ketua DPD Gerindra Bali diundang hadir ke acara deklarasi SGB sebagai pimpinan partai politik. Bukan karena ada koalisi untuk Pilgub Bali 2018. “Selaku Ketua partai saya diundang. Saya akan hadir selaku pimpinan partai politik di Bali. Belum soal koalisi,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Gus Sukarta mengatakan kalua soal koalisi di Pilgub Bali, penjajakan dan komunikasi lintas partai masih cair. “Kalau untuk Pilgub Bali masih jalan komunikasi kita dengan lintas partai politik. Jadi masih penjajakan kalau soal urusan Pilgub Bali. Kalau soal undangan di deklarasi tetap kapasitas sebagai ketua partai,” tegas politisi Gerindra Bali yang anggota Komisi X DPR RI ini.

Sementara Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta belum bisa dikonfirmasi terkait dengan agenda SGB di Bali. Saat dihubungi melalui ponselnya bernada mailbox. Sementara Wakil Ketua PKPI Bali, I Kadek Nuartana dan Ketua DPW PAN Bali I Ketut Jengiskan juga belum bisa diminta komentar.

Deklarasi SGB akan dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto dengan sejumlah jajaran DPP Partai Golkar. Dalam deklarasi tersebut akan dilakukan penyerahan Surat Rekomendasi Cagub Golkar untuk Pilgub Bali 2018 untuk Sudikerta. Dalam deklarasi tersebut sekaligus akan ada konsolidasi kader-kader partai.

Menurut Wakil Ketua DPD I Golkar Bali Bidang Organisasi dan Daerah, I Gusti Putu Wijaya, Partai Golkar tidak melakukan pengerahan massa besar-besaran. Namun seluruh jajaran kader dari seluruh tingkatan. “Ini konsolidasi partai sekaligus juga deklarasi SGB. Bukan sih pengerahan massa, tetapi kita undang jajaran kader di seluruh level. Karena ini kondolisasi daerah,” tegas Wijaya.

Golkar Usung Sudikerta Maju di Pilgub Bali 2018

PARTAI Golkar secara resmi memberikan rekomendasi kepada I Ketut Sudikerta untuk maju menjadi Gubernur Bali periode 2018-2023.

Sebelumnya, Sudikerta menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Bali dan sekarang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali yang mendampingi Gubernur Made Mangku Pastika.

Penyerahan rekomendasi itu dilakukan sendiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajrasandhi, Renon Denpasar, Rabu (24/5) sore.

Surat rekomendasi dengan Nomor: B-1098/Golkar/V/2017 tentang Penetapan Calon Kepala Daerah Provinsi Bali dibacakan di hadapan sekitar 2 ribu kader Golkar dari seluruh Bali oleh Sekjen Partai Golkar Idrus Marham disaksikan oleh Gubernur Bali Made Mangku, beberapa pemimpin serta perwakilan partai politik di Bali.

Usai dibacakan oleh Idrus, surat rekomendasi diserahkan secara langsung oleh Ketum Golkar Setnov kepada Sudikerta. Setelah penyerahan surat rekomendasi tersebut, Sudikerta langsung melantik tim pemenang tingkat kabupaten yang dijabat oleh para Ketua DPD 2 Golkar Bali dari 9 kabupatan dan kota di Bali.

Sebelum membacakan SK rekomendasi, Sekjen Golkar mengatakan, penyerahan surat rekomendasi itu bukan tanpa alasan.

"Dari dua lembaga survei, Sudikerta mendapatkan nilai tertinggi baik elektabilitas maupun popularitasnya. Itu lah sebabnya, rekomendasi Golkar diberikan kepada Sudikerta," ujarnya.

Gubernur Pastika mengisyaratkan akan mendukung Sudikerta. Dalam sambutannya, ia menegaskan, Bali saat ini sudah memiliki program Bali Mandara di antaranya bedah rumah, pendidikan gratis, sistem pertanian terintegrasi (simantri), gerakan pembangunan desa terpadu (gerbangsadu), dan berbagai program lainnya.

"Banyak yang belum dicapai dalam program tersebut. Program Bali Mandara harus dilanjutkan. Saya berharap Sudikerta bisa melanjutkan program tersebut," ujarnya. Pastika mengakui jika selama berpaketan dengan Sudikerta di Bali, ia selalu mendorong Sudikerta untuk tampil secara baik dan harus memenangi Pilgub Bali.

"Saya tidak pernah punya tradisi kalah. Saya hanya punya tradisi menang," ujarnya.

Menurut dia, dengan turunnya rekomendasi dari Golkar untuk Sudikerta, maka baru satu kader partai yang sudah diketahui akan bertarung di Pilgub 2018 mendatang.

"Saya menunggu kader-kader lainnya, dari partai lainnya di Bali," ujarnya.

Ketum Golkar Novanto mengatakan, pemilihan terhadap Sudikerta untuk maju menjadi Gubernur Bali dalam Pilgub tahun depan merupakan langkah yang tepat.

Pertama, selain kader partai, Sudikerta sudah berpangalaman mulai dari menjadi Wakil Bupati Badung dua periode dan kini menjadi Wakil Gubernur Bali. Sudikerta dinilainya sudah memiliki pengalaman di birokrasi sampai saat ini.

Adapun alasan kedua, ada beberapa program pembangunan yang harus segera diselesaikan di Bali. Salah satunya ialah pembangunan bandara yang ada di Bali utara.

"Banyak program di Bali yang harus dilanjutkan. Saya tanya ke Gubernur Bali jika selama 9 tahun ini sudah 26 ribu rumah yang dibangun dalam program bedah rumah. Maka Sudikerta harus berbuat lebih banyak lagi. Dua kali lipat dari yang sudah ada," ujar Novanto.

Ia berharap, seluruh kader Golkar di Bali bersama seluruh masyarakat bisa memenangkan Pilgub Bali 2018 nanti.







Sumber : Nusabali, Mediaindonesia
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen