Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Diupayakan Ikut Susulan, Siswa SMAN 1 Kuta Selatan yang Sakit DBD

Diupayakan Ikut Susulan, Siswa SMAN 1 Kuta Selatan yang Sakit DBD

Written By Dre@ming Post on Rabu, 16 April 2014 | 8:07:00 AM

Kadek Karang, pengawas UN dari Satuan Pendidikan Universitas Udayana Denpasar menilai pelaksanaan UN tahun 2014 di SMAN 1 Mengwi berjalan lancar. Sedangkan Widia Astika mengatakan, jumlah peserta UN SMA sebanyak 7.113 siswa yang terdiri dari SMK sebanyak 3.744 siswa dan SMA sebanyak 3.369 siswa. “Dari keseluruhan peserta ada satu siswa dari SMA Negeri 1 Kuta Selatan tidak dapat mengikuti UN karena demam berdarah dan kami akan terus memantau kondisi siswa tersebut,” ujarnya. Gbr Ist
MANGUPURA - Siswa SMAN 1 Kuta atas nama Kade Bayu Dwi Astara kembali tidak bisa mengukuti ujian nasional (UN) di hari kedua, Selasa (15/4). Dan kemungkinan pula, ia tidak bisa mengikuti ujian sampai akhir, sebab kondisinya masih sakit. Pihak sekolah menyebut ia menderita demam berdarah dengue (DBD).

Atas kondisi itu, pihak sekolah dan pemerintah daerah mendorong agar Dwi Astara mengikuti ujian susulan yang bakal diselenggarakan pada 22–24 April mendatang di sekolah.

“Kami akan terus memantau kondisi siswa tersebut. Jika memungkinkan siswa tersebut akan melaksanakan ujian susulan dari 22 sampai 24 April mendatang di sekolah. Akan tetapi jika masih opname, atas seizin dokter serta orangtua siswa, kami akan laksanakan ujian susulan di rumah sakit,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika, Selasa (15/4).

Di hari kedua UN kemarin, Bupati Badung AA Gde Agung didampingi Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika serta Kabag Humas dan Protokol AA Gede Raka Yuda meninjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Mengwi. Bupati diterima Kepala SMAN 1 Mengwi I Made Oka Haryana. Pada kesempatan tersebut Bupati Gde Agung menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk melaksanakan UN yang jujur dan berprestasi. “UN ini merupakan salah satu tolok ukur untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyerap pelajarannya di SMA atau SMK serta merupakan indikator capaian keberhasihan pembangunan pendidikan di Kabupaten Badung. Untuk itu perlu kiranya pelaksanaan UN yang jujur dan berprestasi itu tetap dijaga,” tegas Gde Agung. Dikatakannya, pemerintah mengupayakan pelaksanaan UN tidak menjadi beban bagi siswa, salah satunya dengan mengikutsertakan peserta UN dalam try out UN gratis baik yang dilaksanakan Disdikpora Badung, provinsi maupun try out.

“Semua itu merupakan upaya pemerintah untuk mengenalkan siswa dengan bentuk ujian sehingga pada saat UN mereka tidak kaget melihat ujian dan diharapkan dapat mencapai prestasi yang lebih baik dari tahun kemarin,” tandasnya.

Oka Haryana mengemukakan bahwa UN di sekolahnya diikuti 241 siswa yang terdiri dari kelas IPA sebanyak 165 siswa, kelas IPS 57 siswa, dan kelas Bahasa 19 orang yang terbagi dalam 13 ruang ujian. “Untuk kehadiran siswa mengikuti UN hingga hari kedua ini mencapai 100 persen, dan tidak ada kendala dalam distribusi soal ujian,” ujarnya.

Kadek Karang, pengawas UN dari Satuan Pendidikan Universitas Udayana Denpasar menilai pelaksanaan UN tahun 2014 di SMAN 1 Mengwi berjalan lancar. Sedangkan Widia Astika mengatakan, jumlah peserta UN SMA sebanyak 7.113 siswa yang terdiri dari SMK sebanyak 3.744 siswa dan SMA sebanyak 3.369 siswa. “Dari keseluruhan peserta ada satu siswa dari SMA Negeri 1 Kuta Selatan tidak dapat mengikuti UN karena demam berdarah dan kami akan terus memantau kondisi siswa tersebut,” ujarnya.



sumber : NusaBali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen