Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Waspadalah! Marak Modus Tipu ‘Anak Kecelakaan’

Waspadalah! Marak Modus Tipu ‘Anak Kecelakaan’

Written By Dre@ming Post on Jumat, 25 Juli 2014 | 8:23:00 AM

"Saya mendapatkan telepon kalau anak saya mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami masalah pada otak kecil," ujar Ketut Muliarta.Ia mengatakan pelaku meminta dirinya untuk segera mentranfer uang sebesar Rp 9,4 juta untuk pengobatan. “Dia juga seperti ngancam saya, karena kalau saya terlambat kirim uang lewat rekening yang diberikannya, maka nyawa anak saya melayang,” ungkapnya. Gbr Ist
DENPASAR - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar didatangi oleh belasan keluarga yang mendapat informasi dengan modus anaknya mengalami kecelakaan lalulintas, Kamis (24/7).

"Kami menerima laporan bahwa ada 17 keluarga yang mendatangi IRD RSUP Sanglah dengan keadaan panik mencari anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan. Saat ditanya malah langsung lari menuju ruangan tindakan dan pas mereka ke luar, dari raut wajahnya sangat pucat, ” kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP, dr Kadek Nariyantha, kemarin.

Salah satu korban penipuan, Ketut Muliarta, 41, warga yang tinggal di Jalan Gunung Agung, Denpasar menuturkan mendapatkan telepon dari seseorang yang mengabarkan anaknya, Putu Sinta, 16, yang masih duduk di bangku salah satu SMA di Denpasar mengalami kecelakaan dan sedang ditangani oleh pihak kedokteran RS Sanglah sekitar pukul 12.30 Wita.

"Saya mendapatkan telepon kalau anak saya mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami masalah pada otak kecil," ujar Ketut Muliarta.

Ia mengatakan pelaku meminta dirinya untuk segera mentranfer uang sebesar Rp 9,4 juta untuk pengobatan. “Dia juga seperti ngancam saya, karena kalau saya terlambat kirim uang lewat rekening yang diberikannya, maka nyawa anak saya melayang,” ungkapnya.

Diakuinya, jika saat itu, dirinya langsung panik dan hendak mentransfer uang tersebut. Beruntung dirinya masih sempat berpikir untuk terlebih dahulu memeriksa kebenaran kabar tersebut dengan mendatangi langsung RSUP Sanglah. “Saya sudah mau transfer, tapi saya masih pikir-pikir lagi, apa salahnya saya ngecek ke RSUP Sanglah dulu. Dan ternyata memang benar bahwa ini adalah penipuan,” ucapnya.

Pihak RSUP Sanglah lewat Kasubag Humas dr Kadek Nariyantha menghimbau kepada keluarga yang mendapat kabar tersebut untuk menghubungi anaknya terlebih dahulu atau kepihak sekolah sebelum mendatangi ke RSUP Sanglah Denpasar.

Kadek Nariyantha mengatakan keluarga yang mendapat telepon dari orang yang tidak dikenal dan meminta sejumlah uang diimbau untuk berhati-hati dan jeli menanggapi hal tersebut. "Itu tidak ada, apalagi kasus kecelakaan yang berat tidak ada minta uang dulu baru ditangani. Itu modus penipuan dan keluarga korban juga jangan terburu-buru mengirimkan uang," ujarnya. Untuk prosedur penanganan, pihaknya tidak meminta pihak keluarga mentranfer uang. "Alat komunikasi berupa telepon sering kali disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab," katanya.

Ia mengatakan alat komunikasi sering dimanfaatkan penipu untuk mendapat keuntungan dengan mudah. "Biasanya yang menjadi korban penipuan yakni keluarga yang mempunyai anak masih sekolah," ungkapnya.



sumber : NusaBali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen