Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » UN SMP, Kuta Berbangga, Bangli Bahagia

UN SMP, Kuta Berbangga, Bangli Bahagia

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 03 Juni 2017 | 8:11:00 AM

1 Raih Nilai Tertinggi, 2 Siswa Tidak Lulus

MANGUPURA - Seorang murid SMPN 1 Kuta berhasil meraih nilai total 388,0 yang merupakan nilai UN murni tertinggi di Bali. Sementara dua murid SMPN 1 Kuta Utara dinyatakan tidak lulus UN. Disdikpora Badung Evaluasi Hasil Ujian Nasional SMP

Pengumuman kelulusan ujian nasional jenjang pendidikan SMP secara serentak dilakukan, Jumat (2/6). Salah seorang murid SMPN 1 Kuta bernama I Putu Denio Pranatha Ramananda berhasil memperoleh nilai tertinggi UN se-Provinsi Bali. Namun, dua siswa dinyatakan tidak lulus.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, ada dua siswa yang dinyatakan tidak lulus ujian tahun ajaran 2016/2017. Dua siswa tersebut masing-masing berinisial AJ dan Komang FP, keduanya pelajar di SMPN 1 Kuta Utara.

“Betul ada dua tidak lulus ujian tahun ini. Keduanya siswa SMPN 1 Kuta Utara,” ucap Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika.

Dikatakann Astika, lulus tidaknya siswa sepenuhnya ditentukan oleh sekolah. Karena itu, mantan Kepala SMKN 1 Kuta Selatan itu meyakini sekolah punya pertimbangan sendiri tidak meluluskan dua siswanya. “Tapi untuk lebih pastinya tolong konfirmasi ke pihak sekolah. Karena sekolah yang lebih tahu,” tandasnya.

Meski dua orang tidak lulus, tapi dunia pendidikan di Badung patut berbangga. Pasalnya, I Putu Denio Pranatha Ramananda, pelajar SMPN 1 Kuta berhasil meraih nilai UN murni tertinggi di Bali. Ia berhasil meraih nilai total 388,0. Untuk peraih nilai tertinggi kedua adalah Putu Agung Kesya Wisma Winata, siswa SMPN 3 Denpasar (387,0), dan peraih nilai tertinggi ketiga adalah Ida Ayu Jayanti Kusumawardani, siswa SMPN 1 Denpasar (386,5).

“Kami tentu bangga atas prestasi I Putu Denio Pranatha Ramananda, sekalipun ujian berbasis komputer, tetapi berhasil meraih nilai UN murni tertinggi di Bali. Ini sebuah prestasi. Kami harapkan ke depannya dapat ditingkatkan,” kata Astika.

Meski begitu, pejabat asal Kerobokan itu berjanji tetap akan mengevaluasi seluruh pelaksanaan ujian nasional, baik UNBK maupun UNBKP di Badung. Ini demi langkah perbaikan ke depannya. “Contoh, sekarang baru 50 persen sekolah ikut UNBK. Mudah-mudahan tahun depan seluruh sekolah bisa ikut UNBK,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMPN 1 Kuta Utara Drs I Made Gita, membenarkan bahwa ada dua siswanya yang tidak lulus. Penyebab ketidaklulusan kedua siswa tersebut diakui karena perilaku yang bersangkutan dinilai tidak baik. Selain itu penyebab lain tidak lulusnya kedua siswa tersebut, karena sering tidak masuk sekolah tanpa alasan. Apakah sudah sesuai pertimbangan dewan guru semuanya? “Sudah, ini sudah hasil rapat bersama, para guru juga sepakat tidak meluluskan,” tegasnya.

Walau tidak lulus pada ujian kali ini, tetapi pihak sekolah masih memberikan kesempatan dan akan menerima bila seandainya kedua siswa tersebut ingin mengulang sekolah lagi. “Kami tentu welcome, tapi dengan catatan harus mengulang menjadi kelas 3 dari awal dan mengikuti ujian tahun depan, karena tidak ada ujian susulan,” tegasnya. Tetapi, lanjut Made Gita, bisa juga keduanya mengikuti kejar paket B yang setara dengan ijazah SMP.

5 Siswa Raih Nilai Sempurna Matematika

BANGLI - Lima orang peraih nilai 10 mata pelajaran Matematika, 3 orang dari SMPN 1 Bangli, masing-masing seorang dari SMPN 1 Kintamani dan SMPN 2 Kintamani. Pengumuman Kelulusan SMP di Kabupaten Bangli.

Pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilakukan, Jumat (2/6), di masing-masing sekolah. Sebanyak lima siswa meraih nilai sempurna, 10, untuk mata pelajaran Matematika. Murid yang mendapat nilai sempurna itu, tiga orang dari SMP Negeri 1 Bangli, masing-masing seorang dari SMP Negeri 1 Kintamani dan SMP Negeri 2 Kintamani.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangli I Nengah Danta Haryana, mengungkapkan, murid yang memperoleh nilai sempurna untuk mata pelajaran Matematika yakni I Kadek Gita Dian Davitri, I Gusti Ayu Widha Pamaramistya Dewi, I Gusti Ngurah Restu Pamungkas, siswa SMP Negeri 1 Bangli. Komang Kesya Amanda Paramutha siswa SMP Negeri 1 Kintamani serta I Ketut Yuda Wiranata siswa SMP Negeri 2 Kintamani.

Hingga Jumat siang untuk pengumuman kelulusan di tingkat SMP baru 23 sekolah dari 28 sekolah yang melaporkan ke Disdikpora. Dijelaskan bahwa belum semua melaporkan, karena ada sekolah yang baru rapat. Selain itu nilai UN baru kemarin sore diterima masing-masing sekolah.

“Meski tidak ada pengaruh, namun nilai UN masih menjadi bahan perbandingan bagi para guru,” ungkapnya. Diakui pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan masing-masing sekolah.

Kemudian pada sorenya ditegaskan bahwa siswa tingkat SMP di Bangli dinyatakan lulus 100 persen dari total 3.632 murid.

Sementara itu, pengumuman kelulusan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Bangli diawali dengan sembahyang bersama. Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi mengatakan siswa kelas IX sebanyak 312 orang terdiri dari 157 laki-laki dan 155 perempuan dinyatakan lulus 100 persen.

Widiana Sandhi menjelaskan, nilai siswa dari semester I hingga semester V diakumulasi dengan nilai ujian sekolah, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) serta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Nilai rapor siswa yang sangat membantu,” ungkapnya.

SMPN 1 Bangli yang baru pertama kali melakukan UNBK, dari hasil rata-rata nilai terjadi penurunan dan peningkatan. Dari segi rata-rata nilai Bahasa Indonesia tahun lalu 74,13 dan tahun ini 76,31. Rata-rata nilai pelajaran Bahasa Inggris tahun ini 51,33, tahun lalu 60,44. Nilai rata-rata Matematika tahun ini 51,70, tahun lalu 49,38. Sedangkan untuk mata pelajaran IPA tahun lalu 67,40, tahun ini 57,71.

Diakui untuk tahun lalu ada 10 siswa yang meraih nilai sempurna, 9 orang IPA dan 1 Matematika, sedangkan tahun ini hanya tiga siswa. Pihaknya mengaku bangga dengan pencapaian para muridnya.

Peraih nilai UN tertinggi di SMPN 1 Bangli I Wayan Trisna Wahyudi jumlah nilai 367,5, posisi kedua diraih I Kadek Gita Dian Savitri dengan jumlah nilai 366,5, dan posisi ketiga Ni Luh Putu Larasati Prabawaning dengan jumlah nilai 360,0.





sumber : NusaBali
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen