Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Ini Mengejutkan?, Bali Jokowi Resmi Diusung PDIP Jadi Capres

Ini Mengejutkan?, Bali Jokowi Resmi Diusung PDIP Jadi Capres

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 24 Februari 2018 | 8:34:00 AM

Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat tanah adat Desa Pakraman dan Pura se-Provinsi Bali di Wantilan Pura Sakenan, Serangan,Denpasar,Jumat (23/2/2018)
DENPASAR - "Dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan, Ir Joko Widodo. Metal! Metal! Pasti menang total," teriak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada acara pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018).

Pengumuman itupun disambut riuh teriakan para kader.

Megawati dalam rapat itu memberikan pidato di hadapan para kader secara tertutup.

Pembahasan materi rapat juga dilakukan tertutup.

Pengumuman pencapresan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu disebar melalui video yang dirilis akun Twitter resmi PDI Perjuangan

Mantan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung juga ikut mengumumkan penunjukan tersebut lewat akun Twitternya @pramonoanung sekitar pukul 16.00 Wita.

“Dalam Rakernas III hari ini @PDI_Perjuangan memutuskan pencalonan @jokowi menjadi calon Presiden utk tahun 2019-2024, Bismillah Menang dan mendapatkan dukungan seluruh rakyat Indonesia #Bant3ngPilihJokowi #T3tapJokowi.”

Pada pembukaan Rakernas III PDIP tersebut, Presiden Jokowi juga hadir.

Tampak Jokowi mengacungkan salam 'metal' atau tiga jari bersama Megawati dan seluruh peserta rakernas.

Diketahui, PDIP mendapatkan nomor urut 3 dalam Pilpres 2019.

Megawati sebelumnya menciptakan slogan 'Banteng Metal' usai partainya mendapatkan nomor urut 3 di pengundian nomor urut parpol peserta Pemilu 2019 yang digelar di Jakarta.

Banteng merujuk pada simbol PDIP, sedangkan metal adalah gabungan kata menang total.

"Tiga itu adalah metal, banteng menang, metal, menang total," kata Megawati.

"Jadi itu tolong disebarkan karena pasti kalau namanya banteng pasti tahu yang namanya metal karena dulu kita dengan nomor tiga selalu mengatakan metal, PDI Perjuangan menang," imbuhnya.

Pengumuman Jokowi sebagai Capres ini cukup mengejutkan bagi semua pihak, termasuk kader PDIP.

Sebab sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyatakan rakernas yang digelar 23-25 Februari itu tak akan mendeklarasikan nama calon presiden maupun calon wakil presiden.

Acara itu hanya menyerahkan kriteria untuk kedua jabatan tersebut kepada Jokowi.

“Jujur ini juga merupakan keputusan yang mengagetkan bagi semua pihak, termasuk kami para kader. Tapi ini keputusan yang bijak dari Ibu Megawati,” kata Wakil Sekretaris Situation Room DPP PDIP, IGA Putri Astrid, tadi malam.

Menurut politikus yang menjadi PAW Wayan Koster di DPR RI ini, keputusan tersebut merupakan hasil dari Megawati yang melihat berbagai pencapaian-pencapaian keberhasilan Jokowi selama memimpin hampir satu periode ini.

“Ini bisa dikatakan Ibu Ketua Umum melihat berbagai pencapaian-pencapaian yang sudah dilakukan Pak Jokowi selama ini,” paparnya.

Mengenai alasan pemilihan Bali sebagai tempat untuk mengumumkan nama Jokowi tersebut, Gung Astrid pun menyebut memiliki makna tersendiri.

Ia mengatakan pemilihan Bali tersebut bisa dikatakan untuk menunjukkan marwah Bali sebagai basis PDIP di Pilpres nanti.

“Ya Bali itu kan kandang moncong putih sejak dulu, ini ya sebagai marwah partai juga,” tukasnya.

Ucapkan Terima Kasih

Presiden Jokowi membenarkan bahwa PDIP telah kembali mengusungnya sebagai petahana di Pilpres 2019.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan partainya.

"Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan menggunakan hak perioritgatifnya yang diberikan kongres partai telah menetapkan saya sebagai calon presiden 2019-2024. Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih yang sudah diberikan kepercayaan," kata Jokowi usai menyerahkan sertifikat tanah kepada warga di Pulau Serangan, Denpasar, kemarin.

Jokowi yang juga kader PDIP menuturkan, dirinya dititipkan pesan oleh Megawati agar melanjutkan pola pembangunan berdikari terutama dalam pangan, energi, pertahanan dan keuangan.

"Sesuai dengan tema Rakernas (PDIP) kali ini pola pembangunan berdikari untuk Indonesia. PDIP di bawah pimpinan Ibu Megawati partai yang solid, mengakar dan pancasilais," terang Jokowi.

Jokowi menyatakan, bahwa PDIP kuat karena semangat gotong royong.

"Itulah yang membuat saya yakin bahwa pemerintahan ke depan akan lebih stabil dan efektif karena dukuangan partai-partai yang menyatu dengan dukungan rakyat," ungkapnya.

Sebelum PDIP, Partai Golkar, PPP, Nasdem, Hanura, dan partai baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah lebih dulu mengumumkan mencalonkan Jokowi sebagai Capres di Pilpres 2019.

Partai Hanura pun turut menyambut baik dukungan PDIP kepada Jokowi untuk kembali maju di Pilpres 2019.

Hanura memandang sikap PDIP selaras dengan mereka.

"Kita senang sekalilah. Kan kita juga sama mendeklarasikan Pak Jokowi. Artinya, Pak Jokowi juga punya perasaan yang sama," ujar Sekjen Partai Hanura Herry L Siregar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Sementara Partai Gerindra menanggapi dingin keputusan PDIP mencalonkan kembali Jokowi.

Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengatakan pihaknya sama sekali tidak kaget dengan keputusan tersebut.

"Bagi Gerindra itu hal yang wajar dan bukan sesuatu yang wow," katanya saat dikonfirmasi, kemarin.

Ia melanjutkan Jokowi merupakan kader dan petugas partai PDIP.

Apalagi, menurutnya keputusan tersebut harus dilakukan oleh PDIP, mengingat ada beberapa partai pendukung pemerintah yang sudah menetapkan Jokowi seperti Golkar, NasDem, PPP, dan Hanura.

Mengenai sikap Gerindra di Pilpres.

Politikus yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini mengaku pihaknya menunggu keputusan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto.

"Ini kan yang membedakan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Pak Jokowi itu petugas partai sedangkan Pak Prabowo itu ketua umum partai," tegasnya.

Namun, pihaknya mengaku tetap berharap dan mendorong majunya kembali mantan Danjen Kopassus itu.

"Kami di fraksi, DPP, DPD, DPC, kader, simpatisan dan loyalis berharap Pak Prabowo maju kembali," terangnya.

Pria yang juga alumni HMI bahkan optimistis Prabowo akan memenangi pertarungan di Pilpres 2019.

Hal ini dikarenakan elektabilitas Prabowo dan Gerindra yang menanjak naik.

Untuk itu, pihaknya berfokus untuk memenangkan berbagai Pilkada serentak 2018 di seluruh Indonesia sebagai salah satu pemanasan mesin menuju Pemilu 2019.

Riza Patria juga memberikan sinyal bahwa keputusan Gerindra mencapreskan kembali Prabowo akan dilakukan usai helatan Pilkada 2018.

Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan penjajakan dengan berbagai parpol yang belum menentukan sikapnya di Pilpres 2019 seperti PAN, PKB, dan PKS.










sumber : tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen