Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , » ‘Terkuak’ Minta Ciuman Mirna, Motif Pembunuhan Karena Cemburu

‘Terkuak’ Minta Ciuman Mirna, Motif Pembunuhan Karena Cemburu

Written By Dre@ming Post on Jumat, 02 September 2016 | 6:14:00 AM

Jessica Wongso dan Mirna Salihin berpose dalam sebuah ‘photo booth’.
Persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar di Pengadilan Negri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).

Dalam persidangan itu dihadirkan saksi Psikolog Universitas Indonesia, Profesor Sarlito.

Saat menjawab majelis hakim, Sarlito menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan oleh dr Rini Wowor diketahui Jessica tak menjawab terkait kehidupan seks.

Dirinya menyimpulkan, adanya dugaan Jessica memiliki orientasi kehidupan seks homo seksual.

Ia mengatakan seseorang yang memiliki orientasi homoseksual memiliki sifat depresi dan susah mencari pengganti.

Depresi yang dimaksudkan dapat melukai diri sendiri bahkan pembunuhan terhadap orang lain.

Sarlito mengungkapkan, jika dugaan tersebut benar maka motif pembunuhan terhadap Wayan Mirna karena kecemburuan setelah mengetahui Wayan Mirna menikah.

“Dugaan itu perlu diverifikasi lebih lanjut,” ucap Sarlito.

Sementara itu, Hakim Binsar Gultom mengungkapkan dalam barang bukti What’s App ditemukan pesan Jessica meminta ciuman pada Wayan Mirna ketika bertemu.

Sementara itu, sidang juga menghadirkan sang ahli Kriminolog Universitas Indonesia, Profesor Dr TB Ronny Rahman Nitibaskara.

Ronny menilai jika Mirna dengan Jessica sama-sama saling tidak menyukai.

"Saling tidak menyukai," ujar Ronny menjawab pertanyaan majelis hakim.

Kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, lalu mempersoalkan pernyataan Ronny tersebut.

Ia bertanya apakah Ronny pernah bertemu Mirna secara langsung.

Ronny menjawab tidak pernah.

"Dari mana Anda tahu Mirna tidak suka sama Jessica kalau Anda tidak pernah bertemu?" tanya Otto.

Ronny menjelaskan hal tersebut terlihat dari gestur tubuh Mirna saat bertemu Jessica di Kafe Olivier, 6 Januari 2016 lalu.

Otto kembali mempersoalkan pernyataan Ronny yang berbeda dengan psikiater Natalia Widiasih Raharjanti.

Otto menyebut Natalia mengatakan hubungan Jessica dan Mirna baik-baik saja.

"Saya bisa berbeda pendapat dengan Psikiater Natalia. Psikiater, kriminolog, toksikolog, kan saling melengkapi itu. Menjadi satu, jadi pertimbangan hakim," papar Ronny.

Otto masih tak puas dengan jawaban Ronny.

Ia pun menjelaskan, Mirna dan suaminya, Arief Soemarko, pernah menjemput Jessica dan mengajak makan malam bersama.

"Kalau orang tidak suka sama seseorang, mau enggak dia ketemu?" tanya Otto lagi.

Ronny pun menyatakan ajakan dan pertemuan itu hanya sebuah basa-basi.

"Itu basa-basi," ucap Ronny.

Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan oleh Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016). Jessica menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

Jaksa penuntut umum memberikan dakwaan tunggal terhadap Jessica yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.






sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Meraih 137 Emas Badung Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2017

Wagub Ketut Sudikerta menyerahkan piala kepada juara umum saat upacara penutupan, di lapangan Astina Raya, Gianyar Bali ,Sabtu (23/9/2017...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen