Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , , » Main Golf Saat Kampanye Giriasa, Sudikerta Diprotes

Main Golf Saat Kampanye Giriasa, Sudikerta Diprotes

Written By Dre@ming Post on Rabu, 25 November 2015 | 9:06:00 AM

Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Giriasa) saat melakukan dialog dengan sejumlah pekerja pariwisata Kabupaten Badung di gedung SPSI Provinsi Bali (atas), Sudikerta (tengah) diduga di salah satu padang golf di Bandung. Sri Wigunawati ingatkan Sudikerta harus memilih antara fokus urus partai atau urusan eksekutif (bawah)
Giriasa Mempertegas Pembangunan Pariwisata Harus Berkelanjutan

Mangupura - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (Giriasa), kembali mempertegas komitmennya dalam pembangunan di sektor pariwisata. Setelah sebelumnya menjalin komunikasi dan menandatangani kesepakatan dengan stakeholder pariwisata, yakni PHRI Bali dan PHRI Badung, Selasa (24/11) lalu, paslon nomor urut 1 ini mempertegas komitmennya dihadapan belasan pekerja pariwisata yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP-PAR) SPSI Kabupaten Badung.

Pertemuan lebih banyak diisi dialog ini dengan tema, “Giriasa Pro Jobs Membina dan Meningkatkan Mutu SDM Pariwisata Badung yang Berkelanjutan”, di gedung SPSI Provinsi Bali, Jalan Gurita, Sesetan, Denpasar. Ketua Pengurus Cabang (PC) SP PAR SPSI Badung, Putu Satyawira Mahaendra menyatakan, sangat menginginkan seinergitas antara Pemkab Badung dengan pekerja pariwisata.

Tak dipungkiri selama ini jalinan komunikasi dengan pemerintah masih sangat lemah. Tingginya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Badung dari sektor pariwisata, belum ada alokasi anggaran untuk pekerja pariwisata itu sendiri,kata Satyawira Mahendra, di sela-sela membuka dialog.

Giri Prasta pada kesempatan pertama memberikan pemaparan, menyatakan 90 persen PAD Badung disumbang oleh dunia pariwisata melalui pajak hotel dan restauran (PHR). Dalam sektor ini (pariwisata) kata dia, peranan pekerja pariwisata sangat vital, selain upaya pemerintah lainnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

Giri Prasta berjanji rutin akan melakukan pertemuan dengan pekerja pariwisata, untuk mendengarkan, menggali serta mencari solusi permasalahan yang dihadapi oleh pekerja pariwisata. “Kami siap melakukan pertemuan tri partit, antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Regulasi memaksimalkan upah minimum kabuapten (UMK) akan kami siapkan,” ujar Giri Prasta.

Menghadapi MEA, Giri Prasta mengharapkan, ada peningkatan SDM pekerja pariwisata melalui pelatihan-pelatihan, serta sertifikasi pekerja pariwisata yang selama ini telah berjalan. Calon Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menambahkan, konsep pariwisata berkelanjutan yang bakal dilaksanakan Giriasa, dengan menonjolkan pariwisata budaya berbasis kemasyarakatan.

Menurutnya, ada tiga faktor mewujudkan pariwisata yang berkeualitas, yaitu faktor potensi dengan melestarikan adat budaya dan lingkungan. Kualitas SDM pengusaha maupun pekerja pariwisata wajib ditingkatkan untuk memenangkan persaingan global. Begitu juga, daya dukung aspek sosial kemasyrakatan, seperti sikap ramah tamah, sopan santun perlu dijaga. Kami menyadari membangun pariwisata berkelanjutan dan berkualitas, ketiga komponen harus dijaga. Satu dengan yang lainnya tak bisa dipisahkan, dan merupakan satu kesatuan, terangnya.

Pada kesempatan dialog, berbagai permasalahan bermunculan. Tapi yang cukup menarik desakan agar pemerintah segera menetapkan UMK sektoral khusus pariwisata. Dengan alasan, sebagian besar PAD Badung disetor dari sektor ini. Pekerja juga mendesak ke depannya, bupati turun langsung dalam proses penetapan UMK, tidak hanya mendelegasikan kepada Dinas Tenaga Kerja. Mendengar tuntutan ini, Giri Prasta langsung menyanggupi.

Bila kami terpilih, siap menetapkan UMK sektoral pariwisata. Karena kontribusi sektor pariwisata kepada peningkatan PAD Kabupaten Badung sangat besar, tegasnya. Seusai dialog Satyawira menyatakan, apa yang dipaparkan oleh paslon Giriasa sangat realistis dan dapat dilaksanakan. Kegiatan ini dia, sebagai pendidikan politik bagi kalangan pekerja pariwisata, agar nantinya dapat memilih pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen pada sektor pariwisata.

Sudikerta Diprotes Kader Golkar

DENPASAR - Tidak hadir dalam kampanye terbuka pasangan I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Cabu-Cawabup Badung yang diusung PDIP-Golkar-NasDem-Hanura) di Lapangan Umum Mengwi, Badung, Minggu (22/11), Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta jadi bahan perbincangan di media sosial. Kader Golkar rata-rata protes dan menyayangkan ketidakhadiran Sudikerta. Apalagi, justru beredar foto Sudikerta sedang main golf di Bandung, Jawa Barat.

Foto Sudikerta sedang main golf di Bandung bersamaan hari dengan kampanye terbuka Giri Prasta-Suiasa tersebut beredar luas di kalangan kader Golkar, Senin (234/11). Foto yang beredar tersebut disebar oleh para kader Golkar sendiri.

Dalam foto yang dikirimkan seorang kader Golkar, juga berisi komentar miring. “Sudikerta main golf di Bandung saat kampanye Giriasa di Badung (Lapangan Umum Mengwi, Red). Semua kader menyayangkannya,” tulis kader Golkar yang kirim foto Sudikerta main golf di Bandung tersebut.

Mantan Ketua Bidang OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Ngakan Rai Budiasa, termasuk salah satu kader Beringin yang menyayangkan ketidakhadiran Sudikerta dalam kampanye terbuka Giri Prasta-Suiasa. Padahal, para petinggi Golkar dari pusat kompak hadir saat kampanye sore itu, termasuk Aburizal Bakrie alias Ical (Ketua Umum DPP Goplkar Munas Nusa Dua) dan Agung Laksono (Ketua Umum DPP Golkar Munas Ancol), hingga Idrus Marham (Sekjen DPP Golkar Munas Nusa Dua), dan Nurdin Halid (Wakil Ketua Umum DPP Golkar Munas Nusa Dua).

Menurut Rai Budiasa, kader Golkar jadi kebingungan di bawah atas sikap pimpinan mereka, Sudikerta. “Karena Sudikerta tidak datang di kampanye Paket Giriasa (Giri Prasta-Suiasa). Padahal, rekomendasi DPP Golkar kedua kubu sudah jelas dukung Giriasa,” sesal Rai Budiasa, Senin (23/11).

Paparan senada juga disampaikan Srikandi Beringin yang mantan Sekretaris DPD I Golkar Bali, Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati. Menurut Sri Wigunawati, ketidakhadiran Sudikerta di kampanye Giriasa menjadi bahan obrolan di media sosial. Kalau begini situasinya, kata Wigunawati, Sudikerta memang harus memilih.

”Dia harus memilih: mau mengurus partai atau urus pekerjaan di eksekutif (Sudikerta adalah Wakil Gubernur Bali, Red),” sesal Wigunawati secara terpisah di Denpasar, Senin kemarin.

Menurut Wigunawati, tidak masuk akal kalau alasan Sudikerta tidak hadir di kampanye Giriasa hanya gara-gara menghadiri silaturahmi nasional (Silatnas) Kosgoro 1957 di Jakarta. Padahal, bos Kosgoro 1957, Agung Laksono, justru bisa hadir ke arena kampanye Giriasa di Mengwi dan berosi bersama Ical.

“Kok bisa? Agung Laksono yang bosnya Kosgoro 1957 bisa hadir bersama Ical lagi. Padahal, Ical tiada lain Ketua Umum DPP Golkar yang notabene pimpinan Sudikerta. Kader sampai mengomentari ‘seorang pimpinan partai tidak paham mana prioritas, mana tidak prioritas’,” tandas Srikandi Golkar asal Mendoyo, Jembrana yang juga Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali.

Dengan kasus ketidakhadirannya dalam kampanye Giriasa di Mengwi, kata Wigunawati, ini sudah jadi sebuah indikator dan acuan untuk mempertimbangkan kepemimpinan Sudikerta di Golkar. Ini harus jadi pertimbangan dalam Musda Golkar Bali 2016 untuk memilih Ketua DPD I Golkar Bali 2016-2021.

“Saya menyarankan Sudikerta harus memilih. Kalau fokus di partai, ya urus partai. Kalau urus eksekutif, urus eksekutif saja. Ini akan menjadi pertimbangan lho bagi kader-kader untuk Musda Golkar Bali mendatang,” tegas Wigunawati yang sebelumnya lengser dari kepengurusan DPD I Golkar Bali, terkait isu pembelotan Pilpres 2014.

Sudikerta sendiri sebelumnya sempat mengakui tidak bisa hadir dalam kampanye terbuka Paket Giriasa untuk Pilkada Badung 2015. Sebab, pada saat bersamaan, dirinya acara Silatnas Kosgoro 1957 di Jakarta. “Saya sudah minta izin ke Pak Aburizal Bakrie untuk ke Jakarta hadiri Silatnas Kosgoro. Setelah itu, saya ke acara Munas Kadin di Bandung,” ujar Sudikerta, Sabtu (21/11).

Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi ulang terkait foto-foto main golf-nya yang beredar luas, Senin kemarin, Sudikerta tak bisa dihubungi. Beberapa kali dikontak per telepon hingga tadi malam, ponselnya dalam keadaan tidak aktif.

Sedangkan Sekretaris DPD I Golkar Bali, Putu Yuda Suparsana, justru pasang badan atas ‘serangan’ terhadap Sudikerta. “Pak Ketua (maksudnya Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta) hadir ke Silatnas Kosgoro bukan atas undangan Agung Laksono. Pak Ketua hadir karena jadi salah satu inisiator Silatnas Kosgoro. Setelah di Kosgoro, lanjut hadiri acara Munas Kadin. Besok (hari ini) baru pulang ke Bali,” bela Yuda Suparsana, Senin kemarin.

Yuda Suparsana menegaskan, Sudikerta sebelumnya sudah menyampaikan semua kader wajib memenangkan Paket Giriasa yang direkomendasikan partai di Pilkada Badung 2015. “Semuanya wajib mengamankan rekomendasi dan amanat partai di Pilkada. Tapi, harus diakui situasi di Pilkada Badung cukup dinamis,” ujar Yuda Suparsana.

Tarung Pilkada Badung, 9 Desember 2015, akan diwarnai head to head antara Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa (pasangan calon nomor urut 1 yang diusung PDIP-Golkar-NasDem-Hanura) vs Made Sudiana-Nyoman Sutrisno (nomor urut 2 yang diusung Demokrat-Gerindra). Dua dari empat kandidat adalah kader Golkar, yakni Ketut Suiasa dan Made Sudiana. Sedangkan Giri Prasta adalah politisi PDIP, sementara Sutrisno kader Demokrat.

Sebelumnya, Sudikerta sempat disebut-sebut mengarahkan dukungan ke Sudiana-Sutrisno. Bahkan, dia beberapa kali dikabarkan hadir dalam acara simakrama Sudiana-Sutrisno. Kecurigaan Sudikerta memang benar ‘membelot’ semakin membuncah, menyusul ketidakhadirannya di kampanye Giriasa.

Saat kampanye Giriasa digelar di Lapangan Umum Mengwi, Minggu sore, bukan hanya petinggi DPP Golkar dua kubu yang kompak hadir. Ketua DPD I Golkar Bali versi Munas Ancol, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, juga hadir. Demikian pula Wakil Ketua DPD I Golkar Bali pro Munas Nusa Dua IGP Wijaya, yang hadir bersama Ketua DPD II Golkar Badung Wayan Muntra.









sumber : Nusabali, Denpost
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen