Tajam, Terpercaya dan Apa Adanya
Home » , , , » Bocah Cantik Ini Diculik, Ortu Berhati-hatilah!

Bocah Cantik Ini Diculik, Ortu Berhati-hatilah!

Written By Dre@ming Post on Kamis, 06 Oktober 2016 | 7:11:00 AM

LAC - “Ya benar, memang ada perbuatan tidak senonoh yang dilakukan diduga hasil perkosaan. Tetapi ini kan sebatas pengakuan dari korban. Kita harus membuktikannya berdasarkan alat bukti yaitu visum, apakah benar pengakuan dari korban itu. Sementara ini hasil visumnya belum keluar,” ujar perwira asal Surabaya, Jawa Timur, ini.
Batin Bocah Sesetan Terguncang, Kapolresta Benarkan Diculik Lalu Dirudapaksa Pelaku!

DENPASAR – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar hingga Rabu (5/10/2016) masih melaksanakan penyelidikan guna mengungkap kasus penculikan yang menimpa bocah LAC (10).

Setelah ditemukan di rumah Bapak Nyoman Parwata di Banjar Negari, Desa Singapadu, Gianyar, Bali, anggota Satreskrim yang dipimpin Kepala Satreskrim, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan langsung bergerak menelusuri rute yang dilalui korban dan pelaku guna memperoleh informasi dan keterangan tambahan.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus penculikan LAC.

Hal ini lantaran LAC diduga telah menjadi korban penculikan sekaligus persetubuhan.

Hadi mengatakan, kondisi psikologis LAC sempat terguncang setelah menjadi korban penculikan.

Oleh sebab itu pihaknya memperhatikan kondisi mental korban selama proses penggalian keterangan berlangsung.

“Ya benar, memang ada perbuatan tidak senonoh yang dilakukan diduga hasil perkosaan. Tetapi ini kan sebatas pengakuan dari korban. Kita harus membuktikannya berdasarkan alat bukti yaitu visum, apakah benar pengakuan dari korban itu. Sementara ini hasil visumnya belum keluar,” ujar perwira asal Surabaya, Jawa Timur, ini.

Dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun pihaknya, Hadi mengatakan pelaku kemungkinan beraksi seorang diri.

“Ciri-ciri pelaku dia waktu kejadian menggunakan pakaian celana pencek kaos hitam bergambar jantung. Kemudian ada tulisan ‘Guest’ di kaosnya. Pelaku menggunakan mobil merek Avanza Velos silver. Untuk ciri-ciri fisik pelaku, belum terlalu hafal dia (korban, red). Nanti kita akan kembali melaksanakan sketsa wajah. Ya pelaku masih kita lidik,” ungkap perwira melati tiga di pundak ini.

Pun demikian, Hadi mengaku pihaknya masih kekurangan saksi mata hingga saat ini.

Saksi sementara ini, kata Hadi, hanya teman LAC, Steven (8), dan orangtua korban.

“Kita memang masih minim saksi untuk saat ini,” ucapnya.

Sebelumnya sumber menyampaikan, Setelah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di rumah seorang warga di Banjar Negari, Singapadu, Gianyar, Bali, LAC (10) yang dibawa oleh pria tak dikenal membuat pernyataan mengejutkan.

Gadis yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ini mengaku dirudapaksa oleh pelaku di dalam mobil.

Mendengar pengakuan korban, orangtua korban pun diarahkan untuk melapor ke Polresta Denpasar.

Setelahnya, korban pun diminta untuk menjalani visum di RSUP Sanglah, Denpasar.

“Korban mengaku sebelum diangkut ke dalam mobil oleh pelaku. Dirinya disuruh untuk mencari jarum di dalam mobil. Setelah masuk, pelaku mengunci mobil dan membawa kabur korban. Selanjutnya korban dibawa ke tempat yang sepi. Menurut korban, dirinya sempat diperkosa oleh pelaku sebanyak dua kali di dalam mobil,” ujar sumber di kepolisian, Rabu (5/10/2016).

Usai merudapaksa korban, pelaku lantas menurunkan korban di tepi Jalan Raya Singapadu.

Kapolresta: Orangtua Harus Waspada

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mengawasi sang buah hati saat bermain.

Pengawasan dari orangtua guna meminimalisir risiko terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

“Saya mengimbau kepada orangtua mohon diawasi anak-anaknya, yaitu dalam hal pengawasan di rumah atau di luar rumah. Tolong diawasin jangan sampai dilepas, seperti kejadian adik kita ini, mungkin lepas pengawasan dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

‘Terkuak’ Tak Ada Bercak Darah di Tubuh Bocah Cantik Yang Diculik di Sesetan, Ini Ciri Pelaku!

DENPASAR – LAC, bocah yang sempat diculik oleh orang misterius kini sudah kembali bersama orangtuanya.

Hingga kini, korban masih berada di Polresta Denpasar untuk dimintai keterangan terkait kasus penculikan yang dialaminya pada pukul 16.00 Wita, Selasa (4/10/2016).

Siswi kelas 5 SD ini sempat dikabarkan mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan oleh penculik.

Bahkan, kepada pihak kepolisian bocah cantik ini mengaku dirudapaksa oleh penculik.

Pihak keluarga pun mengklarifikasi pernyataan tersebut.

Seorang kerabat dekat LAC meragukan pengakuan LAC karena korban yang masih di bawah umur dinilai belum memahami hal yang berbau seksual.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga memiliki beberapa temuan diantaranya, korban tidak merasakan dan mengeluh sakit pada bagian tubuh manapun saat dijemput oleh orangtuanya bersama jajaran Polsek Denpasar Selatan di sebuah rumah warga di kawasan Singapadu, Gianyar.

“Dia tidak mengeluh sakit setelah kejadian itu, nangis iya tapi itu murni karena diculik bukan karena lain hal lain,” tutur perwakilan keluarga korban LAC di Denpasar, Rabu (5/10/2016).

Bahkan, pihak keluarga juga mengaku tidak menemukan bercak darah pada pakaian atau pun bagian tubuh korban setelah dijemput orangtuanya.

“Kami juga tidak menemukan bercak darah pada dia (korban, red)” tegasnya.

Namun untuk memastikan hal tersebut, pihak keluarga tetap akan menunggu hasil visum yang sudah dilakukan di RSUP Sanglah kemarin malam.

“Hasil visumnya baru bisa keluar setelah 3 hari kemudian. Jadi belum bisa disimpulkan bahwa korban mengalami perlakuan lain” ujarnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi LAD pasca penculikan?

Keluarga besar mengaku korban sudah kembali seperti biasanya, meskipun ia tidak mengelak bocah cantik kelahiran Yogyakarta ini sempat syok setelah diculik oleh orang misterius di depan rumahnya di kawasan Sesetan, Denpasar.

Bahkan, korban sempat meminta orangtuanya untuk mengijinkannya untuk kembali bersekolah.

Meskipun, baru saja mengalami hal yang mencemaskannya dan sempat menjadi perhatian publik terutama di Bali.

“Iya benar, dia sempat mau ke sekolah hari ini karena takut kalau tidak bersekolah sehari saja. Tapi belum diberikan izin oleh orangtuanya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaku penculikan belum ditangkap dan kini kasus ditangani Polresta Denpasar.

Sebelumnya, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo menjelaskan, LAC diduga telah menjadi korban penculikan sekaligus persetubuhan.

Hadi mengatakan, kondisi psikologis LAC sempat terguncang setelah menjadi korban penculikan.

“Ya benar, memang ada perbuatan tidak senonoh yang dilakukan diduga hasil perkosaan. Tetapi ini kan sebatas pengakuan dari korban. Kita harus membuktikannya berdasarkan alat bukti yaitu visum, apakah benar pengakuan dari korban itu. Sementara ini hasil visumnya belum keluar,” ujar perwira asal Surabaya, Jawa Timur, ini.

Ini Ciri Lengkap Pelaku

Hadi mengungkapkan, dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun pihaknya, Hadi mengatakan pelaku kemungkinan beraksi seorang diri.

“Ciri-ciri pelaku dia waktu kejadian menggunakan pakaian celana pencek kaos hitam bergambar jantung. Kemudian ada tulisan ‘Guest’ di kaosnya. Pelaku menggunakan mobil merek Avanza Velos silver. Untuk ciri-ciri fisik pelaku, belum terlalu hafal dia (korban, red). Nanti kita akan kembali melaksanakan sketsa wajah. Ya pelaku masih kita lidik,” ungkap perwira melati tiga di pundak ini.

Pun demikian, Hadi mengaku pihaknya masih kekurangan saksi mata hingga saat ini.

Saksi sementara ini, kata Hadi, hanya teman LAC, Steven (8), dan orangtua korban.

“Kita memang masih minim saksi untuk saat ini,” ucapnya.

Ini Hasil Visum Sementara Bocah Cantik Sesetan Yang Diculik Hingga Diduga Dirudapaksa Penculik

DENPASAR – Menurut pengakuan bocah perempuan 10 tahun berinisial LAC yang diculik di Sesetan, Denpasar Selatan kepada polisi dirinya mengalami rudapaksa.

Kabar itu pun ditepis keras oleh pihak keluarga.

Pihak keluarga menyebut tidak ada rudapaksa yang dilakukan pelaku di dalam mobil itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, ‎Kompol Reinhard Nainggolan menyatakan, dari perkembangan terbaru hasil pemeriksaan kebidanan korban, bahwa korban mengalami kekerasan seksual.

"Korban mengalami lecet pada bibir luar alat vitalnya," kata Reinhard.

"Namun tidak ada robekan pada selaput dara. Dan hasil swap alat kelami keluar tiga hari ke depan," imbuh Reinhard.

Atas hal ini, pihak kepolisian masih terus memburu pelaku yang sudah diketahui melalui keterangan korban.

Polisi masih melakukan pengejaran dengan mengumpulkan sejumlah informasi baik di TKP (tempat kejadian perkara) korban hilang dan ditemukan.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Sejauh ini kami terus memburu pelaku," tandasnya.






sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Post!!

Melerai Keributan Pemuda Asal NTT, Dua Buruh Ditusuk di Nusa Dua

"Panjiono bilang ke mereka, teman kalau berkelahi jangan disini. Lebih baik berkelahi diluar saja karena sekarang waktu untuk istira...

The Other News

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ungasan - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen