Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Golkar Pecah?, Sudikerta: Mereka adalah Oknum Pengacau Partai

Golkar Pecah?, Sudikerta: Mereka adalah Oknum Pengacau Partai

Written By Dre@ming Post on Jumat, 20 Februari 2015 | 7:37:00 AM

Sudikerta juga mengatakan mereka-mereka yang bermanuver di Bali dengan membentuk kepengurusan Plt DPD I Golkar dan DPD II Golkar se-Bali adalah tindakan oknum-oknum pengacau dan pemecah belah partai. "Mereka adalah oknum-oknum pengacau soliditas partai dan kepengurusannya abal-abal, nggak jelas," sebut Sudikerta
DENPASAR - Ketua Umum DPP Golkar versi Munas Nusa Dua, Aburizal Bakrie alias Ical, rapatkan barisan dengan mengumpulkan para Ketua DPD I Golkar se-Indonesia di Hotel Mercure Kuta, Badung, Rabu (18/2) malam. Ini sebagai bagian upaya konsolidasi, menyusul manuver DPP Golkar kubu Agung Laksono (versi Munas Ancol), yang antara lain telah bentuk kepengurusan Plt DPD I Golkar Bali dan DPD II Golkar Kabupaten/Kota se-Bali.

Dalam pertemuan di Hotel Mercure Kuta, Rabu malam pukul 19.00 hingga 23.30 Wita, DPD I Golkar Bali pimpinan Ketut Sudikerta bertindak sebagai tuan rumah. Acara dikemas sebagai konsolidasi DPD I Golkar se-Indonesia. Dalam konsolidasi itu, antara lain, persiapan menghadapi proses final penyelesaian sengketa antara Golkar kubu Ical vs kubu Agung di Mahkamah Partai.

Ketika acara konsolidasi di Kuta hari itu, Ical didampingi pula Wakil Ketua Umum DPP Golkar Fadel Mohamad dan Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Azis Syamsudin. Sedangkan Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta didampingi Wakil Ketua DPD I Golkar I Gusti Putu Wijaya, Ketua Bidang Kaderisasi-Keanggotaan DPD I Golkar Wayan Muntra, Sekretaris DPD I Golkar Bali Komang Purnama, serta para Ketua DPD II Golkar Kabupaten/Kota se-Bali.

Hanya Ketua DPD II Golkar Buleleng Nyoman Sugawa Korry dan Ketua DPD II Golkar Jembrana Made Suardana yang tidak hadir malam itu. Ketua DPD II Golkar Denpasar Wayan Mariyana Wandira, bersama Plt Ketua DPD II Golkar Klungkung Made Ariandi dan Ketua DPD II Golkar Bangli Wayan Gunawan bertahan dalam pertemuan sejak awal hingga akhir.

Sedangkan beberapa nakhoda Golkar pilih tinggalkan ruang pertemuan lebih awal, karena ada urusan lain, seperti Ketua DPD II Golkar Badung Ketut Suiasa, Ketua DPD II Golkar Karangasem Wayan Geredeg, Ketua DPD II Golkar Tabanan Nyoman Wirya, dan Ketua DPD II Golkar Gianyar Made Dauh Wijana. Wayan Geredeg yang notabene Bupati Karangasem tampak keluar dari hotel naik mobil Toyota Alphard, di diiringi Wabup Karangasem Made Sukerana yng juga naik mobil Alphard. Pertemuan petinggi Golkar malam itu tertutup bagi media. Bahkan, belasan pria berbadan kekar minta para wartawan keluar ruangan. Namun, dari ventilasi pintu di sisi selatan dan utara, terdengar jelas pembicaraan di dalam.

Di hadapan Ical dan para Ketua DPD I Golkar se-Indonesia, Ketut Sudikerta selaku Ketua DPD I Golkar Bali menyatakan siap jadi bamper ke Jakarta. Salah satunya, siap menjadi saksi dan membawa alat bukti di ‘pengadilan’ Mahkamah Partai Golkar. Sudikerta juga meminta Ical segera menyelesaikan persoalan dualisme Partai Golkar. "Saya yakin Bapak Ketua Umum kita Bapak Aburizal Bakrie bisa segera menyelesaikan semuanya," tandas Sudikerta.

Saat acara rehat pertemuan malam itu, Sudikerta juga mengatakan mereka-mereka yang bermanuver di Bali dengan membentuk kepengurusan Plt DPD I Golkar dan DPD II Golkar se-Bali adalah tindakan oknum-oknum pengacau dan pemecah belah partai. "Mereka adalah oknum-oknum pengacau soliditas partai dan kepengurusannya abal-abal, nggak jelas," sebut Sudikerta.

Sudikerta yang kini Wakil Gubernur Bali menegaskan, tidak ada pengaruh manuver kubu Agung Laksono di Bali yang dipimpin anggota Fraksi Golkar DPR Dapil Bali, Gede Sumarjaya Linggih. Justru Sudikerta mengajak mereka yang digalang Demer untuk kembali ke jalan yang benar.

Alasannya, kata Sudikerta, kepengurusan DPP Golkar yang sah adalah hasil Munas Nusa Dua. "Saya minta mereka yang menjadi pengurus Plt (DPD I Golkar Bali dan DPD II Golkar se-Bali) segera sadar, kembalilah ke partai. Nggak ada gunanya membuat manuver begitu," tegas politisi Golkar asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini.

Sementara itu, Ical dalam pertemuan dengan para Ketua DPD I Golkar se-Indonesia di Kuta, Rabu malam, mengingatkan kader Golkar jangan takut menghadapi situasi saat ini. Ical juga meminta Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta dan Sekretaris DPD I Golkar, Komang Purnama, untuk segera ke Jakarta membawa alat bukti Munas Nusa Dua. "Jangan takut, kalian jangan khawatir. Semuanya akan selesai. Saya minta Pak Sudikerta dan Seketaris DPD I Golkar Bali segera ke Jakarta. Per Senin (23/2) nanti harus sudah di Jakarta, sekalian bawa barang buktinya yang lengkap. Bawa juga saksi-saksi, dokumen Munas, dan orang-orang yang dapat mandat,” pinta Ical.

Ical juga menegaskan, pihaknya pilih tidak menghadiri proses penyelesaian sengketa di Mahkamah Partai Golkar yang dimpimpin Prof Muladi, dengan dalih prosesnya itu sudah dilewati sebelumnya. "Saya tidak hadiri sidang Mahkamah Partai Golkar, karena proses itu sudah dilalui 23 September 2014 lalu. Kita tunggu saja proses melalui pengadilan yang masih berjalan (di PN Jakarta Barat, Red)," ujar Ical. Sebelumnya, kubu Agung Laksono telah memberikan mandat kepada duet Gede Sumarjaya Linggnggih (Demer)-Dewa Made Widiyasa Nida sebagai Plt Ketua dan Sekretaris DPD I Golkar Bali. Mereka diberi mantan untuk menyusun kepengurusan Plt DPD II Golkar se-Bali. Kecuali Tabanan, 8 kabupaten/kota lainnya sudah berhasil dibentuk kepengurusannya, Selasa (17/2) lalu. Rinciannya, I Gusti Ayu (IGA) Mas Lestari terpilih jadi Plt Ketua DPD II Golkar Denpasar versi Agung Laksono. Mantan Bendahara DPD AMPI yang masih menjabat sebagai Sekretaris Bidang Hukum dan Advokasi DPD I Golkar Bali versi Aburizal Bakrie di bawah pimpinan Ketut Sudikerta ini didampingi Gede Putu Budi Utama selaku Plt Sekretaris DPD II Golkar Denpasar.

Sedangkan Ida Gede Komang Kresna Budhi yang kini menjabat Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Bali 2014-2019, dipercaya menjadi Plt Ketua DPD II Golkar Buleleng. Sementara Plt Ketua DPD II Golkar Jembrana versi Agung Laksono dipercayakan kepada I Nyoman Birawan. Sebaliknya, jabatan Plt Ketua DPD II Golkar Karangasem diberikan kepada I Nyoman Celos (yang notabene mantan Wakil Ketua DPRD Karangasem). Berikutnya, Plt Ketua DPD II Golkar Gianyar diberikan kepada Kadek Yudha. Sementara, Plt Ketua DPD II Golkar Klungkung dipercayakan kepada I Ketut Astina, didampingi Dewa Ayu Diah Tri Paramita selaku Plt Sekretaris DPD II Golkar Klungkung. Sedangkan Plt Ketua DPD II Golkar Bangli diberikan untuk Ketut Oka Mantra, yang notabene Wakil Bendahara Umum DPP Golkar Agung Laksono.

Sebaliknya, I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Garritt ditunjuk Plt Ketua DPD II Golkar Badung versi Agung Laksono. Srikandi Golkar asal Puri Carangsari, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung yang notabene merupakan putri dari mantan Ketua DPD I Golkar Bali, I Gusti Ngurah Alit Yudha, ini berduet dengan Ni Ketut Kerthi selaku Plt Sekretaris DPD II Golkar Badung.





sumber : nusabali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Fakta Terungkap, Diperkirakan 10 Kg Sabu-sabu Senilai Rp 15 Miliar Lolos di Ngurah Rai

Manjet Singh (23) bersama rekannya Harvinder Singh (26) asal India diamankan polisi. Keduanya diamankan saat tinggal di kamar hotel nomor...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen