Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Ratusan Pecalang Ikut Amankan Kongres PDIP, Jokowi Belum Konfirmasi

Ratusan Pecalang Ikut Amankan Kongres PDIP, Jokowi Belum Konfirmasi

Written By Dre@ming Post on Selasa, 07 April 2015 | 4:11:00 PM

Anggota pengamanan adat Bali atau Pecalang memberi penghormatan saat turut terlibat dalam Gelar Pasukan Pengamanan Kongres IV PDI-P di Sanur, Bali, Selasa (7/4)
Jokowi Belum Konfirmasi Hadiri Kongres PDIP

Denpasar - Ketua Panitia Daerah Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Wayan Koster menyatakan belum ada konfirmasi Joko Widodo akan hadir pada pembukaan kongres di Sanur, Bali 9 April 2015.

"Untuk kehadiran bapak Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjabat Presiden RI sampai saat ini belum ada konfirmasi kepada kami di Bali," katanya di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan pihak panitia kongres di Jakarta sudah mengundang Joko Widodo selaku presiden. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi terkait undangan itu dari pihak Istana Presiden di Jakarta.

"Yang jelas pihak panitia di Jakarta sudah mengundang beliau untuk hadir pada acara pembukaan Kongres IV DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," ujarnya.

Koster mengatakan mengenai siapa-siapa saja pejabat yang diundang panitia kongres pusat, pihaknya belum menerima daftar nama-namanya. "Kami panitia di daerah hanya membantu keperluan secara teknis, mulai menyiapkan akomodasi hotel, transportasi, pemasangan atribut partai dan lainnya," kata Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.

Koster lebih lanjut mengatakan undangan kepada pejabat penting di Bali juga semua diatur dari pusat pengirimannya. Karena itu pihaknya masih menunggu daftar nama dari panitia pusat. "Termasuk juga undangan penjabat pemerintah dan instansi terkait di Bali, seperti Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan tokoh masyarakat Pulau Dewata," katanya.

Pengamanan Kongres PDIP Tak Libatkan Ormas

Denpasar - Ketua Panitia Daerah Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Wayan Koster mengatakan pengamanan kongres sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian, pengamanan adat (pecalang) dan satuan tugas PDIP, sehingga tidak perlu melibatkan organisasi masyarakat.

"Pengamanan Kongres PDIP di ruang utama kami melibatkan satuan tugas internal partai, sedangkan untuk di luar ruangan kami melibatkan pecalang dan kepolisian," katanya di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan alasan tidak melibatkan organisasi masyarakat (ormas), karena Satgas PDIP sudah cukup untuk pengamanan di dalam ruang forum kongres tersebut. "Sedangkan untuk di sekitar kegiatan kongres, partai berlambang banteng moncong putih itu melibatkan `pecalang` desa setempat, dan pihak kepolisian," katanya.

Koster mengatakan pihaknya sebelumnya sudah mengirim surat permintaan kepada Kepolisian Daerah (Polda) Bali untuk membantu keamanan selama kegiatan Kongres IV PDIP yang diselenggarakan selama lima hari (8-12 April).

Ditanya alasan tidak melibatkan ormas yang cukup kuat di Bali, Koster mengaku sudah sepenuhnya menyerahkan kepada pihak kepolisian.

Sementara Kepolisian Daerah Bali membentuk lima satuan tugas khusus untuk mengamankan pelaksanaan Kongres PDIP di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Denpasar 8-12 April 2015.

Ratusan Pecalang Ikut Amankan Kongres PDIP

Denpasar - Sebanyak 250 pecalang atau petugas keamanan adat khas Bali ikut membantu kepolisian mengamankan pelaksanaan Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Sanur, Denpasar, 8-12 April 2015.

"Kami libatkan 250 orang pecalang dari Kota Madya Denpasar dan Satgas Pecalang DPD PDI-P Bali," kata anggota Pecalang Denpasar Nyoman Nada Umbara saat ditemui usai gelar pasukan pengamanan Kongres PDI-P di Sanur, Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa pecalang akan bertugas membantu aparat keamanan yang sudah diatur posisi masing-masing.
Mereka, kata dia, akan membantu polisi bertugas di empat ring yakni di pintu gerbang menuju Hotel Inna Grand Bali Beach, tempat berlangsungnya kongres, ruang VIP, kemudian di ruang sidang utama hingga arena luar kongres. "Posisi penjagaan keamanan sudah diatur di empat ring yang ada seperti di pintu gerbang, ruang VIP, ruang sidang dan di panggung luar," imbuhnya.

Menurut dia, petugas dengan pakaian khas berwarna hitam dan kain serta "udeng" atau ikat kepala berwarna hitam putih itu akan bersinergi dengan aparat berwajib yakni polisi dan TNI guna menjamin keamanan mengingat kawasan Sanur juga merupakan daerah tujuan wisata dunia.

Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Ronny F Sompie menjelaskan bahwa keterlibatan pecalang dalam pengamanan kegiatan tertentu seperti kongres tersebut sangat membantu tugas kepolisian dalam mewujudkan keamanan."Sehingga ada kebersamaan dan sinergi komprehensif," ucap Ronny Sompie.

Selain mendapat dukungan dari petugas keamanan adat, Komando Daerah Militer IX/Udayana juga siap mendukung Kepolisian Daerah Bali dalam mengamankan Kongres PDI-P.







sumber : antarabali
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen