Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » ‘Jangan Bawa Nama Puri ke Dunia Politik’, Wedakarna Merespon

‘Jangan Bawa Nama Puri ke Dunia Politik’, Wedakarna Merespon

Written By Dre@ming Post on Senin, 14 September 2015 | 7:52:00 AM

Paiketan Puri-Puri Sejebag Bali (P3SB) Berkumpul di Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, dalam Rangka Melaksanakan Paruman Agung, Minggu (13/9/2015). Hadir pula Raja Samu Samu VI, Mpu Latu ML Benny Ahmad Samu-Samu, dan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta
Raja-Raja Bali Berkumpul di Ubud

GIANYAR - Paiketan Puri Puri Sejabag Bali (P3SB) menggelar paruman Agung bertempat di Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, Minggu (13/9/2015). Paruman agung ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam menjaga adat dan budaya Bali, dan Nusantara di tengah kondisi saat ini. Pertemuan ini juga membahas AD/ART paiketan Puri-Puri di Bali.

“Paruman ini adalah menyamakan persepsi antarpuri-puri dengan mengemban cita-cita identitas ciri adat dan budaya Bali dan menjaga bangsa indonesia. Juga untuk mengangkat harkat martabat puri itu sendiri. Paiketan ini juga melaksanakan tujuan agar antar puri bisa salih asah asih asuh, paras paros sarpanaya, loyalitas berdasar kesetaraan,dan kebersamaan,” ujar Tjokorda Gede Putra Nindia saat membacakan sambutan di awal acara.

Dalam pembukaan paruman agung itu dihadiri oleh perwakilan puri-puri yang ada di Bali. Bahkan, paruman ini dihadiri langsung oleh Raja Samu Samu VI, Mpu Latu ML Benny Ahmad Samu-Samu dengan ciri khasnya yakni mengenakan kain merah yang diikat di kepala. Selain itu, hadir juga Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang datang mengenakan pakaian adat Bali.

Ida Dalem Semara Putra, Panglingsir Agung Puri-Puri Sejebag Bali mengatakan, tujuan pertemuan ini adalah menyamakan persepsi agar para tokoh-tokoh puri bisa lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya Bali.

“Kita harus bisa mengimbangi modernisasi, dan globalisasi, sehingga kita bisa melestarikan adat dan budaya Bali sampai kapanpun juga,” ujar Ida Dalem Semara Putra yang juga selaku raja Kelungkung seusai pembukaan paruman agung itu.

Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta sangat mengapresiasi adanya paruman agung ini. Baginya, apabila masing-masing puri dan raja-raja di Nusantara tidak bersatu untuk menjaga adat dan budaya masing-masing, maka akan mudah untuk dicederai oleh kalangan asing.

Selain itu, dia mengapresiasi karena dalam paruman agung itu nantinya akan dipersatukan komitmen dalam rangka mencegah adanya perpecahan di tengah zaman globalisasi ini.

“Kalau kita bersatu, tentu SDM yang masuk ke Bali mampu kita atasi, tapi kalau tidak, nanti kita bisa dipecah belah. Antara budaya dan puri yang kita miliki ini sangat erat kaitannya. Karena cikal bakal budaya itu dulu lahirnya dari puri. Maka perlu kita jaga sekarang. Cara menjaganya bagaimana? Tentu agar generasi penerus ini agar mampu untuk menyinkronkan ini semua dari berbagai sisi,” ujar Sudikerta kepada sejumlah awak media.

‘Jangan Bawa Nama Puri ke Dunia Politik’

GIANYAR - Ida Dalem Semara Putra, Penglingsir Agung Puri-puri Sejebag Bali mengatakan, di tengah minimnya tokoh-tokoh puri yang kerkecimpung di bidang politik dan pemerintahan khususnya di Bali, baginya itu hal wajar dan memang bukan tujuan puri. Sebab, menurutnya apabila semua tokoh puri ikut mencampuri urusan pemerintah, maka berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Itu memang bukan tujuan kita. Karena politik itu kehidupan modern, kita tidak terlalu mencapuri. Kalau nanti ada anggota puri (yang berpolitik), ya silakan saja. Tapi jangan mengatasnamakan puri,” ujar lelaki berambut dan berkumis putih itu seusai pembukaan Pembukaan Paruman Agung di Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, Minggu (13/9/2015).

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan puri di Bali itu juga dihadiri langsung oleh Raja Samu-Samu VI.

Ida Dalem Semara Putra juga menilai dunia politik itu hanya mengenal kawan dan lawan. Itu sebabnya, ia menyarankan kepada seluruh perwakilan puri apabila ingin berkecimpung di dunia politik agar melepas nama puri. Sebab, jika tidak akan menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Politik itu sangat tidak bisa diprediksi ya. Bisa menjadi lawan dan bisa menjadi kawan. Kami sebagai pengayom seluruh masyarakat tidak akan menjadi lawan. Dalam hal ini bukan menghindari, tapi jangan membawa nama puri ke dunia politik,” kata Raja Kelungkung ini.

Wedakarna Tanggapi Penglingsir Puri Sejebag Bali Terkait Puri-Politik

KLUNGKUNG - Adanya pernyataan dari Penglingsir Puri-puri Sejebag Bali, Ida Dalem Semara Putra yang mengimbau agar tokoh-tokoh puri tidak membawa nama puri saat berkecimpung dalam dunia politik mendapat respon dari Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Putra Suyasa (MWS) III.

Menurut Wedakarna, orang yang bekecimpung dalam dunia politik pastinya ingin mempunyai kekuasaan. Dalam hal ini, kekuasaan menurut presiden the sukarno centre ini, adalah kekuasaan dalam hal bisa mengambil kebijakan-kebijakan berpengaruh, dan mendapatkan tempat terhormat sehingga bisa membuat kebijakan-kebijakan yang bermanfaat untuk rakyat.

Wedakarna yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini mempertegas bahwa menjabat di pemerintahan adalah wujud seorang ksatria.

“Tidak bisa semudah itu. Justru tugas pemerintahan atau pejabat itu wujud tugas ksatria di zaman kemerdekaan,” tulis Wedakarna dalam pesan singkatnya.

Sewaktu digelarnya Paruman Agung yang dihadiri oleh Perwakilan Puri Puri Sejebag Bali (P3SB) di Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, Wedakarna rupanya tidak hadir.

Padahal, sewaktu ditanyakan kepada pihak panitia, mereka sudah mengundang Wedakarna untuk menghadiri acara tersebut.

Wedakarna menyatakan belum memberikan jawaban mengapa ia tak menghadiri momen langka tersebut.




sumber : tribun
Share this article :
  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Tanpa Urunan, PDIP Gotong Royong Menangkan KBS-Ace

DENPASAR - Kader PDIP gotong-royong dalam memenangkan KBS-Ace (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati), pasangan Cagub-Cawagub ...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen