Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , » Sudikerta Dihadang, Para Perbekel Siap Memenangkan Pasti-Kerta

Sudikerta Dihadang, Para Perbekel Siap Memenangkan Pasti-Kerta

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 23 Februari 2013 | 8:47:00 AM

Sabtu, 23 Februari 2013, 08:39

Pasti Kerta - Para perbekel ini pun menyatakan siap memenangkan Pasti-Kerta serta melakukan perlawanan terhadap intimidasi dan pertaruhan jabatan. Kepala Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli, I Made Antara, misalnya, menyatakan siap amankan suara Pasti-Kerta di wilayahnya. “Saya tidak takut dengan intimidasi. Saya sudah dua kali periode dipilih sebagai perbekel. Saya berharap Pak Gubernur Pastika bisa terpilih untuk kedua kalinya, sama dengan saya,” ujar Made Antara yang juga Ketua Forum Perbekel Se-Kabupaten Bangli. Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, I Made Janji. Dia menyatakan dukung penuh Pastika memimpin Bali 5 tahun ke depan, karena program Gubernur sangat jelas dirasakan masyarakat.
DENPASAR - Sejumlah tokoh masyarakat dari berbagagai kawasan, yang sebagian besar menjabat kepala desa (perbekel), mendatangi Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Sekretariat Sekar Tunjung Center Denpasar, Jumat (22/2) sore. Mereka menyampaikan aspirasi dukungan kepada pasangan Mangku Pastika-Ketut Sudikerta selaku Cagub-Cawagub ke Pilgub Bali 2013, dengan alasan program Bali Mandara yang selama ini dijalankan Gubernur sudah pro rakyat.

Para perbekel ini pun menyatakan siap memenangkan Pasti-Kerta serta melakukan perlawanan terhadap intimidasi dan pertaruhan jabatan. Kepala Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli, I Made Antara, misalnya, menyatakan siap amankan suara Pasti-Kerta di wilayahnya. “Saya tidak takut dengan intimidasi. Saya sudah dua kali periode dipilih sebagai perbekel. Saya berharap Pak Gubernur Pastika bisa terpilih untuk kedua kalinya, sama dengan saya,” ujar Made Antara yang juga Ketua Forum Perbekel Se-Kabupaten Bangli. Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, I Made Janji. Dia menyatakan dukung penuh Pastika memimpin Bali 5 tahun ke depan, karena program Gubernur sangat jelas dirasakan masyarakat. Menurut Made Janji, Pastika bisa menjadi Gubernur Rakyat Bali. “Yang hadir di sini (STC) sudah kompak siap mengamankan Pasti-Kerta di Pilgub bali 2013 nanti,” tandas Made Janji.

Dukungan kepada Pastika juga mengalir dari Gumi Makepung, melalui Ketua Tim Relawan Koalisi Bali Mandara Kecamatan Mendoyo, Jembrana, I Ketut Taman Nadi. Menurut Taman Nadi, Posko Pemenangan Koalisi Bali Mandara di Mendoyo paling menonjol. ”Kami siap melawan intimidasi dari siapa pun. Kita di Mendoyo sudah siap dengan Posko Pemenangan untuk Pasti-Kerta,” tegasnya. Sementara, Mangku Pastika yang kemarin didampingi salah satu anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali, Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati, mengatakan dukungan krama ini akan sangat berarti bagi Bali ke depan. “Jangan sampai salah. Sebab, salah sedikit saja memilih pemimpin, kita habis. Ini pertaruhan bagi Bali,” ujar Pastika. Namun demikian, Pastika wanti-wanti partai pengusung dan krama Bali dari berbagai penjuru yang hadir kemarin, tetap kerja keras memenangkan Pasti-Kerta, termasuk meluruskan kampanye hitam yang kerap digelindingkan pihak tertentu.

“Saya dibilang punya Pasar Oleh-oleh, dibilang punya truk pasir. Tolong diluruskan ini, sampaikan kepada masyarakat itu tidak benar. Itu kampanye hitam,” katanya. Di sisi lain, baliho Paasti-Kerta yang terpasang di Jalan Tjokorda Agung Tresna- Jalan Ir Juanda Niti Mandala Denpasar, ditemukan robek. Baliho ini diduga sengaja ditebas hingga nyaris terbelah dua. Menurut Ketua Koalisi Bali Mandara, Made Mudarta, baliho Pasti-Kerta yang dirobek ini sebetulnya baru beberapa hari dipasang. ”Dari pengamatan saya di lapangan, baliho itumemang sengaja ditebas. Kita belum tahu siapa yang merobeknya,” ujar Mudarta yang juga Ketua Tim Pemenangan Pasti-Kerta, Jumat kemarin).

“Kita akan pasang yang baru lagi. Kita berharap persoalan ini tidak memancing kondisi yang tidak kondusif bagi Bali. Ya semua pihak harus menghormati proses demokrasi yang baru berjalan menjelang Pilgub Bali ini,” lanjut Ketua DPD Demnokrat Bali ini.

Sementara itu, suhu politik di Tabanan jelang Pilgub Bali 2013 mulai memanas. Kali ini, program simakrama Cawagub Koalisi Bali Mandara, Ketut Sudikerta, di Banjar Kesiut Tengah, Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan dijegal. Masyarakat Desa Kesiut dengan dipimpin Perbekel Nyoman Seputra, Ketua BPD, dan LPM sepakat menolak simakrama tersebut. Penolakan tersebut merupakan keputusan rapat warga di Aula Kantor Desa Kesiut, Kamis (21/2) malam. Perbekel Kesiut, Nyoman Seputra, membenarkan keinginan warganya menolak simakrama Sudikerta yang notabene Ketua DPD I Golkar Bali tersebut.

Namun, Nyoman Seputra tak mau blak-blakan mengenai alasan warga menolak kehadiran Sudikerta. “Rapat atas permintaan masyarakat, mereka yang memutuskan. Mengenai alasannya, saya tak tahu. Tanyakan langsung ke masyarakat,” kelit Seputra saat dikonfirmasi, Jumat kemarin. Meski hadir dan memimpin rapat malam itu, Seputra mengaku tak tahu alasan warganya menolak kehadiran Sudikerta yang rencananya masimakrama dengan masyarakat Banjar Kesiut Tengah, Minggu (24/2) besok. Namun, sumber di lapangan mengatakan ada tiga alasan mendasar untuk menolak simakrama Sudikerta. Pertama, warga menuding kepengurusan Golkar di Desa Kesiut tidak sah. Kedua, adanya rencana ngaben massal di Banjar Kesiut Tengah yang didanai anggota Fraksi PDIP DPR. Ketiga, adanya rencana bantuan hotmix jalan dari Bupati Tabanan. Jika menghadirkan Sudikerta, yang notabene ‘musuh’ PDIP, maka bantuan dana sosial dan pengaspalan jalan bisa batal.

“Warga sempat berkomitmen di tahun 2012 untuk menciptakan masyarakat aman dan damai, hanya pilih PDIP,” ungkap sumber di lapangan. Dihubungi terpisah, Ketua DPD II Golkar Tabanan Nyoman Wirya mengaku telah mendapat laporan tentang penolakan simakrama Sudikerta. “Pak Sudikerta rencananya simakrama hari Minggu, atas undangan masyarakat setempat. Karena diundang, kami jadwalkan datang masimakrama dengan masyarakat setempat,” jelas Nyoman Wirya. Meski ada ‘penghadangan’, menurut Wirya, pihaknya tetap akan mengajak Sudikerta turun ke Tabanan. “Kami akan turun menemui masyarakat sesuai undangan. Yang punya kesibukan lain, silakan dengan kegiatan masing-masing.

Kita memberi penyadaran di masyarakat bahwa perbedaan itu ada dan biarkanlah perbedaan berjalan,” katanya sembari menyebut pengertian demokrasi adalah menghargai perbedaan yang ada. Guna menghindari potensi konflik, Wirya mengaku sudah mengkomunikasikan dengan masyarakat Desa Kesiut bahwa acara simakrama akan digabungkan di Banjar Pacung, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan. Secara terpisah, DPC PDIP Tabanan menggelar konsolidasi pemenangan pasangan AA Puspayoga-Dewa Sukrawan (PAS) di Sekretariat Jalan Yeh Gangga, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Jumat kemarin. Konsolidasi pemenangan PAS dihadiri Cagub Puspayoga, yang kemarin didampingi anggota Fraksi PDIP DPR, Made Urip dan Ketua DPC PDIP Tabanan Ketut Boping Suryadi, serta para kader PDIP yang masuk daftar caleg sementara (DCS). Boping Suryadi mengatakan, Tabanan komitmen memenangkan PAS di Pilgub Bali 2013, dengan meanaskan mesin partai mulai dari Anak Ranting hingga organisasi sayap.

Boping mengajak semua kader untuk setia dan konsisten jaga ideologi partai dan Pancasila. “Bangsa ini dan Bali khususnya, butuh pemimpin yang setia pada ucapan dan sikapnya,” tandas Boping. Sedangkan Sekretaris DPC PDIP Tabanan, Gede Suadnya Darma, menegaskan Banteng Tabanan pasang target 71 persen untuk kemenangan PAS. DPC PDIP Tabanan pun akan menggelar sosialisasi sebanyak empat kali untuk memenangkan PAS, 7-10 April 2013. Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri juga dijadwalkan turun ke semua kabupaten di Bali. Tabanan sendiri mendapat jadwal tanggal 17 April 2013.

Sementara, Srikandi PDIP yang Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, menegaskan memenangkan PAS menjadi tanggung jawab semua kader. “Kebanggaan Ibu Mega adalah DKI Jakarta dan Bali. Kita harus berjuang mencetak Gubernur untuk masyarakat Tabanan dan Bali,” jelas Eka Wiryastuti.

Dre@ming Post______
sumber : NusaBali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Fakta Terungkap, Diperkirakan 10 Kg Sabu-sabu Senilai Rp 15 Miliar Lolos di Ngurah Rai

Manjet Singh (23) bersama rekannya Harvinder Singh (26) asal India diamankan polisi. Keduanya diamankan saat tinggal di kamar hotel nomor...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen