Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Eks Timnas: ‘Ini Liga Juaranya Aneh ya’, PSSI: Tunggu Hasil Banding

Eks Timnas: ‘Ini Liga Juaranya Aneh ya’, PSSI: Tunggu Hasil Banding

Written By Dre@ming Post on Kamis, 09 November 2017 | 8:26:00 PM

Logo PSSI
PSSI Isyaratkan Status Juara Bhayangkara FC bisa Dicabut, Peluang Bagi Bali United

Wakil Ketua PSSI Pusat Joko Driyono mengatakan, Bhayangkara FC belum bisa mengunci gelar juaranya karena masih menunggu hasil banding yang diajukan Mitra Kukar.

Hasil laga kontra Madura United, menempatkan Bhayangkara FC di posisi puncak klasemen Liga 1 Indonesia.

Saat ini, Bhayangkara FC mengoleksi 68 poin setelah sebelumnya mendapat ‘bonus’ dua poin karena Mitra Kukar dinyatakan kalah 0-3 dari Bhayangkara FC oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Hukuman itu diberikan lantaran Mitra Kukar dinilai menurunkan pemain yang tidak sah, Mohammed Sissoko.

Saat bermain melawan Bhayangkara FC, Jumat (3/11/2017), eks pemain Liverpool dan Juventus tersebut sedang menjalani sanksi larangan bertanding selama dua pertandingan.

Joko Driyono menegaskan, belum ada satu klub pun yang resmi menyandang status sebagai juara Liga 1.

Padahal Bhayangkara FC yang berhasil menaklukkan Madura United dengan skor 3-1 pada Rabu (8/10/2017) malam poinnya sudah tidak mungkin dikejar para pesaingnya, termasuk Bali United yang menempati peringkat dua.

Meskipun Bali United masih berpeluang menyamai poin yang dikantongi Bhayangkara FC, namun tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut kalah head to head dari sang pemuncak klasemen sementara itu.

“Misalnya, kejadian ekstrem di pertandingan terakhir Bhayangkara ada kasus disiplin yang berakibat hukuman kepada yang bersangkutan (pengurangan poin, diskualifikasi), maka yang diilustrasikan tadi hanyalah teoritis,” sambungnya.

Jadi dengan berbagai pertimbangan di atas, termasuk jika hasil banding Mitra Kukar diterima maka status juara yang saat ini disandang Bhayangkara FC bisa saja dicabut.

Apalagi jika di pertandingan terakhirnya Bhayangkara FC kalah dari Persija Jakarta, sementara Bali United menang atas Persegres Gresik.

”Secara formal, tidak bisa kita sebut (saat ini) Bhayangkara juara Liga 1,” pungkasnya.

Terkait hal itu, CEO Bali United Yabes Tanuri menyatakan Bali United tetap memperjuangkan keadilan hingga saat ini.

"Kita menunggu hasilnya sembari diusahakan. Semoga apa yang disampaikan Wakil Ketua PSSI Joko Driyono menjadi kenyataan," kata Yabes Tanuri, Kamis (9/11/2017) siang.

Menurut dia, Managemen Bali United terus menunggu hasil dari segala usaha yang dilakukan saat ini.

"Dan kita saat ini masih menunggu juga hasilnya," katanya.

Sylvano Comvalius Bicara Soal Kandidat Pemain Terbaik di Liga 1

Penyerang Bali United, Sylvano Comvalius, mengaku senang bisa terpilih menjadi salah satu nomine pemain terbaik Liga 1.

Comvalius merupakan salah satu kandidat permain terbaik Liga 1.

Bomber asal Belanda tersebut bersaing dengan Willem Jan Pluim (PSM Makassar) dan Paulo Sergio Moreira Goncalves (Bhayangkara FC).

Terpilihnya Comvalius menjadi kandidat memang lumrah mengingat penampilan dia yang luar biasa pada musim pertama bersama Bali United.

Saat ini, pemain berusia 30 tahun tersebut menjadi pencetak gol terbanyak Liga 1 dengan torehan 35 gol.

Selain itu, tidak bisa dimungkiri juga Comvalius berperan besar membawa Bali United ke papan atas.

"Ya, saya tentunya sangat bangga menjadi kandidat pemain terbaik Liga 1. Menurut saya, prestasi ini bukan hanya untuk saya tetapi berkat rekan-rekan lain," kata Comvalius kepada BolaSport, Kamis (9/11/2017).

"Tentunya, prestasi ini menjadi sebuah kehormatan besar," ujarnya menambahkan.

Kandidat pemain terbaik Liga 1 berdasarkan Technical Study Group (TSG) PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Bukan hanya sebagai individu, penilaian pemain terbaik juga didasarkan pada pengaruhnya terhadap tim. Ya, tak sekadar permainannya menonjol, tetapi pemain terbaik pun harus mampu memberikan dampak positif bagi tim. Mampu tampil konsisten di level teratas, memiliki leadership, semangat dan antusias tim, menjadi role model tim, dan membawa timnya ke puncak prestasi," tutur Danurwindo, Direktur Teknik PSSI yang juga menjadi bagian TSG PT LIB.

Seperti yang dijelaskan Danurwindo, sejumlah hal dan aspek jadi penilaian yang diukur untuk memilih Pemain Terbaik Liga 1 2017, di antaranya, skill, kontribusi, pengaruh, dan perilaku.

Pengumuman nama yang mendapat predikat Pemain Terbaik Liga 1 2017 akan diumumkan pada malam penghargaan pada 20 November 2017.

Giliran 4 Eks Timnas Pertanyakan Status Juara Bhayangkara FC, ‘Ini Liga Juaranya Aneh ya’

Usai kalahkan Madura United dengan skor cukup telak 3-1, Bhayangkara FC dipastikan belum berhak mendapatkan gelar Juara Liga 1 2017.

Hal itu disampaikan langsung oleh Chief Operation Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru, Tigor Shalom Boboy.

Tigor tidak bisa memberikan penjelasan secara detail mengapa Bhayangkara FC belum keluar sebagai juara musim ini.

Padahal di puncak klasemen Liga 1 2017, posisi Bhayangkara FC tidak dapat digeser dari Bali United yang duduk di posisi kedua.

"Bhayangkara FC belum resmi jadi juara," singkat Tigor kepada BolaSport.com, Rabu (8/11/2017).

Fakta ini membuat beberapa pemain mempertanyakan status Juara Liga 1 yang sudah dirayakan oleh Ilija Spasojevic Cs tadi malam.

Tiga pemain eks timnas Indonesia, Ramdani Lestaluhu, Bambang Pamungkas, Hamka Hamzah dan Ricardo Salampessymempertanyakan status juara Bhayangkara FC melalui unggahan di twitter mereka.

Ramdani Lestaluhu yang pernah memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2014 merasa ada yang aneh dengan Liga 1 musim ini.

"Ini liga kok juaranya aneh ya...apa perasaan aja?," tulis Ramdani.

Sementara itu, Ricardo Salampessy yang sudah mengantongi 26 caps untuk skuat Garuda ini menyatakan Bhayangkara FCbelum benar-benar Juara Liga 1.

Kicauan Ricardo Salampessy ini langsung dibalas oleh dua rekannya di timnas Indonesia dulu.

Bambang Pamungkas dengan akunnya @bepe20s membalas "Jadinya piye.? #bp" (Jadinya Gimana? #bp -red)

Hamka Hamzah pun membalas "Yang Juara PT LIB, dia yang buat aturan dia yang langgar aturan, dia mau buat pusing klub akhirnya dia pusing sendiri."





sumber : tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Viral Di Medsos Penculikan Anak, Ternyata Kenakalan Remaja

SINGARAJA - Kabar penculikan di Busungbiu berawal dari tiga remaja perempuan yang ketakutan saat digoda pemuda di jalanan. Ada-ada ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen