Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » Bak Ninja Pria Bercadar Itu Kejar dan Tebas Artawan

Bak Ninja Pria Bercadar Itu Kejar dan Tebas Artawan

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 04 Juni 2016 | 8:59:00 AM

Kondisi mayat Dewa Gede Artawan bersimbah darah di rumah warga Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Jumat (3/6/2016).
Ditebas Pria Bercadar, Dewa Gede Artawan Tewas Bersimbah Darah di Batuan Bali!

GIANYAR - Dewa Gede Artawan (30), berlari kencang dari arah selatan jalan raya Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/5/2016).

Pria asal Banjar Payuk, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli itu, mencoba menyelamatkan diri dari kejaran tiga pria bercadar berpakaian hitam bak ninja menghunus parang.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.30 Wita. Saya sedang duduk di artshop Bali Gong Antik bersama cucu saya. Dari selatan mereka berlari. Dia (Artawan, Red) dikejar tiga orang bercadar menghunus parang," ujar Made Rarem (74).

Artawan terus berlari kencang.

Ia masuk ke gang Kabetan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati.

Tapi para pria bercadar itu terus mengejarnya sampai masuk ke rumah warga.

Artawan pun terkena sabetan parang.

Bercak darah segar terlihat masih menempel di tembok dan lantai mengitari bangunan bale dauh rumah warga bernama Made Wandiana.

"Dia terus dikejar dan masuk ke gang ini. Kami kebingungan mau berbuat apa," ujar mantan polisi yang bertugas di Polda Bali ini.

Rarem menceritakan, tak berselang lama, para pria bercadar itu ke luar dari gang Kabetan.

Warga langsung melihat ke lokasi.

Di rumah Made Wandiana tepatnya di sebelah selatan Bale Dangin, Artawan sudah terlentang berisimbah darah tak bernyawa.

8 Luka Tebasan Pada Tubuh Dewa Gede Artawan, Tusukan di Dada Diduga Penyebab Kematiannya

DENPASAR - Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Ida Bagus Putu Alit menyatakan terdapat 8 luka terbuka yang tersebar pada tubuh Dewa Gede Artawan (30).

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, luka terbuka ditemukan pada dada bagian kanan, punggung, paha bagian kiri, bagian tungkai kanan serta 2 luka paha kanan.

"Semua luka disebabkan oleh senjata tajam," kata dr Alit saat dihubungi, Denpasar, Jumat (3/6/2016).

Menurutnya, luka tusuk pada bagian dada kanan yang dianggap paling fatal.

Dr Alit mengindikasikan luka tersebut yang menjadi penyebab kematian Dewa Gede Artawan.

Selain itu, pihaknya juga menemukan luka tangkisan dan bacok pada anggota gerak tubuh atas bagian kiri.

Sementara itu kematiannya diperkirakan 8 jam sebelum diperiksa pihaknya.

Pihaknya memeriksa Dewa Gede Artawan pada pukul 16.30 Wita.

"Jenazah belum bisa diotopsi karena masih menunggu persetujuan keluarga," ujarnya.

Bantah Pembunuhan Berawal Dari Cek Cok Rombongan Laskar Bali

Sekjen Laskar Bali, Ketut Ismaya membantah isu yang beredar bahwa pembunuhan sadis itu berawal adanya cek cok yang melibatkan anggota Laskar Bali.

Ia membenarkan, anak buahnya sempat melayat di salah satu kerabat yang meninggal dunia.

“Nggak benar adanya cek cok dan rombongan yang pulang melayat tadi mengendarai mobil lewat Jalan By Pass Ida Bagus Mantra,” ucap Ismaya.

Ia menegaskan peristiwa pembunuhan tersebut bukanlah bentrok antar ormas.

“Kalau bentrok pasti akan ada korban di kedua belah pihak,” kata Ismaya.

Kapolres Gianyar Benarkan Korban Penebasan Sadis di Batuan Anggota Laskar Bali

GIANYAR – Kapolres Gianyar, AKBP Waluya memastikan korban penebasan yang dilakukan tiga pria bercadar merupakan anggota ormas Laskar Bali.

Korban tewas atas nama Dewa Gede Artawan (30).

Dewa Gede Artawan tewas setelah ditebas secara keji oleh tiga pria bercadar berpakaian hitam bak ninja di jalan raya Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/5/2016).

Waluya memastikan keanggotaan Dewa Gede Artawan setelah bertemu pengurus DPC Laskar Bali Gianyar, Jumat (3/6/2016).

Sementara itu, Sekjen Laskar Bali, Ketut Ismaya mengatakan pihaknya belum bisa memastikan Dewa Gede Artawan merupakan anggota ormas tersebut.

“Kita mau pastikan KTA (Kartu Tanda Anggota) dulu,” ucap Ismaya.

Ia mengingatkan, peristiwa pembunuhan sadis di Batuan itu bukanlah bentrokan ormas seperti isu yang tersebar saat ini.

Pihaknya menegaskan, Laskar Bali tidak sedang berbenturan dengan pihak manapun.

“Kita nggak ada bentrok. Kita nggak ada melawan siapa pun,” kata Ismaya.

Diberitakan sebelumnya, Dewa Gede Artawan (30) berlari kencang dari arah selatan jalan raya Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/5/2016).

Pria asal Banjar Payuk, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli itu, mencoba menyelamatkan diri dari kejaran tiga pria bercadar berpakaian hitam bak ninja yang membawa parang.

Artawan terus berlari kencang masuk ke gang Kabetan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati.

Tapi para pria bercadar itu terus mengejarnya sampai masuk ke rumah warga.

Artawan pun terkena sabetan parang hingga tewas.

Bercak darah segar terlihat masih menempel di tembok dan lantai mengitari bangunan bale dauh rumah warga bernama Made Wandiana.








sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Meraih 137 Emas Badung Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2017

Wagub Ketut Sudikerta menyerahkan piala kepada juara umum saat upacara penutupan, di lapangan Astina Raya, Gianyar Bali ,Sabtu (23/9/2017...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen